Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Partai Final Liga Europa Unai Emery sebelum 2025/2026

5 Partai Final Liga Europa Unai Emery sebelum 2025/2026
ilustrasi stadion sepak bola (pexels.com/hayatiilker)
Share Article

Liga Europa 2025/2026 sudah mendapatkan juaranya, yakni Aston Villa. Partai final musim ini mempertemukan SC Freiburg dan Aston Villa. Bentrokan kedua tim ini berlangsung di Tupras Stadium, Turki, pada Kamis (21/5/2026) pukul 02.00 WIB.

Pada partai yang berakhir dengan kemenangan Aston Villa ini, status unggulan tersemat kepada mereka. Label ini tidak terlepas dari adanya Unai Emery di balik kursi pelatih. Juru taktik asal Spanyol ini bisa dibilang rajanya Liga Europa. Sebelum bersama Aston Villa, ia telah memenangkan empat trofi yang menjadikannya sebagai pelatih tersukses. Di luar partai final Liga Europa 2025/2026 ini, mari lihat kiprah Unai Emery dalam lima final Liga Europa sebelumnya.

1. Unai Emery membawa Sevilla juara setelah menang adu penalti kontra Benfica pada 2014

Final Liga Europa pertama Unai Emery terjadi pada musim 2013/2014. Ini menjadi musim penuh perdananya setelah datang ke Ramon Sanchez-Pizjuan pada Januari 2013. Kendati di LaLiga Spanyol hanya finis kesembilan, ia membawa Sevilla lolos ke final Liga Europa. 

Sevilla bertarung sengit dengan Benfica di final yang dihelat di Allianz Stadium, Italia. Pada waktu normal dan babak tambahan, tidak ada gol yang tercipta bagi kedua tim. Ini memaksa juara ditentukan via adu penalti. Sevilla sukses juara setelah menang dengan skor 4-2. Torehan ini menjadi yang pertama bagi Emery dan menandai trofi Liga Europa ketiga bagi Sevilla. 

2. Sevilla mempertahankan gelar juara Liga Europa pada 2015 usai mengalahkan FC Dnipro

Sevilla ke partai puncak Liga Europa pada 2014/2015. Sebagai juara bertahan, pasukan Unai Emery menjadi unggulan. Namun, FC Dnipro sebagai lawan di final memberikan pertarungan ketat. Sevilla bisa mengunci gelar juara setelah kemenangan 3-2 atas wakil Ukraina. 

Pada menit 7, Dnipro unggul berkat gol Nikola Kalinic. Namun, Sevilla membalas melalui Myron Markevych. Sevilla lalu berbalik memimpin berkat gol Carlos Bacca. Jelang jeda, Dnipro menyamakan skor via gol Ruslan Rotan. Skor 2-2 menghiasi babak pertama bagi kedua tim. 

Selepas jeda, Sevilla bermain lebih agresif untuk mencetak gol lagi. Bacca akhirnya membuat gol kedua pada menit 73. Unggul margin satu gol membuat Sevilla tampil solid. Hingga bubaran, Sevilla mampu menjaga skor tetap 3-2. Sevilla merengkuh titel kempat Liga Europa.

3. Pada 2016, Unai Emery membawa Sevilla hattrick juara Liga Europa

Sejarah tercipta ketika Sevilla menjuarai Liga Europa pada 2015/2016. Unai Emery menjadi aktor penting di balik pencapaian hattrick Sevilla. Dalam 3 musim beruntun, Sevilla mendominasi sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai tim terbaik. 

Pada edisi kali ini, Sevilla mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1. Meski sempat tertinggal melalui gol Daniel Sturridge, Sevilla bangkit dan membalikkan keadaan pada babak kedua. Brace Cooke dan satu gol dari Kevin Gameiro membawa Sevilla keluar sebagai juara.

4.. Unai Emery gagal mengantarkan Arsenal juara usai kalah di final Liga Europa 2019

Final Liga Europa 2018/2019 mempertemukan sesama tim Inggris, Arsenal dan Chelsea. Unai Emery berada di sisi Meriam London. Pada musim debutnya ini, ia membawa Arsenal kompetitif. Sayangnya, Arsenal gagal juara setelah kalah 1-4 dari Chelsea. 

Sepanjang laga, Arsenal dibuat kesulitan. Meski Emery punya rekor apik, skuad Chelsea yang lebih mewah membuat Arsenal kewalahan. Chelsea menang berkat brace Eden Hazard, dan satu gol Olivier Giroud serta Pedro. Sementara, Arsenal hanya membalas melalui Alex Iwobi.

5. Unai Emery memberikan trofi Eropa pertama untuk Villarreal setelah juara Liga Europa 2021

Unai Emery kembali menembus final Liga Europa pada 2020/2021. Kali ini, sang juru taktik menukangi Villarreal. Pada musim debutnya ini, ia sukses membawa Villarreal meraih trofi mayor Eropa pertamanya dengan juara usai mengalahkan Manchester United

Setelah kegagalan dengan Arsenal pada final terakhirnya, Emery seakan tak mau mengulanginya. Kendati demikian, kemenangan Villarreal juga diperoleh dengan susah payah. Villarreal baru memastikan juara setelah kemenangan dramatis pada babak adu penalti. 

Pada waktu normal, kedua tim bertarung ketat. Villarreal unggul dulu berkat gol Gerard Moreno. Namun, Manchester United bisa menyamakan skor melalui gol Edinson Cavani. Hingga babak tambahan dilakukan, skor 1-1 ini tidak berubah. Ketika adu penalti, sebanyak 22 tendangan diperlukan untuk memastikan pemenang. Villarreal mengunci gelar juara usai menang 11-10. 

Catatan Unai Emery di final Liga Europa patut diapresiasi. Dari 6 final dilakoni, 5 di antaranya berbuah juara. Terbaru, Aston Villa merengkuh trofi setelah mengalahkan SC Freiburg dengan skor 3-0. Dengan ini, Unai Emery memperpanjang rekornya. Hebat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

5 Kekalahan Borussia Dortmund di Bundesliga Jerman 2025/2026

01 Jun 2026, 07:08 WIBSport