Pelatih : Giovanni Stroppa
3 Tim Promosi Serie A 2026/2027 yang Enggan Numpang Lewat

- Venezia promosi sebagai juara Serie B 2025/2026, kembali ke Serie A setelah semusim terdegradasi, dan membidik penampilan lebih baik di bawah Giovanni Stroppa.
- Frosinone naik sebagai runner-up Serie B dengan 76 gol dari 38 laga; tim Massimiliano Alvini mengandalkan transisi cepat dan serangan balik.
- AC Monza merebut tiket terakhir melalui play-off Serie B, sementara ketiga tim promosi aktif merombak skuad agar tidak sekadar singgah di Serie A.
1. Venezia berambisi ingin tampil lebih baik di kasta tertinggi Italia
Venezia FC sukses mengamankan tiket promosi ke Serie A setelah mengunci gelar juara Serie B Italia 2025/2026. Keberhasilan mantan klub kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tersebut membuktikan mereka masih berambisi bersaing di kasta tertinggi. Venezia sempat terdegradasi pada 2024/2025, tetapi ternyata hanya butuh 1 musim untuk kembali ke Serie A.
Di kancah domestik, pencapaian bergengsi dalam sejarah Venezia terjadi saat merengkuh trofi Coppa Italia 1940/1941. Selebihnya, koleksi gelar juara tim berjuluk I Leoni Alati (Singa-Singa Bersayap) tersebut didominasi juara divisi bawah, yakni Serie B dan Serie C. Tak pelak, Venezia yang kini diasuh Pelatih Giovanni Stroppa mengusung misi untuk tampil lebih baik ketimbang 2 musim sebelumnya.
Profil terkini per 11 Agustus 2026
Stadion : Stadio Pier Luigi Penzo (12.048 orang)
Pemain andalan : Andrea Adorante, John Yeboah, Kike Perez, Antoine Hainaut, Joel Schingtienne
Rekrutan baru : Akor Adams, Albion Rrahmani, Armel Bella-Kotchap, Redouane Halhal, Kornel Lisman
2. Frosinone datang bermodal permainan yang mengandalkan transisi cepat
Frosinone Calcio mengamankan jalan kembali ke kasta teratas setelah mengakhiri musim sebagai runner-up Serie B 2025/2026. Tim berjuluk I Canarini (Si Burung Kanari) ini mengandalkan transisi cepat dan serangan balik dalam berburu kemenangan. Hasilnya, mereka mencetak 76 gol dari 38 pertandingan, sekaligus menjadi tim tersubur kedua di Serie B 2025/2026 setelah Venezia (77 gol).
Sejak berdiri pada 1906, Frosinone belum pernah mengoleksi trofi mayor di level domestik tertinggi. Koleksi gelar juara klub asal wilayah Lazio tersebut didominasi trofi-trofi level bawah, seperti Serie C/Lega Pro dan Serie D. Di sisi lain, Frosinone baru tiga kali merasakan ketatnya persaingan Serie A pada 2015/2016, 2018/2019, dan 2023/2024.
Profil terkini per 10 Agustus 2026
Pelatih : Massimiliano Alvini
Stadion : Stadio Benito Stirpe (16.227 orang)
Pemain andalan : Fares Ghedjemis, Giorgi Kvernadze, Gabriele Bracaglia, Antonio Raimondo, Lorenzo Palmisani
Rekrutan baru : Aleksa Terzic, Luis Hasa, Alessio Zerbin, Ben Lhassine Kone, Kevin Akpoguma
3. AC Monza terakhir kali meramaikan persaingan Serie A pada 2024/2025
AC Monza melengkapi kuota tim promosi Serie A 2026/2027 usai keluar sebagai pemenang play-off Serie B 2025/2026. Meski final berakhir dengan agregat 2-2, klub berjuluk I Biancorossi (Merah dan Putih) tersebut berhak ke kasta tertinggi. Mereka finis di peringkat 3 musim reguler, sedangkan lawan mereka pada final play-off, Catanzaro, menduduki peringkat 5.
Monza belum pernah memenangi Serie A atau mentas di kompetisi Eropa. Namun, mereka tercatat sebagai peraih gelar juara Coppa Italia Serie C (kejuaraan domestik untuk divisi tiga) terbanyak, yakni sebanyak empat kali. Senasib dengan Frosinone, Monza baru tiga kali meramaikan persaingan Serie A dan ini terjadi pada 2022/2023 hingga 2024/2025.
Profil terkini per 10 Agustus 2026
Pelatih : Ivan Juric
Stadion : Stadio Brianteo (17.102 orang)
Pemain andalan : Andrea Petagna, Patrick Cutrone, Dany Mota, Patrick Ciurria, Lorenzo Lucchesi
Rekrutan baru : Gustavo Varela, Foe Ondoa, Jay Robinson, Ebenezer Akinsanmiro, Eddy Kouadio
Sama seperti kontestan Serie A lainnya, ketiga klub di atas juga sangat aktif di bursa transfer. Mereka telah melakukan perombakan skuad besar-besaran. Contohnya, Venezia yang merekrut 16 nama baru. Semua tim promosi melak enggan menumpang lewat.





















