Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ujian Mental Persija di Papan Atas Super League
Persija melawan Malut United di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
  • Persija Jakarta masih bersaing ketat di papan atas Super League 2025/26 bersama Borneo FC dan Persib Bandung, dengan selisih poin yang tipis di antara tiga tim tersebut.
  • Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya menjaga kekuatan mental pemain agar tetap stabil menghadapi tekanan kompetisi yang semakin intens menuju akhir musim.
  • Souza menyebut laga melawan Borneo FC menjadi langkah awal penting untuk membuktikan kesiapan mental Persija sekaligus mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta untuk sementara masih berada di papan atas Super League 2025/26. Mereka bersaing ketat dengan Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung di posisi tiga besar.

Jarak antara Persija, Borneo, dan Persib juga tidak terlalu jauh. Persija terpaut satu poin dari Borneo di peringkat tiga, serta tiga angka dengan Persib yang menjadi pemuncak klasemen sementara Super League.

Panasnya persaingan di papan atas ini membuat Persija harus memiliki satu hal yang wajib dipertahankan hingga akhir kompetisi, yakni mental.

1. Souza sadar pentingnya jaga mental

Persija lawan Malut United di Super League. (Dok. Persija)

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyadari Macan Kemayoran harus menjaga kekuatan mental. Apalagi, persaingan di papan atas Super League saat ini juga sangat ketat.

"Terkait mentalitas, hal itu harus tetap terkontrol dan berada pada level yang tinggi. Kami berada di fase kompetisi ketika setiap pertandingan adalah penentuan. Setiap laga seperti final," kata Souza.

2. Mental bisa berpengaruh pada motivasi

Persija lawan PSM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Souza menyebut, kondisi mental yang baik akan memberi pengaruh pada motivasi pemain di setiap laga. Apalagi, saat ini Persija juga masih memiliki kesempatan untuk jadi juara di akhir musim.

"Tidak ada motivasi lebih besar daripada mental ketika bermain di kompetisi yang sangat ketat seperti ini. Terlebih, kami masih memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan gelar," ujar Souza.

3. Dimulai dengan menundukkan Borneo

Persija lawan PSM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Souza mengungkapkan upaya awal Persija untuk menjaga mental akan dimulai dengan laga lawan Borneo FC, Selasa (3/3/2026). Laga ini memiliki makna penting untuk menjaga Persija di papan atas Super League.

"Persija dalam kondisi yang sangat termotivasi. Kami memahami pentingnya laga ini. Saya berharap kami bisa menerapkan semua hal yang telah kami latih selama ini dan mampu menampilkan permainan terbaik lawan Borneo FC," ujar Souza.

Editorial Team