Jakarta, IDN Times - Kelme tengah jadi buah bibir, tepatnya sejak Januari 2026. Mereka resmi menjadi apparel baru Timnas Indonesia, menggantikan Erspo yang kontraknya habis.
Seiring dengan kerja sama tersebut, fokus pun mengarah pada Kelme. Tentang bagaimana mereka menyajikan wajah Timnas Indonesia dalam bentuk jersey, sekaligus menyajikan baju zirah untuk Timnas tempur di medan laga.
Namun, Kelme ternyata tak mau ambil pusing akan hal tersebut. Malah, selepas menjadi apparel Timnas Indonesia, mereka memiliki mimpi yang lebih besar. Mereka ingin lebih dari sekadar apparel Timnas Indonesia.
Untuk membahas hal tersebut, IDN Times berbincang-bincang dengan CEO Kelme Indonesia, Kevin Sanjaya, tentang apa yang berusaha Kelme capai ke depan, dan bagaimana agar mereka lebih dari sekadar apparel Timnas.
