Comscore Tracker

Telegram Premium Rilis Juni 2022, Ini Fitur dan Harganya!

Berapa harga yang harus kita bayar?

Siapa yang menggunakan Telegram? Sebagai salah satu aplikasi chatting, aplikasi yang sudah eksis sejak 2013 ini memuat fitur-fitur berbeda dari kompetitornya dan lebih mementingkan privasi dan keamanan para penggunanya.

Hampir satu dekade setelah peluncurannya, Telegram akhirnya mengumumkan bahwa aplikasi ini akan memiliki versi premium pada Juni 2022. Apa saja yang ditawarkan Telegram Premium?

1. Pavel Durov: Kalau gak premium, Telegram bisa keteteran

Telegram Premium Rilis Juni 2022, Ini Fitur dan Harganya!ilustrasi aplikasi perpesanan Telegram (unsplash.com/christian wiediger)

Per 2021, Telegram diketahui telah mengumpulkan sekitar 500 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Dalam sebuah post pada Jumat (10/6/2022), pendiri Telegram, Pavel Durov, mencatat bahwa hingga saat ini batasan longgar percakapan dan unggahan media serta file Telegram masih tak tertandingi aplikasi perpesanan lainnya. 

Meski begitu, Pavel mengatakan bahwa hingga saat ini, banyak pengguna Telegram masih ingin batasan tersebut dilonggarkan lagi. Sementara Telegram tengah mencari cara untuk melakukannya, Pavel mengatakan bahwa jika dibiarkan terus, Telegram yang akan kewalahan dan hal tersebut bisa memengaruhi pengguna.

"Masalahnya di sini adalah jika kami menyingkirkan seluruh batasan untuk semua orang, server dan biaya traffic kami bisa tak terbendung. Akibatnya, bisa berdampak untuk semua orang," tulis Pavel.

2. Sudah direncanakan sejak 2020!

Untuk memberikan pengguna fitur-fitur lebih Telegram tanpa menyusahkan semua pihak, Pavel menekankan bahwa satu-satunya cara adalah dengan mematok harga. Oleh karena itu, pada Juni 2022, Pavel memperkenalkan Telegram Premium.

"Bulan ini, kami memperkenalkan Telegram Premium, paket langganan yang mengizinkan semua pengguna untuk menggunakan fitur, kecepatan, dan sumber daya tambahan Telegram," ujar Pavel.

Rencana menambahkan layanan premium sebetulnya bukan hal baru. Malahan, Pavel sebelumnya telah merencanakan Telegram Premium sejak Desember 2020 silam.

Baca Juga: 4 Fitur Tersembunyi Telegram yang Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar

3. Berapa harga fitur Telegram Premium?

Bagi yang sudah kenal dengan fitur-fitur Telegram, apa yang akan ditawarkan versi premiumnya? Pavel tidak mengungkapkan fitur-fitur Telegram Premium secara rinci, selain "memperbolehkan pengguna mendukung Telegram dan bergabung dengan klub yang menerima fitur terbaru lebih dulu".

Dilansir Neowin pada Selasa (7/6/2022), beberapa fitur Telegram Premium sebenarnya telah "bocor" dari versi Beta-nya. Jadi, beberapa perkiraan fitur Telegram Premium, yaitu:

  • Batasan Telegram dilonggarkan dua kali lipat:
    • Izin hingga 1.000 kanal, 20 folder percakapan, 10 pin, dan 4 akun, 200 pin dalam folder, 20 tautan publik untuk kanal dan grup, 10 stiker favorit, dan 400 GIF.
    • Unggahan maksimal 4GB (Telegram saat ini mengizinkan 2GB saja).
    • Izin 140 karakter pada bio profil (Telegram saat ini mengizinkan 70 saja).
  • Bisa lebih banyak menggunakan simbol dalam caption, dan deskripsi lebih panjang untuk upload foto dan video.
  • Peningkatan kecepatan download.
  • Fitur voice-to-text.
  • Bebas iklan.
  • Reaction.
  • Stiker edisi Premium yang diperbarui bulanan.
  • Advanced Chat Management untuk mengatur folder defaultauto-archive, dan menyembunyikan percakapan dari akun yang tak terdaftar dalam daftar kontak.
  • Badge yang menunjukkan pengguna Telegram Premium.
  • Gambar profil yang bisa dianimasikan, dan bisa menggunakan avatar beranimasi di percakapan.
  • Ikon aplikasi edisi Premium yang bisa digunakan di menu HP.

Jadi, berapa harga yang dipatok untuk Telegram Premium? Sementara belum mengumumkannya, tetapi ada bocoran bahwa layanan ini akan dipatok seharga US$4,99 per bulan (sekitar Rp75 ribu).

4. Pavel: Telegram versi gratis masih tetap relevan, kok!

Telegram Premium Rilis Juni 2022, Ini Fitur dan Harganya!ilustrasi Telegram (pixabay.com/usnotv)

Pavel mencatat bahwa iklan memang yang membuat Telegram "besar". Namun, ia menyerukan bahwa Telegram seharusnya dibiayai oleh para penggunannya, bukan iklan. Dengan kata lain, ia ingin pengguna yang jadi prioritas, bukan iklan.

Apakah Telegram tengah diam-diam "membunuh" versi gratis aplikasinya? Pavel meyakinkan bahwa Telegram tetap menjaga pengguna gratisnya. Malah, ia mengatakan bahwa ada lebih banyak fitur Telegram gratis yang akan datang.

"Para pengguna bisa melihat dokumen, media, dan stiker berukuran ekstra besar yang dikirimkan pengguna Telegram Premium, atau mengetuk untuk menambahkan reaksi Premium yang sudah di-pin agar bisa digunakan."

Baca Juga: Panduan Cara Mudah Dapat Centang Biru Verifikasi Akun di Telegram

Topic:

  • Nurulia
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya