Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bisakah Main Game di Laptop Tanpa Dedicated GPU? Ini Faktanya

3 min read
Bisakah Main Game di Laptop Tanpa Dedicated GPU? Ini Faktanya
ilustrasi HP (unsplash.com/orva studio)
  • Laptop tanpa dedicated GPU tetap bisa menjalankan game, tetapi pengguna perlu memperbarui driver, menambah RAM untuk game berat, menutup aplikasi latar belakang, menjaga suhu, dan menurunkan pengaturan grafis.
  • iGPU idealnya bermain pada resolusi 1080p dengan kisaran 20–60 FPS; resolusi dapat diturunkan ke 720p demi kelancaran, dengan konsekuensi kualitas grafis menurun.
  • Laptop ber-iGPU dirancang untuk efisiensi daya, bodi tipis, dan biaya lebih rendah; performanya terbatas karena berbagi RAM dengan CPU, sehingga kurang optimal untuk game AAA atau resolusi tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tiap laptop dirancang untuk kebutuhan yang berbeda, misal mulai laptop kantor, kasual, kreatif, hingga gaming. Tergantung kebutuhannya tiap laptop juga dibekali dengan GPU yang berbeda. GPU di laptop juga beragam, beberapa di antaranya adalah iGPU (integrated GPU) dan dedicated GPU.

Untuk main game sebenarnya laptop dengan dedicated GPU adalah pilihan terbaik. Performanya paling tinggi, bisa menjalankan game AAA, bahkan mampu diajak bermain game dalam waktu yang lama. Namun, harga laptop dengan dedicated GPU terbilang mahal sehingga banyak yang beralih ke laptop tanpa dedicated GPU. Lantas, bisakah main game di laptop tanpa dedicated GPU? Temukan jawabannya di bawah ini!

  1. 1. Bisakah main game di laptop tanpa dedicated GPU

    ilustrasi laptop gaming
    ilustrasi HP (unsplash.com/Back2Gaming)

    Dilansir Chillblast dan HP Tech Takes, kamu tetap bisa bermain game di laptop tanpa dedicated GPU. Namun, performanya tak akan sebaik laptop dengan dedicated GPU, bahkan terkadang tak mampu menjalankan game AAA dengan lancar. Ketika bermain kamu juga disarankan untuk mengatur beberapa hal terlebih dahulu agar permainan makin lancar. Beberapa pengaturannya adalah melakukan update driver, tambahkan RAM berukuran besar jika laptop akan digunakan bermain game berat, hapus aplikasi yang berjalan di latar belakang, jangan sampai terjadi overheat (panas berlebih), dan jangan memaksa game untuk berjalan di konfigurasi tertinggi.

  2. 2. Performa gaming di laptop tanpa dedicated GPU

    ilustrasi laptop gaming
    ilustrasi HP (unsplash.com/Aditya Raichur)

    Laman PC World menjelaskan bahwa laptop tanpa dedicated GPU (pakai iGPU) hanya ideal untuk bermain game di resolusi 1080p. Jika ingin bermain game di resolusi 2K atau 4K lebih disarankan untuk menggunakan dedicated GPU. Perolehan FPS juga tak bisa dibilang tinggi, yaitu hanya sekitar 20 hingga 60 FPS di berbagai game terkenal, seperti Final Fantasy XIV, DOTA 2, Total War: Warhammer III, dan Cyberpunk 2077.

    Jika ingin game lebih lancar atau FPS lebih tinggi kamu juga bisa menurunkan resolusi di 720p. Namun, efek sampingnya adalah grafis game akan sedikit menurun. Berdasarkan pengetesan benchmark tiap iGPU juga memiliki skor yang berbeda. Di 3D Mark Time Spy Graphic, prosesor dengan iGPU mencatat skor di angka 240 (intel UHD Graphic 615) hingga 3260 (intel Arc 8-core iGPU).

  3. 3. Laptop tanpa dedicated GPU tidak dirancang buat gaming

    ilustrasi laptop gaming
    ilustrasi HP (unsplash.com/Clastr Cloud Gaming)

    Laman ACEMAGIC menerangkan bahwa laptop tanpa dedicated GPU (pakai iGPU) sejatinya tidak dirancang buat main game, khususnya game berat. Sebaliknya, laptop tersebut secara khusus dirancang untuk mengedepankan efisiensi daya, membuat perangkat lebih tipis dan ringan, serta menekan biaya produksi. iGPU sendiri adalah GPU yang secara langsung terpasang di chip bersama prosesor sehingga memberikan ruang lebih di motherboard laptop untuk pemasangan komponen lain. Laptop dengan iGPU biasanya lebih cocok digunakan sebagai laptop kantoran, untuk belajar, menonton video, atau dibawa ke berbagai tempat karena memiliki daya tahan baterai yang tinggi.

  4. 4. Kekurangan main game di laptop tanpa dedicated GPU

    ilustrasi laptop gaming
    ilustrasi HP (unsplash.com/Back2Gaming)

    Dilansir ASUS dan Australian Computer Traders, salah satu kekurangan utama laptop tanpa dedicated GPU adalah ketidakmampuannya untuk menjalankan game berat atau game AAA dengan lancar, khususnya pada resolusi tinggi seperti 4K. iGPU juga berbagi memori (RAM) dengan CPU karena berada di satu chip yang sama. Hal tersebut membuat performa GPU bisa menurun drastis ketika CPU juga beroperasi, alhasil GPU dan CPU tak akan bisa mengeluarkan kemampuan maksimalnya. Di beberapa kesempatan game juga bisa mengalami lag, buffer, atau penurunan grafis secara tiba-tiba sehingga kamu harus lebih bersabar.

    Kamu memang bisa main game di laptop tanpa dedicated GPU, tapi performanya akan sangat terbatas. Dedicated GPU tetaplah pilihan terbaik untuk main game, terutama game berat atau AAA. Laptop tanpa dedicated GPU hanya ideal untuk bermain game ringan atau menengah yang tidak memakan banyak power. Tak hanya bagi laptop, hal tersebut juga berlaku di PC.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More