Membeli MacBook bekas memang bisa jadi cara cerdas untuk menghemat uang. Harganya biasanya jauh lebih murah dibandingkan unit baru, sementara performanya masih cukup kuat untuk berbagai kebutuhan. Namun, ada satu hal yang sering luput diperhatikan: riwayat servis perangkat tersebut.
MacBook yang pernah diservis—baik secara resmi maupun oleh teknisi tidak resmi—kadang menyimpan masalah tersembunyi. Misalnya, penggunaan komponen non-ori, perbaikan yang kurang rapi, atau kerusakan lama yang belum benar-benar tuntas. Karena itu, penting untuk melakukan beberapa pengecekan sebelum memutuskan membeli. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui apakah MacBook bekas pernah diservis atau tidak.
