Dari Mana Iklan di HP Berasal? Ketahui Beberapa Sumber Utamanya

- Iklan di HP dapat disisipkan produsen, terutama pada perangkat Xiaomi serta beberapa merek China, sebagai bagian model bisnis untuk menekan harga perangkat.
- Aplikasi pihak ketiga, adware, dan situs web atau browser bisa memicu iklan pop-up, notifikasi, hingga iklan layar penuh; adware juga berisiko mengganggu performa dan privasi.
- Iklan juga dapat datang lewat SMS atau pesan berisi tautan. Pengguna disarankan memblokir pengirim, mengatur izin atau DNS, serta menghindari aplikasi dan link mencurigakan.
Iklan bisa muncul di berbagai media, tak terkecuali di HP. Saat kamu sedang asyik menonton video, bermain game, atau sekadar scrolling media sosial iklan bisa tiba-tiba muncul. Ada iklan yang muncul lewat notifikasi dan bisa langsung dihapus. Ada juga iklan yang muncul dalam bentuk pop-up dan memenuhi satu layar.
Jika hanya muncul sekali atau dua kali biasanya iklan tak terlalu mengganggu. Namun, iklan yang muncul tiap saat bisa membuat pengalaman penggunaan jadi sangat tidak nyaman. Lantas, sebenarnya dari mana iklan di HP berasal dan bagaimana cara menghilangkannya?
1. Produsen bisa menyelipkan iklan dengan sengaja

ilustrasi HP (unsplash.com/James Yarema) Salah satu produsen HP yang secara sengaja menanamkan iklan ke produknya adalah Xiaomi. Iklan di HP Xiaomi berlaku di berbagai merek, mulai dari REDMI hingga POCO. Laman Android Authority menjelaskan bahwa iklan di HP Xiaomi adalah bagian dari model bisnis mereka. Lewat iklan, Xiaomi akan mendapat uang sponsor untuk akhirnya bisa menjual produknya dengan harga yang lebih murah dari kompetitor.
Iklan di HP Xiaomi bisa muncul di banyak tempat, seperti lock screen, aplikasi bawaan sistem, atau ketika kamu membuka software tertentu. Untungnya, iklan tersebut bisa dihilangkan lewat Pengaturan, entah itu pengaturan dari tiap aplikasi atau aplikasi Pengaturan HP itu sendiri. Beberapa merek lain dari China, seperti realme, OPPO, dan vivo terkadang juga menyelipkan iklan.
2. Iklan muncul dari aplikasi yang diinstal

ilustrasi iklan di HP (unsplash.com/Emiliano Vittoriosi) Laman resmi Samsung menjelaskan bahwa iklan, khususnya iklan pop-up, umumnya muncul dari aplikasi pihak ketiga yang kamu instal. Kemunculannya tak bisa diprediksi, terkadang iklan akan muncul ketika kamu membuka aplikasi tersebut. Di sisi lain, iklan juga bisa muncul di home screen secara tiba-tiba, bahkan ketika kamu tidak membuka aplikasi tersebut. Iklan dari aplikasi biasanya akan hilang sementara atau tidak muncul ketika HP tak terhubung ke jaringan internet. Jika ingin iklan hilang dengan sepenuhnya kamu bisa menghilangkannya menggunakan private DNS atau menonaktifkan perizinan iklan lewat pengaturan.
3. Iklan di HP bisa muncul karena adware

ilustrasi HP (unsplash.com/Saad Jameel) Dilansir laman ESET, adware adalah software yang bisa menampilkan iklan di perangkat secara terus menerus tanpa sepengetahuan pengguna. Adware bisa berbentuk aplikasi, sistem di aplikasi tersebut, atau software lain yang tidak bisa dilacak oleh pengguna. Adware berpotensi berbahaya karena bisa saja mencuri data, privasi, hingga menyelipkan software ke perangkat tanpa persetujuan pengguna.
Jika tidak segera ditangani, adware bisa membuat performa perangkat menurun, khususnya pada HP entry level atau mid-range. Adware sendiri memiliki satu tujuan, yaitu menunjukkan iklan kepada pengguna yang nantinya bisa menghasilkan uang bagi pihak yang menampilkan iklannya. Adware juga bertujuan mempromosikan suatu aplikasi, jika promosinya berhasil maka pengguna bisa saja menginstal aplikasi yang diiklankan.
4. Pesan dari berbagai pihak bisa memunculkan iklan

ilustrasi iklan di HP (unsplash.com/Obi) Iklan tak hanya muncul dari software, tapi juga bisa muncul dalam bentuk pesan atau SMS. Dilansir Bitdefender, iklan dalam bentuk pesan bisa hadir di semua perangkat, baik itu HP Android atau iPhone (iOS). Iklan yang muncul sangat beragam, mulai dari iklan produk, pesan singkat, hingga pesan yang menyertakan link di dalamnya. Kamu bisa menghilangkan iklan dalam bentuk pesan dengan memblokir nomor atau pihak yang mengirim pesan. Sistem di HP juga bisa mendeteksi pesan sebagai spam sehingga pesan akan otomatis terblokir. Disarankan juga untuk tidak membuka iklan berbentuk pesan karena bisa saja berisi virus, link phising, atau adware.
5. Situs web dan browser bisa jadi sumber iklan

ilustrasi HP (unsplash.com/Fujiphilm) Saat sedang asyik berselancar di internet kamu bisa tiba-tiba menemukan iklan di browser. Terkadang ada iklan berupa pop-up, iklan di artikel yang dibaca, hingga iklan berupa notifikasi di status bar. Semua iklan tersebut berasal dari web, entah itu web berita, media sosial, marketplace, atau blog pribadi. Iklan di situs web bisa muncul di berbagai browser tanpa terkecuali, baik itu Google Chrome, Firefox, atau Microsoft Edge. Laman Avast menerangkan bahwa iklan dari web bisa dihilangkan menggunakan ad-blocker, private DNS, hingga menghapus browser history.
Sekarang tak perlu panik jika tiba-tiba ada iklan yang muncul. Kemunculan iklan terkadang tak semena-mena salah produsen atau pihak luar. Sebagai pengguna kamu juga bisa 'memancing' iklan secara tak sadar. Salah satu contohnya dengan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak jelas atau masuk ke link yang mencurigakan. Jadi, jangan sembarangan main HP jika tak mau dibombardir oleh iklan.





















