Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fitur Baru One UI 9 yang Wajib Dicoba Pengguna HP Samsung
One UI 9 (news.samsung.com)
  • Samsung siap merilis One UI 9 berbasis Android 17 pada 22 Juli 2026 bersamaan dengan peluncuran Galaxy Z Fold 8, membawa peningkatan visual, performa, dan fitur baru.
  • Tujuh fitur unggulan hadir, termasuk Quick Settings yang lebih fleksibel, indikator kecepatan internet di status bar, kontrol akses jaringan aplikasi, serta perekaman dua kamera sekaligus.
  • Pembaruan juga mencakup integrasi panggilan lintas aplikasi, peningkatan Game Booster dan Samsung Notes dengan Tape Tool, serta keamanan tambahan lewat PIN sebelum mematikan perangkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samsung semakin dekat menghadirkan One UI 9 berbasis Android 17 untuk jajaran perangkat Galaxy. Setelah beberapa bulan tersedia dalam versi beta, antarmuka terbaru ini terus menerima berbagai penyempurnaan, mulai dari tampilan visual, performa sistem, hingga penambahan fitur yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pembaruan tersebut menjadi salah satu yang paling dinantikan karena membawa sejumlah perubahan yang cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Versi final One UI 9 diperkirakan akan meluncur bersamaan dengan diperkenalkannya Galaxy Z Fold 8 pada 22 Juli 2026 di London, Inggris. Sementara itu, Samsung masih belum mengungkap jadwal distribusi versi stabil untuk seri Galaxy S26 maupun perangkat Galaxy lainnya. Meski demikian, performa versi beta yang dinilai sudah matang membuat banyak pihak memperkirakan peluncuran resminya tidak akan berlangsung lama lagi. Mengutip 9to5Google, Sabtu (18/7/2026), One UI 9 menghadirkan berbagai peningkatan menarik yang layak untuk dinantikan para pengguna Galaxy. Berikut tujuh fitur baru One UI 9 yang wajib dicoba pengguna HP Samsung!

1. Quick settings makin fleksibel dan tampilan lebih modern

Quick Panel pada One UI 7 (youtube.com/Tuby Tech)

Salah satu perubahan yang paling mudah dikenali pada One UI 9 terdapat di panel Quick Settings. Samsung memang tidak mengubah desainnya secara menyeluruh, tetapi menyempurnakan berbagai elemen agar lebih nyaman digunakan. Slider untuk mengatur volume dan tingkat kecerahan kini tampil lebih tebal sehingga lebih mudah disentuh. Selain itu, tombol pintasan untuk Dark Mode dan pengaturan volume kini dipisahkan dari slider utama sehingga tampilan panel menjadi lebih rapi.

Kemampuan kustomisasi panel ini juga meningkat dibandingkan versi sebelumnya. Pengguna kini dapat memindahkan dan mengubah ukuran berbagai tombol pintasan sesuai kebutuhan, termasuk mengecilkan slider volume dan kecerahan menjadi ukuran 2×1 agar tata letaknya lebih ringkas. Samsung juga menambahkan tombol pintasan baru untuk fitur aksesibilitas seperti Select to Speak, yang mampu membacakan teks maupun elemen antarmuka secara lantang. Tidak hanya itu, media player turut diperbarui dengan tombol kontrol berbentuk lingkaran, warna album yang lebih dinamis, dan efek Gaussian Blur yang kini diterapkan di lebih banyak bagian antarmuka sehingga tampilan One UI 9 terasa lebih modern.

2. Status bar kini bisa menampilkan kecepatan internet

ilustrasi mengecek kecepatan internet data eSIM (unsplash.com/Frederik Lipfert)

Samsung akhirnya menghadirkan indikator kecepatan internet langsung pada status bar, sebuah fitur yang selama ini cukup populer di berbagai smartphone Android asal China. Kehadiran indikator tersebut memudahkan pengguna memantau kondisi jaringan secara real-time tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan. Fitur ini juga berguna untuk mengetahui apabila ada aplikasi yang diam-diam menggunakan koneksi internet atau Wi-Fi di latar belakang. Artinya, pengguna dapat lebih mudah mengawasi aktivitas jaringan pada perangkatnya.

Meski sudah tersedia, fitur tersebut belum aktif secara bawaan. Pengguna perlu mengaktifkannya melalui aplikasi QuickStar yang merupakan bagian dari modul Good Lock milik Samsung. Selain menambahkan indikator jaringan, Samsung juga memperbesar area status bar sehingga mampu menampilkan lebih banyak informasi dibandingkan sebelumnya. Namun, perubahan tersebut membuat tampilan status bar terasa sedikit lebih padat, meskipun informasi yang disajikan menjadi lebih lengkap.

3. Kontrol akses internet untuk setiap aplikasi

cara memblokir akses internet di HP Samsung (youtube.com/IT Magics)

Aspek privasi juga memperoleh perhatian khusus melalui hadirnya fitur Network Restrictions. Fitur ini memungkinkan pengguna memblokir akses internet untuk aplikasi tertentu langsung melalui menu Pengaturan tanpa memerlukan aplikasi pihak ketiga. Artinya, aplikasi yang sebenarnya tidak membutuhkan koneksi internet tetap dapat digunakan tanpa harus mengakses jaringan. Pengguna pun memiliki kendali yang lebih besar terhadap aktivitas aplikasi yang berjalan di perangkat.

Keberadaan Network Restrictions dinilai menjadi salah satu pembaruan paling berguna di One UI 9. Selain membantu melindungi privasi, fitur ini juga berpotensi mengurangi penggunaan data internet dan membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang yang dapat menguras baterai. Bagi para gamer, pengaturan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencegah aplikasi lain mengganggu koneksi ketika bermain gim secara online.

4. Game booster dan fitur produktivitas semakin lengkap

seorang gamer esports memainkan game multiplayer liga olahraga secara daring melalui smartphone (freepik.com/lifestylememory)

One UI 9 juga membawa sejumlah peningkatan pada fitur Game Booster yang ditujukan bagi pengguna yang gemar bermain gim di smartphone. Samsung menambahkan beberapa opsi baru yang memberikan kontrol lebih besar selama sesi permainan berlangsung. Salah satunya adalah pengaturan screenshot resolution, sehingga pengguna dapat menentukan kualitas tangkapan layar tanpa mengikuti pengaturan bawaan dari masing-masing gim.

Selain itu, Game Booster kini mendukung fitur bypass charging, yaitu kemampuan menyalurkan daya langsung ke perangkat saat bermain gim ketika smartphone terhubung ke charger. Fitur tersebut dapat membantu mengurangi panas berlebih sekaligus memperlambat degradasi baterai karena daya tidak terus-menerus digunakan untuk mengisi baterai. Di luar Game Booster, Samsung juga menghadirkan sejumlah penyempurnaan untuk meningkatkan produktivitas. Browser Samsung kini memungkinkan setiap jendela ditampilkan di menu Recents untuk mempermudah multitasking, Floating Bar kembali hadir di sejumlah aplikasi bawaan, dan setiap preset pada fitur Routines kini dilengkapi penjelasan sehingga pengguna lebih mudah memahami fungsi masing-masing otomatisasi.

5. Aplikasi telepon kini terhubung dengan berbagai layanan panggilan

ilustrasi login WhatsApp (pexels.com/Rahul Shah)

Samsung turut menyederhanakan pengalaman berkomunikasi melalui pembaruan pada aplikasi Phone. Lewat One UI 9, berbagai layanan panggilan dari aplikasi pihak ketiga kini dapat ditampilkan dalam satu halaman yang sama. Pengguna tidak lagi harus membuka WhatsApp, LINE, Google Meet, atau aplikasi lain hanya untuk melihat riwayat panggilan yang pernah dilakukan. Seluruh aktivitas komunikasi dapat dipantau dengan lebih praktis melalui aplikasi telepon bawaan.

Integrasi ini mencakup berbagai aplikasi yang memiliki fitur panggilan suara maupun video, seperti Google Meet, WhatsApp, LINE, Viber, dan layanan serupa lainnya. Kehadiran riwayat panggilan yang terpusat membuat perpindahan antarplatform terasa lebih mulus sekaligus mengurangi kerumitan saat mencari kontak atau panggilan sebelumnya. Bagi pengguna yang aktif menggunakan beberapa aplikasi komunikasi sekaligus, fitur ini akan sangat membantu aktivitas sehari-hari.

6. Kamera mendukung perekaman dari dua kamera sekaligus

Samsung Galaxy S26 Ultra (unsplash.com/Amanz)

Samsung juga menyempurnakan aplikasi kamera melalui sejumlah kemampuan baru di One UI 9. Salah satu yang paling menarik adalah fitur perekaman video menggunakan kamera depan dan kamera belakang secara bersamaan dalam orientasi vertikal. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam ekspresi diri sekaligus objek di depan kamera pada waktu yang sama tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Kemampuan tersebut tentu akan memudahkan kreator konten yang sering membuat video reaksi, vlog, maupun konten media sosial.

Video yang dihasilkan menggunakan format rasio 1:1 atau persegi sehingga lebih sesuai untuk dibagikan ke berbagai platform media sosial seperti Instagram. Meski demikian, Samsung saat ini masih membatasi resolusi perekaman pada 1080p, sehingga belum mendukung kualitas video yang lebih tinggi seperti 4K. Bagi sebagian pengguna, keterbatasan tersebut mungkin menjadi kekurangan, terutama jika ingin menghasilkan konten dengan kualitas profesional. Kendati demikian, fitur ini tetap menjadi tambahan menarik yang memperluas kemampuan kamera bawaan pada perangkat Galaxy.

7. Samsung Notes dan sistem keamanan juga ikut ditingkatkan

Samsung Notes (samsung.com)

Tidak hanya menghadirkan pembaruan pada antarmuka dan kamera, Samsung juga meningkatkan kemampuan aplikasi Samsung Notes. One UI 9 memperkenalkan fitur Tape Tool, yaitu alat yang memungkinkan pengguna menyembunyikan teks maupun gambar di dalam catatan. Bagian yang ditutupi dapat dibuka kembali cukup mengetuk menggunakan S Pen, sehingga pengguna bisa melihat isi yang sebelumnya disembunyikan. Fitur ini menawarkan cara baru dalam mengelola catatan tanpa harus menghapus informasi penting.

Tape Tool dinilai bermanfaat bagi pelajar maupun pengguna yang sering membuat materi presentasi atau catatan belajar. Misalnya, pengguna dapat menutupi jawaban latihan, istilah penting, atau rumus tertentu sebelum mencoba mengingatnya sendiri. Selain itu, One UI 9 juga menghadirkan peningkatan keamanan dengan mewajibkan pengguna memasukkan PIN sebelum mematikan atau me-restart perangkat. Langkah sederhana tersebut bertujuan mencegah orang lain mematikan HP tanpa izin ketika perangkat hilang atau berada di tangan pihak yang tidak berwenang.

8. Fitur One UI 9 diperkirakan masih bertambah

versi One UI 8.5 (samsung.com)

Meski sudah membawa banyak pembaruan, One UI 9 diperkirakan masih akan memperoleh sejumlah fitur tambahan sebelum versi stabil dirilis secara luas. Hal tersebut cukup wajar mengingat sistem operasi ini masih berada dalam tahap beta dan Samsung masih memiliki waktu untuk melakukan penyempurnaan. Bukan tidak mungkin akan ada fitur baru maupun perubahan antarmuka yang belum terlihat pada versi uji coba saat ini. Karena itu, daftar fitur yang tersedia saat peluncuran nanti bisa saja lebih lengkap.

Di sisi lain, Google sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa Gemini Intelligence akan hadir pada Galaxy S26 dan Pixel 10 sebagai lapisan kecerdasan buatan untuk mendukung berbagai tugas dan otomatisasi. Samsung juga diperkirakan akan menghadirkan fitur Create My Widget beserta sejumlah penyempurnaan visual lainnya ketika One UI 9 resmi meluncur. Pengguna Galaxy pun hanya tinggal menunggu pengumuman resmi mengenai jadwal distribusi versi stabil untuk perangkat yang kompatibel.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article