Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Canva Code 2.0 Hadir di Indonesia, Bisa Bantuin Bikin Website

Canva Code 2.0 Hadir di Indonesia, Bisa Bantuin Bikin Website
Ilustrasi Canva (unsplash.com/@getswello)
Intinya Sih
  • Canva resmi meluncurkan Canva Code 2.0 di Indonesia, memungkinkan pengguna membuat website dan pengalaman digital interaktif hanya dengan deskripsi ide tanpa perlu kemampuan coding.
  • Fitur ini menggabungkan AI pembuat kode dengan editor desain Canva, mendukung kolaborasi real time, impor file HTML, serta hasil proyek yang otomatis responsif di berbagai perangkat.
  • Canva Code 2.0 menyasar pendidik, UMKM, kreator, dan marketer untuk menciptakan situs edukatif hingga promosi bisnis; kini tersedia bagi semua pengguna Canva Gratis hingga Pendidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Canva resmi menghadirkan Canva Code 2.0 di Indonesia sebagai fitur baru yang memungkinkan siapa saja membuat pengalaman digital interaktif tanpa harus memiliki kemampuan coding. Melalui fitur ini, pengguna dapat membuat website, kuis, formulir, learning hub, gim, hingga halaman booking hanya dengan menjelaskan ide menggunakan bahasa sehari hari.

Kehadiran AI generatif telah membuat semakin banyak orang mampu menuangkan ide menjadi berbagai produk digital. Tantangan berikutnya justru muncul ketika proses membangun website atau aplikasi interaktif masih membutuhkan keterampilan teknis yang tidak dimiliki semua pengguna. Canva melihat kebutuhan tersebut semakin relevan bagi pendidik, pelaku usaha, kreator, hingga marketer yang ingin menghasilkan pengalaman digital secara cepat.

"Selama lebih dari satu dekade, Canva telah membantu membuat desain menjadi lebih mudah dan dapat diakses oleh semua orang. Melalui Canva Code 2.0, kami menghadirkan kemudahan yang sama dalam pembuatan kreasi interaktif," ujar Stefani Herlie, Country Manager Indonesia Canva.

Canva Code 2.0 diposisikan sebagai pengembangan dari ekosistem Visual Suite yang sudah dikenal luas. Fitur ini menggabungkan kemampuan AI untuk menghasilkan kode dengan editor desain Canva, sehingga proses membuat, mengedit, berkolaborasi, hingga memublikasikan proyek interaktif dapat dilakukan dalam satu platform.

Ubah ide menjadi website hanya lewat deskripsi

image002.png
Canva Code 2.0 (dok. Canva)

Canva Code 2.0 pertama kali diperkenalkan pada ajang Canva Create 2026 dan kini tersedia bagi seluruh pengguna Canva Gratis, Business, Perusahaan, maupun Pendidikan. Pengguna cukup menuliskan apa yang ingin dibuat, kemudian Canva akan menghasilkan website atau pengalaman digital yang dapat langsung disesuaikan menggunakan berbagai alat desain yang sudah familiar.

"Canva Code 2.0 membantu menghilangkan hambatan tersebut, sehingga siapa pun dapat membangun website, kuis, maupun pengalaman interaktif lainnya hanya dengan menuangkan ide mereka. Yang lebih penting, pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk menciptakan pengalaman yang mencerminkan identitas brand, kreativitas, dan visi mereka," ujar Stefani.

Canva menjelaskan bahwa pengguna dapat memulai proyek dari sebuah prompt, template Canva, maupun file HTML yang sudah ada. Berbagai jenis pengalaman digital dapat dibuat, mulai dari landing page, website, kuis, gim edukasi, formulir pendaftaran, halaman booking, hingga alat rekomendasi produk yang bersifat interaktif.

Tetap mengandalkan editor desain Canva

Keunggulan utama Canva Code 2.0 terletak pada integrasinya dengan editor drag and drop Canva. Setelah AI menghasilkan proyek, pengguna masih dapat mengubah teks secara langsung, mengganti gambar menggunakan pustaka Canva atau file pribadi, menerapkan Kit Merek, mengatur warna dan font, hingga menyempurnakan bagian tertentu menggunakan fitur AI Canva.

Canva juga memastikan seluruh proyek yang dibuat akan otomatis responsif di berbagai perangkat. Bagi pengguna yang sebelumnya telah membuat website di platform lain, Canva Code 2.0 memungkinkan file HTML diimpor langsung ke Canva sehingga proses penyuntingan dapat dilakukan secara visual tanpa harus memulai proyek dari awal.

Seluruh alur kerja juga dirancang berlangsung dalam satu platform. Tim dapat berkolaborasi secara real time, memberikan komentar, meninjau desain bersama, hingga memublikasikan hasil akhirnya langsung dari Canva melalui domain khusus maupun lingkungan organisasi mereka.

Menyasar guru, UMKM, hingga kreator konten

Canva menilai Canva Code 2.0 dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan yang memiliki kebutuhan berbeda. Para pendidik dapat membangun website kelas, kuis interaktif, maupun portal pembelajaran digital yang terhubung dengan Canva Sheets untuk mempermudah proses belajar mengajar.

Di Indonesia, Canva menyebut ribuan guru telah memanfaatkan Canva Code melalui Hackathon Rumah Pendidikan 2025 yang diselenggarakan Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan gim edukasi interaktif serta sumber belajar digital yang mendukung transformasi pembelajaran di sekolah.

AI Canva sudah digunakan miliaran kali

image001.png
Canva Code 2.0 (dok. Canva)

Selain sektor pendidikan, Canva juga melihat peluang pemanfaatan Canva Code 2.0 bagi pelaku UMKM, kreator, hingga marketer. Pengguna dapat membuat katalog produk interaktif, microsite promosi, landing page kampanye, formulir pelanggan, maupun halaman booking tanpa harus menulis satu baris kode.

Canva mengungkapkan bahwa berbagai produk AI miliknya telah digunakan lebih dari 32 miliar kali dan lebih dari 500 juta desain telah dibuat menggunakan AI Canva. Sejak diperkenalkan, pengguna juga telah membuat serta memublikasikan lebih dari enam juta website menggunakan Canva Code. Perusahaan menyebut proses pembuatan kode kini 75 persen lebih cepat dibandingkan saat pertama kali diluncurkan, sementara waktu yang dibutuhkan hingga website siap dipublikasikan berkurang sekitar 30 persen.

Kini Canva Code 2.0 tersedia secara luas sebagai salah satu format desain di Canva Visual Suite untuk seluruh pengguna Canva Gratis, Business, Perusahaan, dan Pendidikan. Canva berharap fitur tersebut dapat membantu lebih banyak pengguna di Indonesia mengubah ide menjadi pengalaman digital interaktif tanpa harus memiliki latar belakang teknis atau kemampuan pemrograman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More