Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa itu Panel Layar P-OLED? Ini Penjelasan dan Kelebihannya

Apa itu Panel Layar P-OLED? Ini Penjelasan dan Kelebihannya
Motorola Moto G86 pakai panel layar P-OLED (motorolanews.com)
Intinya Sih
  • P-OLED adalah panel layar OLED berbasis plastik yang lebih fleksibel, ringan, dan hemat biaya dibandingkan panel berbahan kaca seperti AMOLED.
  • Kelebihan P-OLED mencakup daya tahan tinggi terhadap guncangan, fleksibilitas bentuk, emisi cahaya biru rendah, masa pakai panjang, serta harga lebih terjangkau.
  • Kekurangannya meliputi konsumsi daya lebih besar, kecerahan dan refresh rate lebih rendah, serta warna yang kurang tajam untuk kebutuhan visual profesional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

AMOLED dan Super AMOLED merupakan beberapa jenis panel layar OLED yang paling populer. Keduanya umum digunakan di berbagai perangkat seperti smartphone, laptop, hingga monitor kelas atas. Namun, ada satu jenis panel layar lain yang tak kalah berkualitas, lho. Panel layar yang dimaksud adalah Plastic Organic Light-Emitting Diode (P-OLED).

P-OLED sendiri merupakan jenis panel layar khusus yang dikembangkan agar bisa memberikan fleksibilitas pada perangkat. Panelnya lebih tipis, lentur, dan bisa diaplikasikan dengan bebas oleh produsen. Lantas, apa itu panel layar P-OLED dan apa saja kelebihan serta kekurangannya? Cari tahu di bawah ini, yuk.

1. Apa itu panel layar P-OLED?

Motorola Edge 60 Pro pakai panel layar P-OLED
Motorola Edge 60 Pro pakai panel layar P-OLED (motorola.com)

Laman Gadget Hacks menjelaskan bahwa P-OLED merupakan jenis panel layar OLED yang menggunakan substrat belakang berbahan dasar plastik. Hal tersebut sangat berbeda dari jenis OLED lain yang menggunakan material kaca di substrat belakangnya. Penggunaan plastik tersebut memudahkan produsen untuk mengubah bentuk panel. Jika pakai kaca, produsen bisa mengalami kesulitan dalam mengubah bentuk panel sesuai kebutuhan. Selain itu, penggunaan plastik juga lebih hemat biaya produksi dan material tersebut mampu meredam guncangan sehingga bikin layar makin kuat.

2. Kelebihan panel layar P-OLED

Motorola Edge 70 Max pakai panel layar P-OLED
Motorola Edge 70 Max pakai panel layar P-OLED (motorolanews.com)

Karena strukturnya yang berbeda dari panel layar OLED lain, P-OLED mampu memberikan beberapa kelebihan. Kelebihan yang diberikan terkadang tak nampak secara kasat mata, tapi bisa berefek ke perangkat secara keseluruhan. Nah, berikut beberapa kelebihan panel layar P-OLED yang dirangkum dari berbagai sumber.

  • Panel layar P-OLED lebih kuat karena bisa menyerap guncangan dengan baik
  • Panel layar P-OLED bisa ditekuk dan fleksibel sehingga punya pemanfaatan yang jauh lebih luas dari jenis OLED lain
  • Panel layar P-OLED mampu mengurangi efek cahaya biru sehingga bikin mata makin nyaman dan tak cepat lelah
  • Panel layar P-OLED lebih ringan sehingga membuat smartphone makin nyaman digenggam
  • Panel layar P-OLED punya masa pakai yang lebih panjang dar AMOLED (50.000 jam vs 40.000 jam)
  • Panel layar P-OLED lebih murah sehingga mampu memberikan kualitas layar terbaik di smartphone mid-range yang harganya terjangkau.

3. Kekurangan panel layar P-OLED

Motorola Edge 70 Max pakai panel layar P-OLED
Motorola Edge 70 Max pakai panel layar P-OLED (motorolanews.com)

Di balik semua kelebihannya, panel layar P-OLED juga punya beberapa kekurangan yang harus diperhatikan. Kekurangannya mencakup banyak aspek mulai dari kualitas gambar hingga kecerahan yang tak setinggi panel OLED lain. Di bawah ini adalah beberapa kekurangan dari panel layar P-OLED.

  • Panel layar P-OLED punya konsumsi daya yang lebih boros jika dibandingkan panel lain seperti AMOLED
  • Kecerahan panel layar P-OLED lebih rendah jika dibandingkan dengan panel OLED lain
  • Refresh rate P-OLED sedikit lebih rendah dan kurang maksimal
  • Warna di panel layar P-OLED terkadang nampak agak kusam sehingga visual di layar menjadi kurang menarik
  • Panel layar P-OLED bisa memiliki color gamut atau cakupan warna yang lebih sempit sehingga kurang cocok untuk editing dan pekerjaan kreatif profesional.

4. Smartphone yang menggunakan panel layar P-OLED

Motorola Edge 70 Fusion pakai panel layar P-OLED
Motorola Edge 70 Fusion pakai panel layar P-OLED (motorolanews.com)

Informasi dari berbagai sumber menjelaskan bahwa panel layar P-OLED biasanya digunakan di smartphone mid-range atau foldable. Salah satu merek yang kerap menggunakan panel tersebut adalah Motorola. Motorola Razr, Edge series, hingga Motorola Moto G series jadi pengguna setianya. Google Pixel generasi awal seperti Pixel 2, Pixel 3, dan Pixel 4 juga pakai panel layar P-OLED. Smartphone keluaran LG seperti LG Wing, LG Velvet, dan LG ThinQ juga menggunakan panel layar P-OLED. Di era 2020an sendiri ada vivo V50 Lite 5G dan Redmi Note 12 Pro 5G yang menggunakan panel layar P-OLED.

Pertanyaan, "apa itu panel layar P-OLED?", sudah terjawab dan sekarang kamu makin tahu tentang teknologi layar di smartphone. P-OLED sejatinya juga bisa menjadi alternatif buat kamu yang ingin merasakan layar mewah di harga terjangkau. Meski memiliki beberapa kekurangan, panel layar P-OLED tetap berkualitas dan kekurangannya akan sulit terdeteksi oleh mata telanjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More