Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Google Fitbit Edge Dijual Rp3 Jutaan, Apa Saja yang Ditawarkan?
Google Fitbit Edge (blog.google)
  • Google memperkenalkan Fitbit Edge pada 12 Oktober 2026 seharga 179,99 dolar AS atau sekitar Rp3,2 juta, sebagai perangkat di antara fitness tracker minimalis dan smartwatch.
  • Perangkat berbobot 17,7 gram ini memiliki layar Hybrid OLED 1,34 inci, GPS bawaan, Google Maps, kontrol media, notifikasi, serta kompatibel dengan Android 11 dan iOS 16.4.
  • Fitbit Edge memantau hingga 100 aktivitas, detak jantung, SpO2, ECG, tidur, dan suhu kulit; baterainya diklaim tahan tujuh hari serta bodinya tahan air hingga 50 meter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Google kembali memperluas lini perangkat wearable dengan memperkenalkan Google Fitbit Edge pada 12 Oktober 2026. Fitness tracker ini resmi dibanderol 179,99 dolar AS atau sekitar Rp3,2 jutaan berdasarkan konversi saat ini. Menariknya, Fitbit Edge tidak sekadar mengandalkan fitur kebugaran, tetapi juga membawa layar besar, GPS bawaan, pemantauan kesehatan, hingga dukungan Google Health Coach berbasis Gemini.

Menariknya lagi, Google memosisikan Fitbit Edge sebagai jalan tengah antara Fitbit Air yang minimalis dan Pixel Watch dengan pengalaman smartwatch lebih lengkap. Artinya, perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan fitness tracker Google dengan informasi langsung di pergelangan tangan tanpa harus beralih ke smartwatch. Lantas, dari harga Google Fitbit Edge yang ditawarkan, mampukah perangkat ini bersaing dengan perangkat serupa di kelasnya?

1. Fitbit Edge punya layar lebih besar dalam bodi yang tetap ramping

Google Fitbit Edge (blog.google)

Salah satu peningkatan utama Google Fitbit Edge terletak pada layarnya. Dilansir blog.google.com, perangkat ini menggunakan layar Hybrid OLED dengan area pandang 46 persen lebih luas dibandingkan fitness tracker Fitbit sebelumnya. Layarnya juga dirancang tetap mudah dibaca ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung.

Meski membawa layar lebih besar, bodinya tetap ringkas dengan ketebalan sekitar 11,5 mm. Soal desain bodi, Google menggunakan material aluminium daur ulang dan menyediakan tombol fisik di sisi perangkat untuk memudahkan pengguna mengakses fungsi tertentu, salah satunya menjeda latihan. Melalui layar tersebut, kamu bisa melihat jumlah langkah, cuaca, detak jantung, kualitas tidur, hingga informasi siklus menstruasi.

Fitbit Edge juga menyediakan fitur yang membuatnya terasa lebih dekat dengan smartwatch. Ada Google Maps, kontrol media, serta notifikasi panggilan dan pesan. Pengguna pun bisa mengganti tampilan jam maupun strap sesuai kebutuhan. Data spesifikasi resmi Google Store mencatat layarnya berukuran 1,34 inci, bobot perangkat hanya 17,7 gram tanpa strap, dan kompatibel dengan sebagian besar smartphone berbasis Android 11 atau lebih baru dan iPhone dengan iOS 16.4 atau lebih baru.

2. Fitur kesehatan dan olahraga jadi senjata utama Fitbit Edge

Google Fitbit Edge (blog.google)

Sebagai perangkat yang berfokus pada kebugaran, fitur Fitbit Edge sudah terbilang lengkap. Google membekalinya dengan GPS bawaan yang diklaim memiliki akurasi pelacakan hingga 40 persen lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Kehadiran GPS memungkinkan rute lari atau bersepeda tetap direkam tanpa harus membawa smartphone. Fitbit Edge juga dapat digunakan untuk memantau berbagai jenis olahraga dengan informasi seperti kecepatan, zona detak jantung, hingga catatan waktu selama latihan. Bahkan, sistem pelacakan aktivitas otomatisnya dapat mengenali hingga 100 jenis aktivitas sehingga olahraga tetap bisa tercatat ketika kamu lupa memulai pelacakan secara manual.

Untuk kesehatan, spesifikasi Fitbit Edge mencakup sensor detak jantung optik, sensor suhu kulit, SpO2, serta sensor elektrik yang mendukung aplikasi ECG. ECG sendiri digunakan untuk melakukan penilaian terhadap irama jantung. Sedangkan SpO2 berkaitan dengan estimasi kadar oksigen dalam darah. Data tidur, suhu kulit, dan heart rate variability (HRV) kemudian dapat membantu memberikan gambaran mengenai pemulihan tubuh.

Tak hanya itu, ada pula health guardian yang memantau perubahan pola kesehatan, seperti tren tekanan darah, resistensi insulin, serta peringatan detak jantung tinggi atau rendah. Dengan Google health, Google health coach berbasis Gemini dapat membantu menerjemahkan pola tersebut menjadi panduan kesehatan dan kebugaran yang lebih personal. Namun, Google menegaskan fitur kesehatan tersebut bukan alat diagnosis dan ketersediaannya dapat berbeda di setiap negara.

3. Daya tahan baterai hingga tujuh hari, apakah Fitbit Edge menarik di harga Rp3 jutaan?

Google Fitbit Edge (blog.google)

Pertanyaan umumnya adalah, baterai Fitbit Edge tahan berapa lama? Google mengklaim perangkat ini mampu digunakan hingga 7 hari dalam sekali pengisian. Meski begitu, daya tahan sebenarnya tetap bergantung pada fitur dan pola penggunaan. Ketika baterai hampir habis, pengisian magnetik selama 5 menit juga diklaim produsen dapat memberikan daya hingga satu hari.

Menariknya, Google menyebut perangkat yang memiliki ketahanan air hingga 50 meter ini sebagai fitness tracker Fitbit pertama yang dirancang agar dapat diperbaiki berkat arsitektur internal modular dan baterai yang bisa diganti. Pendekatan tersebut berpotensi memperpanjang usia penggunaan perangkat dibandingkan wearable yang baterainya sulit diganti. Dibanderol dengan harga 179,99 dolar AS atau sekitar Rp3,25 jutaan, Fitbit Edge tersedia untuk pre-order dan dijadwalkan mulai masuk toko resmi pada 27 Oktober 2026. Pembeli juga mendapatkan Google Health Premium selama tiga bulan. Sementara Stephen Curry Special Edition dijual lebih mahal seharga 219,99 dolar AS atau sekitar Rp3,98 jutaan.

Singkatnya, jika kamu membutuhkan wearable yang lebih informatif daripada fitness band sederhana dan tidak ingin menggunakan smartwatch penuh, Google Fitbit Edge punya posisi yang menarik. Namun, untuk pasar Indonesia, kamu masih perlu menunggu kepastian mengenai ketersediaan serta harga resmi lokal sebelum menyimpulkan value-nya secara penuh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article