Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Istilah Terkait Oprek Android, Ada yang Kamu Ketahui?

5 Istilah Terkait Oprek Android, Ada yang Kamu Ketahui?
ilustrasi HP Android (pexels.com/Kelvin Valerio)
Intinya Sih
  • Oprek Android berarti memodifikasi software perangkat untuk mengubah tampilan, meningkatkan performa, atau mengganti sistem operasi bawaan.
  • Istilah penting dalam oprek meliputi custom ROM, custom kernel, overclock, bootloop, dan root yang masing-masing punya fungsi serta risiko berbeda.
  • Pemahaman mendalam tentang istilah dan proses oprek diperlukan agar pengguna bisa meminimalkan risiko kerusakan sistem saat melakukan modifikasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Oprek adalah kegiatan memodifikasi atau mengubah software di perangkat Android. Oprek bisa dilakukan di berbagai perangkat, entah itu tablet atau smartphone. Kamu bisa mengubah tampilan, meningkatkan performa, hingga mengganti sistem operasi (OS) bawaan. Di dunia oprek Android juga ada beberapa istilah yang sering digunakan.

Beberapa di antaranya adalah custom ROM, custom kernel, dan overclock. Tiap istilah memiliki makna yang berbeda dan menjadi bagian penting dari oprek Android. Mau tahu apa saja istilah terkait oprek Android dan apa maknanya? Kupas tuntas di bawah ini, yuk!

1. Custom ROM adalah versi Android yang dimodifikasi

ilustrasi HP Android
ilustrasi HP Android (pexels.com/RDNE Stock project)

Dilansir laman Surfshark, custom ROM adalah versi Android yang dimodifikasi dari sistem dan source code AOSP (Android Open Source Project). Berbeda dengan stock Android atau versi lain yang digunakan oleh berbagai merek seperti Samsung, custom ROM dibuat oleh individu atau komunitas tertentu. Jadi, custom ROM merupakan software gratis yang bisa dipakai oleh semua pengguna.

Tiap HP Android memiliki custom ROM yang dibuat dan dirancang khusus. Beberapa seri custom ROM paling terkenal adalah LineageOS, CyanogenMOD, Evolution X, GrapheneOS, AOSP Extended, dan Project Elixir. Penggunaan custom ROM memiliki beberapa keunggulan, seperti kustomisasi yang lebih beragam, minimnya bloatware, dan peningkatan masa pakai perangkat.

2. Custom kernel bisa membuka fitur baru

ilustrasi HP Android
ilustrasi HP Android (pexels.com/Pixabay)

Dilansir Android Authority, kernel merujuk pada program inti yang mengatur sumber daya CPU, memori, dan sistem. Selain itu, kernel juga bertanggung jawab mengatur proses dan pekerjaan yang berjalan di HP. Sebagai sebuah program kernel, ia juga menjadi penghubung antara software dan hardware. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa kernel sangat penting bagi perangkat Android.

Sebagai sebuah program kernel, bisa dimodifikasi dan di-custom. Kehadiran custom kernel bisa membuka berbagai fitur yang tidak ada di kernel original bawaan sistem. Uniknya, custom kernel sebenarnya hanyalah modifikasi dari kernel original atau kernel bawaan di perangkat. Jika menggunakan custom kernel, performa bisa meningkat dan fitur baru akan terbuka.

3. Overclock mampu meningkatkan performa

ilustrasi HP Android
ilustrasi HP Android (commons.wikimedia.org/Maurizio Pesce)

Tak hanya di komputer, ternyata kamu juga bisa melakukan overclock di HP Android, lho. Dilansir nextpit, overclock merupakan proses meningkatkan kinerja CPU dan mendorongnya bekerja lebih keras dari biasanya. Overclock mampu memutus batasan yang diperbolehkan oleh HP itu sendiri. Jadi, performa HP bisa berjalan maksimal tanpa adanya hambatan apa pun.

Overclock dilakukan dengan memanfaatkan custom kernel dan beberapa modifikasi sistem. Secara teori, overclock memang bisa meningkatkan performa. Namun, overclock memiliki beberapa risiko seperti meningkatkan kemungkinan overheat atau panas berlebih dan mampu mengacaukan sistem jika prosesnya tidak berhasil.

4. Bootloop adalah masalah yang umum terjadi saat oprek

ilustrasi HP Android
ilustrasi HP Android (pexels.com/John Tekeridis)

Oprek tak selamanya berjalan mulus. Jika gagal saat mengoprek, maka berbagai masalah seperti bootloop bisa terjadi. Laman HONOR menerangkan kalau bootloop merupakan keadaan di mana HP terus mengalami restart tanpa henti. Saat bootloop terjadi, layar HP akan menyala, menampilkan logo, animasi restart akan diputar, dan perangkat tak pernah bisa melakukan booting ke menu utama.

Biasanya, bootloop terjadi jika ada masalah sistem saat kamu gagal melakukan modifikasi saat mengoprek. Untungnya, bootloop hanyalah masalah sistem atau software yang bisa diatasi dengan melakukan flashing, menggunakan Safe Mode, atau menjalankan factory reset. Jika tak bisa mengatasinya secara mandiri, kamu bisa membawa HP ke tempat servis terpercaya.

5. Root merupakan proses utama saat oprek

ilustrasi HP Android
ilustrasi HP Android (unsplash.com/Tom Caillarec)

Root atau rooting merupakan proses paling awal dan terpenting saat hendak melakukan oprek Android. Sebab, root adalah proses untuk membuka semua akses di perangkat Android. Tanpa root, kamu tidak bisa memodifikasi atau mengutak-atik sistem. Tiap perangkat memiliki metode root yang berbeda, seperti menggunakan side load atau custom recovery. Namun, root juga memiliki beberapa risiko yang harus diwaspadai, seperti keamanan perangkat akan berkurang, HP bisa bermasalah, dan garansi hangus.

Semua istilah terkait oprek Android wajib dipahami bagi kamu yang ingin mendalami bidang tersebut. Jangan hanya dihafalkan, tapi kamu harus mengerti cara kerja, risiko, dan bagaimana efeknya terhadap perangkat. Pemahaman sangat penting karena akan meminimalisir berbagai masalah yang tidak diinginkan. Jadi, tetaplah oprek Android dan do it at your own risk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Related Articles

See More