ilustrasi baterai laptop (unsplash.com/Panos Sakalakis)
Laman InPost menerangkan bahwa kamu harus memperhatikan merek baterai sebelum menggantinya. Untuk kualitas terbaik gunakan baterai original dari merek laptop milikmu. Jika bujet tipis, kamu bisa menggunakan baterai OEM atau non-original. Namun, pastikan kamu membeli baterai dari merek yang berkualitas, terpercaya, dan sudah teruji oleh banyak orang. Jika asal beli justru laptop bisa bermasalah.
Hal lain yang harus diperhatikan adalah spesifikasi dari baterai itu sendiri, mulai dari voltase hingga kapasitasnya. Pastikan kamu menggunakan baterai baru yang spesifikasinya serupa (atau sama) dengan baterai lama agar performanya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Selain itu, belilah baterai dengan garansi yang jelas agar bisa melakukan klaim jika terjadi kerusakan di kemudian hari.
Semua laptop pasti akan mengalami pergantian baterai. Agar baterai tidak sering diganti kamu bisa melakukan beberapa hal, seperti menghindari overheat, rawat laptop dengan baik, dan pastikan baterai tidak mengalami trauma fisik seperti gesekan, pukulan, atau benturan. Jika semuanya dilakukan baterai bisa lebih awet, daya tahannya terus optimal, dan pergantian bisa diminimalisir.