Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kekurangan Terbesar Kamera iPhone, Bukan yang Terbaik
ilustrasi iPhone (unsplash.com/Alexander Andrews)
  • Kamera iPhone masih tertinggal karena belum mendukung perekaman video 8K, sementara banyak HP Android sudah mampu merekam hingga resolusi tersebut.
  • Zoom optikal dan digital iPhone jauh lebih rendah dibandingkan flagship Android, membuatnya kurang ideal untuk foto jarak jauh atau detail kecil.
  • Masalah flare, overprocessing, dan resolusi kamera yang relatif kecil membuat hasil foto iPhone sering kalah natural dan tajam dibanding pesaing Android.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Digadang-gadang sebagai salah satu kamera HP terbaik, iPhone selalu menjadi pilihan bagi banyak orang. Video stabil, foto dengan tone natural, perekaman hingga 4K 120 FPS, dan fitur profesional yang berlimpah menjadi beberapa daya tarik kamera iPhone. Namun, kamera iPhone juga masih punya banyak kekurangan, lho!

Beberapa kekurangan terbesar kamera iPhone adalah masalah overprocessing, zoom yang tak sebaik HP Android, hingga perekaman video yang terbatas di resolusi 4K. Ulik apa saja kekurangannya sebagai bahan pertimbangan, ya!

1. iPhone tidak bisa merekam di video di resolusi 8K

ilustrasi iPhone (unsplash.com/TheRegisti)

Resolusi perekaman video iPhone terbatas di resolusi 4K, tepatnya 4K 30, 60, dan 120 FPS. Resolusi 4K memang sangat reliable dan bisa memenuhi kebutuhan banyak pengguna. Namun, HP Android sudah memaksimalkan kameranya dan mampu merekam video hingga resolusi 8K 30 FPS. Dilansir GSMArena, Samsung Galaxy S25 Ultra, iQOO 15, dan Xiaomi 15 Ultra adalah beberapa HP Android yang bisa merekam video 8K. Selain 8K, semua HP Android tersebut juga tetap bisa merekam video di resolusi 1080p hingga 4K, sama seperti iPhone.

2. Zoom iPhone tidak sejauh Android

ilustrasi iPhone (commons.wikimedia.org/ajay_suresh)

iPhone kurang cocok buat kamu yang suka foto zoom jauh. Spesifikasi resmi dari situs web Apple menjelaskan kalau iPhone 17 Pro terbaru hanya memiliki zoom digital hingga 40 kali. Kemampuan zoom optikalnya juga hanya 4 kali. Di sisi lain, HP Android seperti Samsung Galaxy S25 Ultra punya zoom digital hingga 100 kali. Ada juga OPPO Find X8 Pro dengan kamera periscope telephoto yang memiliki pembesaran optikal hingga 6 kali. Selain itu, ada juga HUAWEI Pura 80 Ultra dengan pembesaran optikal 9,4 kali. Xperia 1 VII lebih unik karena menghadirkan zoom optikal berkelanjutan dari 3,5 hingga 7,1 kali.

3. Kamera iPhone penuh dengan flare yang mengganggu

ilustrasi iPhone (unsplash.com/Onur Binay)

Salah satu kekurangan terbesar kamera iPhone adalah masalah flare di lensa. Laman DxOMark menjelaskan kalau flare adalah fenomena saat ada cahaya terang masuk ke lensa kamera. Cahaya tersebut akan terdistribusi dengan acak dan membuat kualitas foto menjadi lebih buruk. Flare biasanya akan muncul saat kamera menghadap ke sumber cahaya seperti matahari atau lampu.

Masalah flare di kamera iPhone cukup parah, khususnya pada malam hari. Sebenarnya Apple sudah menambahkan coating tambahan di lensa untuk menanggulangi masalah tersebut di iPhone 16 series. Namun, menurut berbagai review penambahan coating tersebut tak bisa mengatasi masalah flare.

4. Resolusi kameranya tak terlalu besar

ilustrasi iPhone (unsplash.com/Ameen ALmayuf)

Resolusi kamera bukan hal mutlak yang menentukan kualitas foto atau video. Namun, resolusi tinggi mampu memaksimalkan kualitas foto itu sendiri. Kamera beresolusi tinggi seperti 50, 64, 108, dan 200MP mampu memberikan detail dan ketajaman yang tinggi. Alhasil, kamu bisa mengedit atau melakukan cropping foto tanpa takut kehilangan detail penting. iPhone sendiri masih menggunakan kamera dengan resolusi 48, bahkan 12MP. Sementara itu, berbagai HP Android sudah berpindah ke resolusi yang jauh lebih tinggi, mulai dari 50, 108, hingga 200MP.

5. Kamera iPhone overprocessing

ilustrasi iPhone (unsplash.com/Daniel Romero)

Overprocessing menjadi masalah yang cukup besar di kamera iPhone. Overprocessing sendiri bisa terjadi karena AI dan software yang terlalu "agresif" dalam melakukan touch up di foto. Akibatnya gambar menjadi terlalu tajam (oversharpen), warna kurang natural, dan foto secara keseluruhan akan terlihat aneh. Menurut laman Make Use Of, ada beberapa cara untuk mengatasi overprocessing di kamera iPhone, seperti mematikan fitur Smart HDR, menangkap foto di mode RAW, matikan Night Mode, gunakan Live Photo, dan gunakan aplikasi pihak ketiga.

Berbagai kekurangan terbesar kamera iPhone harus diwaspadai. Jika tak cermat kualitas foto dan video yang ditangkap akan menurun secara drastis. Kamu juga harus mencari tahu bagaimana cara menambal semua kekurangan tersebut. Selain itu, Apple juga harus berbenah, meningkatkan kualitas hardware kamera mereka, dan terus berkembang agar semua masalah tersebut bisa teratasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team