Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Tokoh Mitologi yang Muncul dalam Trailer God of War Laufey

3 Tokoh Mitologi yang Muncul dalam Trailer God of War Laufey
Begtse dan Sekhmet (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)
Share Article

Dikira sudah berakhir, ternyata waralaba God of War masih berlanjut. Ini dikonfirmasi lewat kejutan manis pada akhir acara State of Play (2/6/2026) kemarin. Pada akhir acara tersebut, Santa Monica Studios mengumumkan judul baru: God of War Laufey. Game baru tersebut bakal mengisahkan petualangan istri Kratos, Laufey alias Faye, di alam kematian yang disebut Everywhen.

Everywhen sendiri dideskripsikan sebagai alam baru tempat semua dewa dari berbagai panteon dikirim setelah kematian. Tak ayal, gamer tidak hanya akan bertemu dengan dewa-dewi dari mitologi Nordik. Bahkan, dalam trailer sudah ada beberapa karakter dari mitologi lain. Penasaran siapa saja mereka? Berikut daftarnya!

1. Laufey alias Faye, ibu Atreus yang ternyata seolah kesatria Jötunn yang tangguh

Laufey alias Faye
Laufey alias Faye (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Laufey atau Faye merupakan protagonis baru yang akan menggantikan Kratos dalam game ini. Ia merupakan figur penting dalam saga Nordik. Dalam beberapa sumber mitologi Nordik, Laufey juga dikenal dengan nama Nál. Ia merupakan ibu dari Loki yang beberapa kali disebut dalam Edda Prosa. Sementara itu, dalam versi game, ia gak hanya berperan sebagai ibu Atreus/Loki, tetapi juga istri dari Kratos, karakter utama waralaba ini.

Faye dikenal sebagai kesatria yang tangguh dan pemilik asli dari Leviathan Axe, senjata pamungkas Kratos dalam saga Nordik. Bahkan, dalam God of War: Ragnarok (2022), ia diceritakan mampu bertarung imbang melawan Thor. Lama dibikin penasaran, akhirnya kita bisa melihat bagaimana Faye beraksi.

Dalam cuplikan trailer, ia diperlihatkan sebagai petarung lincah dan brutal. Ini mengingatkan kita pada sosok muda Kratos. Selain jago bertarung menggunakan senjata, Faye juga memiliki sihir mematikan bernama Golden Hand of the Jötnar. Sihir tersebut memiliki kemampuan untuk memisahkan jiwa dari raga lawannya. Kalau dilihat dari trailer, sih, Faye gak bakal kalah garang dari suaminya, nih!

2. Sekhmet, Dewi Perang mitologi Mesir

Sekhmet dalam God of War Laufey
Sekhmet dalam God of War Laufey (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Sekhmet merupakan Dewi Perang dari mitologi Mesir yang dikenal memiliki kepala singa betina. Dalam mitologinya, ia merupakan putri dari Dewa Matahari, Ra. Memiliki julukan Eyes of Ra, ia sering digambarkan sebagai dewa penghukum bagi manusia yang tidak menyembah Ra.

Penampilannya sedikit berbeda dari versi mitologi. Dalam versi game, Sekhmet tidak memiliki wajah singa betina, tetapi digantikan oleh hiasan kepala yang menyerupai surai singa. Ia memakai atribut khas dewa mitologi Mesir kuno. Ia juga diperlihatkan dengan tunggangan singanya dari mitologi.

Dalam trailer God of War Laufey, Sekhmet menjadi salah satu karakter antagonis yang dikenalkan. Ia diperlihatkan menyerang dan mengancam Faye yang baru saja masuk ke alam Everywhen. Ia kemungkinan besar bakal jadi salah satu bos yang akan dilawan Faye, sih. Ngomong-ngomong, karena Everywhen adalah alam kematian, jadi penasaran apa penyebab kematian Sekhmet, nih!

3. Begtse, God of War dari mitologi Mongolia

Begtse dalam God of War Laufey
Begtse dalam God of War Laufey (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Dalam trailer God of War Laufey, Faye tidak hanya terlibat dalam konflik dengan Sekhmet. Ia juga diperlihatkan diserang oleh sosok tinggi besar berwajah menyeramkan. Meski terlihat seperti monster, sosok tersebut juga merupakan dewa. Ia adalah Begtse alias Jamsaran, Dewa Perang dalam mitologi Mongolia.

Dalam versi mitologi, Begtse merupakan Dharmapala atau sosok dewa pelindung ajaran agama Buddha dari kekuatan jahat. Dalam versi mitologi, ia juga memiliki wajah yang garang dan menakutkan. Namun, ia sangat loyal pada ajaran Dharma. Dalam versi God of War Laufey, Begtse juga memiliki tiga mata, sama seperti kebanyakan penggambarannya dalam mitologi.

Tampilnya ia sebagai antagonis jelas merupakan pilihan menarik. Mitologi Mongolia bukan termasuk opsi pertama yang dipikirkan kebanyakan gamer. Namun, kemunculan Begtse ini membuka jalan untuk God of War menjamah mitologi dari Asia lain.

Kemunculan Laufey, Sekhmet, dan Begtse menunjukkan bahwa God of War Laufey berpotensi menjadi game dengan cakupan mitologi paling luas dalam sejarah waralaba ini. Konsep Everywhen memungkinkan Santa Monica Studios mempertemukan dewa-dewa dari berbagai budaya dalam satu dunia yang sama. Jika trailer perdananya saja sudah menghadirkan tokoh dari mitologi Nordik, Mesir, dan Mongolia, bukan tidak mungkin masih banyak panteon lain yang akan diperkenalkan menjelang perilisan game ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

3 Tokoh Mitologi yang Muncul dalam Trailer God of War Laufey

04 Jun 2026, 12:24 WIBTech