Apple akhirnya memasuki pasar laptop entry-level melalui MacBook Neo. Dengan harga yang relatif terjangkau, desain minimalis dan sistem operasi macOS, laptop ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan laptop Apple namun tidak ada budget untuk membeli MacBook Air atau MacBook Pro. Menariknya, kehadiran MacBook Neo memicu persaingan baru dari berbagai brand laptop Windows. Sejumlah brand terkenal seperti Dell, ASUS, Acer, Lenovo dan MSI mulai menawarkan laptop dengan harga, ukuran atau spesifikasi yang dirancang untuk menandingi MacBook. Berikut beberapa di antaranya.
5 Laptop Menarik yang Bisa Saingi MacBook Neo, Ringan dan Ngebut

1. Dell XPS 13
Dell menjadi salah satu brand yang paling cepat merespons peluncuran MacBook Neo. Pada akhir Mei 2026, Dell memperkenalkan XPS 13 generasi terbaru dengan harga mulai US$699 (Rp12,4 juta). Laptop ini bahkan diposisikan secara langsung sebagai pesaing MacBook Neo melalui situs resminya. Keduanya sama-sama menyasar pengguna yang membutuhkan laptop ringan dan portabel dengan harga relatif terjangkau. Dibanding MacBook Neo, XPS 13 menawarkan penyimpanan 512 GB pada varian paling bawah, di mana Neo hanya memberikan penyimpanan 256 GB untuk varian paling murah. Bobotnya juga lebih ringan, sekitar 1 kg dibanding 1.2 kg pada Neo. Dell juga unggul melalui layar sentuh dengan DCI-P3 mencapai 100 persen dan refresh rate hingga 120 Hz. Selain itu, tersedia keyboard dengan backlit, lebih banyak varian dengan berbagai konfigurasi RAM dan penyimpanan, serta daya tahan baterai hingga 17 jam.
2. ASUS ZenBook 14
ASUS mengandalkan ZenBook 14 untuk menantang MacBook Neo. Laptop ini memang dibanderol di harga US$799 (Rp14,2 juta) alias sedikit mahal dari Neo, namun selisih harga tersebut diimbangi dengan sejumlah spesifikasi yang lebih tinggi. ZenBook 14 dilengkapi layar OLED berukuran 14 inci dengan DCI-P3 mencapai 100 persen. Karena berpanel OLED, layar laptop ini mampu menghasilkan warna yang lebih kaya dan warna hitam yang lebih pekat. Dari sisi konektivitas, ASUS menyediakan USB-A, HDMI 2.1, audio jack 3.5 mm dan empat port USB-C. Lalu, ada pula keyboard dengan backlit dan daya tahan baterai hingga lebih dari 21 jam. Pilihan prosesornya sangat beragam mulai dari Intel, AMD hingga Qualcomm, dengan pilihan RAM hingga 24 GB dan penyimpanan 512 GB. Namun bagi pengguna dengan anggaran yang lebih terbatas, Vivobook 16 juga bisa jadi alternatif yang tak kalah menarik.
3. Acer Swift Air 14
Acer memperkenalkan Swift Air 14 pada ajang Computex di Taipei. Laptop ini membawa pendekatan yang mirip dengan MacBook Neo, yaitu desain tipis, bobot ringan dan harga yang relatif terjangkau. Swift Air 14 dijual dengan harga awal US$699 (Rp12,4 juta) sehingga berada di kelas harga yang hampir sama dengan laptop murah Apple itu. Meski menyasar segmen serupa, Swift Air 14 menawarkan beberapa keunggulan teknis. Laptop ini menggunakan layar IPS 14 inci dengan refresh rate 120 Hz, sementara hanya dibekali layar 13 inci tanpa refresh rate tinggi. Selain itu, laptop ini juga ditenagai prosesor Intel Core Series 3, RAM 8 GB yang dapat di-upgrade hingga 16 GB dan penyimpanan hingga 512 GB. Keunggulan lain terdapat pada baterainya di mana Swift Air 14 membawa baterai 69 Wh, hampir dua kali lebih besar daripada baterai 36,5 Wh milik Neo, dan diklaim punya daya tahan hingga 19 jam. Port yang tersedia meliputi dua Thunderbolt 4 USB-C, satu USB-A dan audio jack 3.5 mm.
4. Lenovo IdeaPad Vibe
Lenovo menjawab kehadiran MacBook Neo melalui IdeaPad Vibe, laptop ultra-tipis yang dirancang untuk pengguna umum. Laptop ini diperkenalkan dalam ajang IFA di Berlin dan tersedia dalam pilihan layar 14 inci atau 15 inci. Lenovo juga memberikan fleksibilitas lebih besar melalui pilihan prosesor Qualcomm, Intel atau AMD. Untuk RAM dan penyimpanan, tersedia pilihan hingga 24 GB dan 1 TB. Selain itu, pengguna juga bisa memilih antara layar berpanel LCD biasa atau OLED yang memanjakan mata. Dengan harga mulai dari US$699 (Rp12,4 juta), laptop ini diposisikan langsung di sekitar kelas harga Neo. Sayangnya, IdeaPad Vibe masih belum tersedia untuk dibeli karena baru dijadwalkan untuk rilis pada November mendatang. Namun bagi yang tertarik, laptop ini hadir dengan total tujuh pilihan warna yang menarik.
5. MSI Modern 14S AI+
MSI mengambil pendekatan yang sedikit berbeda melalui seri Modern 14S. Sebelum MacBook Neo diumumkan, MSI telah memperkenalkan Modern 14S AI+ dengan prosesor Intel Core Ultra dalam ajang CES 2026. Setelah Apple meluncurkan Neo, MSI mengubah strateginya dengan menyiapkan Modern 14S versi non-AI+ yang menggunakan prosesor Intel Core Series 3. Langkah ini menunjukkan upaya MSI untuk masuk ke segmen laptop terjangkau yang sama. Modern 14S AI+ sendiri memiliki bodi berbahan aluminium dan bobot sekitar 1,4 kg. Bobotnya memang sedikit lebih berat daripada Neo, tapi tetap tergolong ringan untuk ukuran laptop 14 inci. MSI juga menyediakan pilihan layar IPS dengan refresh rate hingga 120 Hz atau OLED dengan refresh rate 60 Hz. Salah satu keunggulan laptop ini terletak pada konektivitas di mana ada tujuh port yang tersedia yaitu HDMI 2.1, Ethernet RJ45, microSD reader, dua USB-C dan dua USB-A.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa laptop baru buatan brand terkenal yang mencoba menyaingi MacBook Neo. Tertarik meminang salah satu laptop di atas?
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- 5 Fitur Menarik MacBook Air yang Tak Ada di MacBook Neo, Apa Saja?23 Jun 2026, 19:25 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Apakah MacBook Neo Cocok Buat Main Game? Ini Faktanya20 Jun 2026, 18:22 WIB