Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

MediaTek Dimensity 9500 vs Dimensity 9500s, Apa Bedanya?

ilustrasi MediaTek Dimensity 9500s
ilustrasi MediaTek Dimensity 9500s (mediatek.com)
Intinya sih...
  • Dimensity 9500 memiliki CPU all big core generasi ketiga yang agresif, sementara Dimensity 9500s menggunakan pendekatan all big core dengan konfigurasi lebih ramah konsumsi daya.
  • Dimensity 9500 memiliki GPU Arm Mali-G1 ultra MC12 untuk gaming berat, sementara Dimensity 9500s dibekali GPU Arm Immortalis-G925 untuk efisiensi daya saat gaming panjang.
  • Dimensity 9500 unggul untuk beban AI berat dengan NPU 990 generasi kesembilan, sedangkan Dimensity 9500s lebih efisien untuk AI harian dengan NPU yang dioptimalkan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

MediaTek kembali menunjukkan dominasinya di pasar chipset flagship dengan merilis dua varian terbaru, yakni Dimensity 9500 dan Dimensity 9500s. Keduanya diposisikan sebagai chipset terbaru untuk smartphone premium 2026 dengan fokus pada performa tinggi, efisiensi daya, dan kemampuan AI generatif. Meski berada dalam satu keluarga, karakter yang ditawarkan masing-masing chipset ternyata cukup berbeda. 

Secara garis besar, Dimensity 9500 adalah varian paling kencang dan paling lengkap dari MediaTek saat ini. Sementara itu, Dimensity 9500s hadir sebagai alternatif yang lebih terjangkau, tetapi tetap membawa DNA flagship yang kuat. Perbedaan Dimensity 9500 dan Dimensity 9500s bukan hanya soal harga, melainkan juga menyentuh arsitektur CPU, GPU, performa AI, hingga konektivitas. Supaya kamu lebih mudah membedakan, berikut lima ulasan singkat mengenai perbandingan MediaTek Dimensity 9500 vs Dimensity 9500s yang layak diperhatikan.

1. Arsitektur CPU, sama-sama All Big Core, tapi berbeda kelas

ilustrasi MediaTek Dimensity 9500s
ilustrasi MediaTek Dimensity 9500s (mediatek.com)

Dimensity 9500 mengusung desain CPU all big core generasi ketiga yang sangat agresif. Konfigurasinya terdiri dari satu Arm C1 ultra dengan cache L2 2MB, tiga Arm C1 premium, dan empat Arm C1 pro. MediaTek mengklaim bahwa performa single core 4,21Ghz naik hingga 29 persen dan multi core meningkat 16 persen dibanding generasi sebelumnya. Ultra core ini juga 55 persen lebih hemat daya saat berada di performa puncak.

Sementara itu, spesifikasi MediaTek Dimensity 9500s juga menggunakan pendekatan all big core, tetapi dengan konfigurasi yang lebih ramah konsumsi daya. CPU nya terdiri dari satu Cortex-X925 hingga 3,73GHz, tiga Cortex-X4 3,3GHz, dan empat Cortex-A720 2GHz. Total CPU cache mencapai 19MB dengan tambahan system level cache 10MB. Di atas kertas, tenaga mentah Dimensity 9500 jelas lebih unggul, tetapi Dimensity 9500s menawarkan keseimbangan performa dan efisiensi yang lebih stabil untuk penggunaan sehari-hari.

2. GPU, Mali-G1 Ultra vs Immortalis-G925

ilustrasi MediaTek Dimensity 9500
ilustrasi MediaTek Dimensity 9500 (mediatek.com)

Perbedaan Dimensity 9500 dan Dimensity 9500s paling terasa di sektor grafis. Dimensity 9500 menggunakan GPU Arm Mali-G1 ultra MC12. MediaTek mengklaim bahwa grafis ini mampu meningkatkan performa hingga 33 persen dan efisiensi daya 42 persen lebih baik. GPU ini juga mendukung ray tracing dengan interpolasi frame rate sampai 120fps serta teknologi visual unreal engine 5, seperti MegaLights dan Nanite. Bagi kamu yang gemar gaming berat, Dimensity 9500 jelas berada di level tertinggi.

Di sisi lain, Dimensity 9500s dibekali GPU Arm Immortalis-G925. GPU ini tetap mendukung ray tracing dan sudah kompatibel dengan MediaTek adaptive game 3.0 atau frame rate converter 3.0. Justru, fokusnya bukan semata performa maksimal, melainkan efisiensi daya saat sesi gaming panjang. Untuk gamer kompetitif yang ingin stabilitas fps tanpa menguras baterai, Dimensity 9500s justru terasa lebih rasional.

3. Performa AI, NPU 990 vs NPU generatif versi efisien

ilustrasi AI
ilustrasi AI (unsplash.com/BoliviaInteligente)

Spesifikasi MediaTek Dimensity 9500 sangat menonjol di sektor AI berkat NPU 990 generasi kesembilan. Dengan generatif AI engine 2.0, performa AI digandakan dan mendukung pemrosesan model BitNet 1-bit yang jauh lebih hemat energi. Chipset ini mampu memproses teks hingga 128K token, menjalankan LLM 3 miliar parameter 100 persen lebih cepat, serta menghasilkan gambar resolusi 4K langsung di perangkat.

Dimensity 9500s memang tidak menggunakan NPU 990, tetapi tetap memiliki NPU yang sudah dioptimalkan untuk AI generatif dan AI agent. Fokusnya lebih ke penggunaan AI on device yang efisien, seperti asisten pintar, pengolahan foto berbasis AI, hingga peningkatan kualitas video. Jadi, Dimensity 9500 unggul untuk beban AI berat, sedangkan Dimensity 9500s lebih efisien untuk AI harian.

4. Kamera dan video, sama-sama siap 8K, tapi 9500 lebih kompleks

ilustrasi smartphone
ilustrasi smartphone (unsplash.com/Amanz)

Keduanya mendukung sensor kamera hingga 320MP dan perekaman video 8K@60fps. Namun, Dimensity 9500 dibekali ISP MediaTek Imagiq 1190 yang lebih canggih, mendukung pra-pemrosesan RAW, fokus berbasis NPU, serta video potret sinematik 4K@60fps. Ini membuatnya lebih ideal untuk smartphone flagship yang fokus pada fotografi profesional.

Dimensity 9500s juga mendukung perekaman 8K Dolby Vision dan ISP Imagiq yang mumpuni. Bedanya, fitur pemrosesan lanjutan tidak sedalam yang dimiliki Dimensity 9500. Untuk konten kreator mobile, Dimensity 9500 jelas lebih unggul, tetapi Dimensity 9500s tidak kalah kompeten di kelasnya.

5. Konektivitas, 5G release-17 dengan perbedaan bandwidth

ilustrasi chipset MediaTek
ilustrasi chipset MediaTek (mediatek.com)

Dimensity 9500 mendukung Sub-6 DL 5CC hingga 350MHz dan Wi-Fi 7 dengan kecepatan puncak 7,3Gbps. Selain itu, AI communication engine nya mampu menghemat daya 5G hingga 10 persen dan Wi-Fi hingga 20 persen. Ini membuatnya sangat ideal untuk smartphone flagship dengan kebutuhan koneksi super cepat.

Di sisi lain, Dimensity 9500s mendukung Sub-6 DL 4CC hingga 300MHz dan Wi-Fi 7 dengan kecepatan 6,5Gbps. Masih sangat kencang, tetapi satu tingkat di bawah Dimensity 9500. Perbedaan ini sejalan dengan posisinya sebagai chipset flagship MediaTek 2026 versi lebih terjangkau.

Berdasarkan perbandingan MediaTek Dimensity 9500 vs Dimensity 9500s, keduanya memiliki performa serta ciri khas tersendiri. Jika kamu mencari performa maksimal tanpa kompromi, maka MediaTek Dimensity 9500 adalah pilihan terbaik. Chipset ini unggul di CPU, GPU, AI, kamera, dan konektivitas, menjadikannya kandidat utama untuk smartphone flagship premium 2026. Sedangkan kalau kamu menginginkan keseimbangan antara performa tinggi, efisiensi daya, dan harga yang lebih masuk akal, Dimensity 9500s justru terasa lebih menarik. Ia tetap membawa arsitektur 3nm, AI generatif, dan GPU dengan ray tracing, tetapi dengan pendekatan yang lebih hemat daya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More

10 Aplikasi Edit Foto yang Lagi Tren Sekarang, Sudah Coba?

20 Jan 2026, 19:11 WIBTech