Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
OBSBOT Meet Flip Hadir di Indonesia, Webcam 4K Ringkas dengan Fitur AI
OBSBOT Meet Flip (dok. OBSBOT)
  • OBSBOT Meet Flip hadir sebagai webcam 4K ringkas dengan desain lipat, bobot 37,7 gram, dan perlindungan privasi berbasis hardware.

  • Perangkat membawa sensor 48MP, perekaman 4K, sistem mikrofon ganda, serta fitur AI untuk transkripsi, rangkuman, dan pengaturan framing.

  • Meet Flip mendukung meeting, presentasi, pembuatan konten, dan streaming, serta tersedia di Indonesia dengan harga Rp2.499.000.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    OBSBOT Meet Flip hadir sebagai webcam 4K dengan desain lipat, perlindungan privasi berbasis hardware, fitur AI, dan kemampuan untuk meeting serta pembuatan konten.
  • Who?
    OBSBOT menghadirkan Meet Flip, sementara distribusi resminya di Indonesia dilakukan melalui PT Denka Pratama Indonesia.
  • Where?
    Meet Flip tersedia di Indonesia melalui marketplace official store dan dealer resmi di berbagai kota.
  • When?
    Meet Flip sudah resmi hadir dan tersedia di Indonesia; tanggal peluncurannya belum ada keterangan resmi.
  • Why?
    Perangkat dirancang untuk pengguna yang membutuhkan webcam ringkas untuk meeting, presentasi, pembuatan konten, dan streaming.
  • How?
    Meet Flip digunakan dengan sistem plug-and-play, dapat dipasang pada laptop atau monitor, serta mendukung Windows, macOS, berbagai aplikasi konferensi video, dan OBSBOT Live.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

OBSBOT Meet Flip adalah kamera kecil untuk komputer. Kamera ini bisa merekam gambar 4K dan punya mikrofon untuk meeting. Kameranya bisa dilipat supaya lensanya tertutup dan lebih menjaga privasi. Ada fitur AI untuk menulis dan merangkum percakapan. Kamera ini sudah dijual di Indonesia dengan harga Rp2.499.000.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

OBSBOT Meet Flip menawarkan beberapa fungsi dalam perangkat yang ringkas. Desain lipat membantu menjaga privasi secara fisik, sedangkan sensor 48MP dan fitur AI mendukung kebutuhan komunikasi, presentasi, serta pembuatan konten. Dukungan terhadap beragam platform dan orientasi penggunaan juga membuat perangkat ini dapat dipakai untuk lebih dari sekadar panggilan video.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

OBSBOT Meet Flip resmi hadir di Indonesia sebagai webcam 4K yang menggabungkan desain lipat, fitur berbasis AI, dan sistem perlindungan privasi berbasis hardware. Perangkat ini memiliki bobot hanya 37,7 gram dan dapat dilipat hingga ketebalan 18,8 mm, membuatnya dirancang untuk pengguna yang membutuhkan webcam ringkas untuk meeting, presentasi, maupun pembuatan konten.

Formatnya yang ringkas tidak membuat OBSBOT mengorbankan kemampuan kamera. Meet Flip menggunakan sensor CMOS 1/2 inci dengan resolusi efektif 48MP yang mampu merekam video hingga 4K UHD pada 30fps, sementara sistem Intelligent Dual-Mic dan sejumlah fitur AI disiapkan untuk membantu meningkatkan pengalaman komunikasi selama meeting online.

Salah satu fitur yang menjadi pembeda adalah mekanisme fold-to-protect yang memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat webcam. OBSBOT juga membekalinya dengan AI Magic Notes untuk transkripsi dan rangkuman meeting, AI Auto Framing, Gesture Control, hingga Teleprompter, sehingga Meet Flip tidak hanya diposisikan sebagai kamera eksternal untuk laptop.

1. Desain lipat sekaligus berfungsi sebagai pelindung privasi

OBSBOT Meet Flip (dok. OBSBOT)

Konsep desain menjadi salah satu bagian yang cukup menarik dari OBSBOT Meet Flip. Webcam ini mengusung mekanisme fold-to-protect yang memungkinkan lensa ditutup secara fisik ketika perangkat dilipat, sehingga pengguna tidak membutuhkan penutup kamera tambahan untuk menjaga privasi.

Ketika dilipat, perangkat secara otomatis masuk ke sleep mode dan posisi lensa yang tertutup memberikan indikator visual bahwa kamera sedang tidak digunakan. Pendekatan berbasis hardware tersebut membuat status privasi tidak sepenuhnya bergantung pada pengaturan software, sekaligus menjadi bagian dari desain perangkat yang memang dibuat untuk mudah dibawa.

Bobot Meet Flip hanya 37,7 gram dengan ketebalan 18,8 mm ketika dilipat. Perangkat menggunakan desain unibody clip yang dapat dipasang pada laptop maupun monitor, dilengkapi ulir tripod standar 1/4 inci, serta mendukung penggunaan dalam orientasi landscape, portrait, dan upside-down.

2. Sensor 48MP bisa merekam video 4K

Untuk kualitas gambarnya, OBSBOT Meet Flip menggunakan sensor CMOS 1/2 inci dengan resolusi efektif 48MP dan bukaan f/1.8. Kamera tersebut mampu menghasilkan video 4K UHD pada 30fps atau 1080p hingga 60fps, memberikan pilihan resolusi dan frame rate yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan meeting maupun pembuatan konten.

Meet Flip turut dilengkapi HDR dan PDAF untuk membantu proses autofocus. Pengguna juga mendapatkan digital zoom hingga 4x serta rentang ISO 100 sampai 6400 sebagai bagian dari kemampuan kamera yang ditawarkan perangkat ini.

Kemampuan visual tersebut dipadukan dengan Intelligent Dual-Mic System yang terdiri dari satu mikrofon omnidirectional dan satu mikrofon directional. Empat mode audio tersedia, yakni Directional untuk presentasi atau panggilan personal, Dual-Directional untuk percakapan dua arah, Smart Omni untuk meeting dengan banyak peserta, serta Pure Audio untuk kebutuhan pengolahan suara lebih lanjut.

3. AI Magic Notes bisa membuat rangkuman meeting

OBSBOT juga membawa AI Magic Notes sebagai salah satu fitur utama Meet Flip. Fitur yang tersedia melalui OBSBOT Center ini dapat melakukan transkripsi secara real-time sekaligus membuat rangkuman rapat secara otomatis, termasuk merangkum poin penting, keputusan, dan action items dari sebuah meeting.

AI Magic Notes dapat digunakan pada platform seperti Google Meet, Zoom, dan Microsoft Teams. Setiap unit Meet Flip mendapatkan jatah penggunaan gratis selama 120 menit, setelah itu pengguna memerlukan langganan apabila ingin terus memanfaatkan fitur tersebut.

Selain pencatatan meeting, terdapat AI Auto Framing yang menggunakan algoritma AI untuk menjaga posisi pengguna tetap berada di dalam frame dalam orientasi landscape maupun portrait. Pengguna dapat memilih mode Group, Single Close-up, Upper Body, dan Full Body, sementara Auto Framing serta pengaturan zoom juga dapat dikendalikan menggunakan gerakan tangan melalui Gesture Control.

4. Tidak hanya ditujukan untuk meeting online

OBSBOT Meet Flip (dok. OBSBOT)

Fungsi Meet Flip diperluas melalui aplikasi OBSBOT Center yang menyediakan sejumlah fitur tambahan. Pengguna dapat mengakses Background Blur, Background Replacement, Real-Time Beauty Mode, Picture-in-Picture atau PiP, Smart Eye Tracking, hingga Teleprompter.

PiP memungkinkan video dari webcam ditampilkan bersamaan dengan presentasi, dokumen, atau materi visual lainnya. Sementara itu, Teleprompter dapat membantu pengguna ketika melakukan presentasi maupun membuat konten, sehingga fungsi Meet Flip juga diarahkan untuk kebutuhan di luar konferensi video.

Pengoperasiannya menggunakan sistem plug-and-play dan kompatibel dengan Windows 10 64-bit atau versi lebih baru serta macOS 11 atau lebih baru. Meet Flip dapat digunakan bersama Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, OBS, dan aplikasi berbasis UVC lainnya, sementara OBSBOT Live memungkinkan perangkat terhubung langsung ke smartphone atau tablet melalui USB-C untuk kebutuhan streaming.

5. OBSBOT Meet Flip dijual Rp2,499 juta di Indonesia

OBSBOT Meet Flip sudah tersedia di Indonesia melalui jaringan distribusi resmi PT Denka Pratama Indonesia. Perangkat dapat diperoleh melalui marketplace official store maupun dealer resmi di berbagai kota dengan harga Rp2.499.000.

Dalam paket penjualannya, pengguna mendapatkan satu unit webcam, kabel USB-C, adapter USB-C ke USB-A, manual, dan kartu garansi. Setiap pembelian juga mendapatkan garansi resmi selama satu tahun dari PT Denka Pratama Indonesia.

Meet Flip pada akhirnya menawarkan kombinasi yang cukup spesifik antara portabilitas, privasi berbasis hardware, kualitas video 4K, dan fitur AI dalam satu perangkat. Desain lipatnya menjadi elemen yang paling membedakan secara fisik, sementara AI Magic Notes, Auto Framing, Gesture Control, dan fitur OBSBOT Center memperluas penggunaannya dari sekadar webcam untuk melakukan panggilan video.

Curated For You

Editorial Team

Related Article