Di tengah isu kelangkaan komponen dan guncangan harga yang melanda industri teknologi, segmen laptop terjangkau semakin menjadi perhatian para produsen. Konsumen kini mencari perangkat yang tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Kondisi tersebut mendorong banyak perusahaan untuk menghadirkan solusi komputasi yang lebih ekonomis.
Qualcomm menjadi salah satu perusahaan yang ikut membidik pasar tersebut melalui peluncuran Snapdragon C. Mengutip situs resmi Qualcomm, Senin (1/6/2026), chip berbasis ARM ini dirancang khusus untuk laptop entry level yang dibanderol seharga mulai 300 dolar AS atau sekitar Rp 5,3 juta. Qualcomm menjanjikan kombinasi performa responsif, daya tahan baterai seharian, dan dukungan fitur AI pada perangkat yang menggunakannya.
