Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6 Diperkenalkan, Fokus ke AI

4 min read
Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6 Diperkenalkan, Fokus ke AI
Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6 (dok. Qualcomm)
  • Qualcomm memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan varian Extreme sebagai platform mobile flagship dalam portofolio Dual 8 Elite.

  • Kedua platform memakai fondasi Oryon CPU, Hexagon NPU, Adreno GPU, Spectra ISP, dan modem X105 untuk smartphone flagship generasi berikutnya.

  • Varian Extreme menambah kemampuan AI, grafis, perekaman video 8K 60 fps, dan performa sistem.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Qualcomm memperkenalkan dua platform mobile flagship dalam portofolio Dual 8 Elite, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Keduanya membawa fondasi teknologi yang sama untuk mendorong performa smartphone flagship generasi berikutnya, sementara varian Extreme mendapatkan sejumlah kemampuan tambahan untuk AI, gaming, kamera, dan pemrosesan sistem.

Snapdragon 8 Elite Gen 6 sudah mengandalkan Qualcomm Oryon CPU dengan kecepatan puncak hingga 5,0GHz, Qualcomm Hexagon NPU yang dirancang ulang, serta Qualcomm Adreno GPU generasi terbaru. Qualcomm juga memperluas kemampuan AI agar perangkat dapat memahami konteks personal lintas perangkat, mengantisipasi kebutuhan pengguna, mempelajari kebiasaan dari waktu ke waktu, hingga melakukan penyuntingan foto tanpa prompt.

  1. 1. Snapdragon 8 Elite Gen 6 mulai mengarah ke Agentic AI

    assets_2026_09_1789671614_Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 and Snapdragon 8 Elite Gen 6 Image 2 Embargo Sep 22 10am HT 1pm PT.jpg
    Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6 (dok. Qualcomm)

    AI menjadi salah satu fokus utama dalam portofolio Dual 8 Elite generasi terbaru. Snapdragon 8 Elite Gen 6 menggunakan Qualcomm Hexagon NPU yang telah dirancang ulang untuk menghadirkan pengalaman Agentic AI yang lebih personal dan mampu bekerja berdasarkan konteks pengguna.

    Kemampuan tersebut dirancang agar AI dapat memahami konteks personal pengguna di berbagai perangkat, mengantisipasi kebutuhan melalui agen yang disesuaikan, serta terus belajar dan beradaptasi seiring waktu. Qualcomm juga mencantumkan kemampuan zero prompt photo editing, sehingga pemanfaatan AI tidak selalu harus diawali dengan instruksi eksplisit dari pengguna.

    Varian Extreme memperluas fondasi tersebut melalui pemahaman konteks yang lebih mendalam dan peningkatan performa AI langsung di perangkat. Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mendukung model MoE dengan lebih dari 30 miliar parameter sekaligus menawarkan shared memory 50 persen lebih besar.

  2. 2. Qualcomm Oryon CPU punya kecepatan hingga 5,0GHz

    Untuk urusan performa, Snapdragon 8 Elite Gen 6 menggunakan Qualcomm Oryon CPU yang dibangun secara khusus. Qualcomm menyebut CPU tersebut mampu mencapai kecepatan puncak hingga 5,0GHz untuk memberikan pengalaman yang responsif ketika digunakan bekerja, bermain game, membuat konten, maupun menjalankan beberapa aktivitas sekaligus.

    Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 membawa kemampuan tersebut lebih jauh melalui kontribusi pada tingkat sistem yang dirancang untuk meningkatkan performa keseluruhan. Qualcomm memosisikan varian Extreme sebagai platform untuk pengalaman gaming, pembuatan konten, dan AI paling bertenaga di dalam portofolio Snapdragon yang diperkenalkan dalam materi ini.

    Kemampuan multimedia pada versi Extreme juga diperkuat melalui dukungan VVC codec. Qualcomm menyebutnya sebagai VVC codec global pertama yang ditujukan untuk menghadirkan pemrosesan video dengan konsumsi daya lebih efisien.

  3. 3. Adreno Neural Fusion bawa frame generation berbasis AI

    Sektor gaming mengandalkan Qualcomm Adreno GPU generasi terbaru yang dirancang untuk menghasilkan permainan lebih cepat dan mulus. Platform ini juga membawa peningkatan grafis cerdas, kontrol yang responsif, serta rangkaian fitur Snapdragon Elite Gaming.

    Peningkatan yang lebih besar kembali diberikan pada Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Qualcomm membekalinya dengan Adreno matrix cores khusus AI yang dapat menjalankan model tingkat lanjut, sehingga pemrosesan AI tidak hanya bertumpu pada NPU ketika perangkat menangani kebutuhan grafis.

    Varian Extreme turut mendapatkan Adreno Neural Fusion yang memungkinkan AI-driven super resolution dan frame generation. Qualcomm juga menambahkan HPM atau High Performance Memory sebesar 18MB untuk mendukung kemampuan grafis pada platform tersebut.

  4. 4. Kamera mendukung video 8K 60 fps dan slow motion 4K 240 fps

    Qualcomm Spectra ISP menjadi fondasi pemrosesan kamera pada Snapdragon 8 Elite Gen 6. Kemampuan yang dibawa mencakup Intelligent Pixel Control, Elite Color Engine dengan dukungan 3DLUT, Intelligent Stabilization, dan Motion Intelligence untuk membantu pemrosesan foto serta video.

    Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 kembali menawarkan kemampuan lebih tinggi untuk pengguna yang membutuhkan fitur perekaman video kelas flagship. Platform ini mendukung APV untuk video kelas sinematik serta perekaman video hingga resolusi 8K pada 60 fps.

    Kemampuan slow motion juga mencapai resolusi 4K pada 240 fps. Kombinasi tersebut menempatkan varian Extreme sebagai pilihan yang lebih berorientasi pada kebutuhan perekaman video tingkat lanjut, sementara fondasi pemrosesan kameranya tetap berasal dari kemampuan yang sudah tersedia pada Snapdragon 8 Elite Gen 6.

  5. 5. Snapdragon X105 5G Modem-RF disebut membuka jalan menuju 6G

    assets_2026_09_1789671613_Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 and Snapdragon 8 Elite Gen 6 Image 1 Embargo Sep 22 10am HT 1pm PT.jpg
    Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6 (dok. Qualcomm)

    Untuk konektivitas, Snapdragon 8 Elite Gen 6 mengandalkan Qualcomm X105 5G Modem-RF. Qualcomm menyebut teknologi tersebut sebagai fondasi yang membuka jalan menuju 6G, sekaligus dipadukan dengan FastConnect 8800 untuk menghadirkan konektivitas yang ditingkatkan menggunakan AI.

    Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 membawa fondasi konektivitas yang sama, tetapi Qualcomm menekankan kemampuan konektivitas berbasis AI dan dukungan jaringan nirkabel generasi berikutnya. Fokusnya adalah menjaga perangkat tetap terhubung dalam berbagai skenario penggunaan.

    Dua platform tersebut pada akhirnya memberikan pilihan berbeda di kelas flagship. Snapdragon 8 Elite Gen 6 membawa fondasi Oryon CPU, Hexagon NPU, Adreno GPU, Spectra ISP, dan modem X105, sedangkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menambahkan kemampuan yang lebih agresif pada Agentic AI, gaming berbasis AI, pemrosesan video, dan performa sistem untuk mendorong batas kemampuan smartphone flagship generasi berikutnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More