Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Snapdragon 8 Gen 5 dan Dimensity 9500
Snapdragon 8 Gen 5 (kiri) (motorola.com) | Dimensity 9500 (kanan) (mediatek.com)

Intinya sih...

  • Dimensity 9500 unggul dalam uji benchmark

  • Kedua chipset memiliki NPU yang mumpuni

  • Kedua chipset sudah mendukung konektivitas lengkap

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

MediaTek dan Qualcomm hampir bersamaan memperkenalkan chipset terbaik mereka untuk segmen premium akhir 2025 lalu. MediaTek menghadirkan Dimensity 9500, sementara Qualcomm merilis Snapdragon 8 Gen 5. Keduanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan smartphone flagship.

Dimensity 9500 lebih dulu meluncur pada September 2025, disusul Snapdragon 8 Gen 5 yang diumumkan pada November 2025. Meski berbeda waktu peluncuran, kedua chipset ini sama-sama diproduksi menggunakan fabrikasi TSMC 3nm (N3P). Lantas, chipset mana yang benar-benar unggul? Untuk mengetahuinya, mari bedah performa, arsitektur, dan fitur utama dari masing-masing chipset flagship ini.

1. Dimensity 9500 unggul telak atas Snapdragon 8 Gen 5 melalui uji benchmark

chipset Snapdragon 8 Gen 5 (qualcomm.com)

Dimensity 9500 tampil lebih unggul dibanding Snapdragon 8 Gen 5 dalam pengujian Geekbench v6. Chipset flagship MediaTek ini mencatat skor single-core sekitar 21 persen lebih tinggi dan keunggulan 8 persen pada skor multi-core. Hasil tersebut menunjukkan potensi performa puncak yang lebih baik pada perangkat berbasis Dimensity 9500, baik untuk tugas yang mengandalkan satu inti prosesor maupun pemrosesan multi-core.

Tren serupa juga terlihat pada pengujian AnTuTu v11. Dimensity 9500 mencatat skor keseluruhan sekitar 22 persen lebih tinggi dibanding Snapdragon 8 Gen 5. Keunggulan ini terutama didorong oleh sektor GPU, yang mencatat lonjakan performa hingga 40 persen. Selain itu, skor memori Dimensity 9500 tercatat lebih dari dua kali lipat, sementara skor user experience (UX) hanya unggul tipis atas chipset Snapdragon.

Secara keseluruhan, hasil benchmark mengindikasikan bahwa Dimensity 9500 memiliki keunggulan performa yang cukup signifikan dibanding Snapdragon 8 Gen 5. Meski demikian, angka-angka tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kualitas sebuah chipset secara menyeluruh. Aspek lain seperti konektivitas, kemampuan AI on-device, pemrosesan kamera melalui ISP, dan optimasi perangkat juga memainkan peran penting dalam pengalaman penggunaan nyata.

Sebagai catatan, pengujian benchmark ini dilakukan menggunakan OnePlus 15R yang dibekali chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan Vivo X300 Pro yang menggunakan Dimensity 9500. Perbandingan hasil uji Geekbench v6 dan AnTuTu v11 dari kedua chipset tersebut disajikan lebih rinci melalui tabel berikut:

Uji Benchmark Geekbench v6 dan AnTuTu v11

Parameter uji benchmark (Geekbench 6 dan AnTuTu v11)

Snapdragon 8 Gen 5 (poin)

Dimensity 9500 (poin)

Single core

2.837

3.452

Multi core

9.352

10.128

Skor AnTuTu

2.961.236

3.622.840

CPU

914.878

942.069

GPU

974.402

1.364.441

Memori

382.729

602.541

UX

689.228

713.788

Pengujian dilakukan pada OnePlus 15R dan vivo X300 Pro via Gizmochina

2. Kedua chipset memiliki NPU (Neural Processing Unit) yang mumpuni

komposisi CPU Snapdragon 8 Gen 5 (new.c.mi.com)

Snapdragon 8 Gen 5 mengusung konfigurasi CPU 2+6 yang terdiri dari dua Oryon prime core dan enam Oryon performance core. Arsitektur ini dirancang untuk menghadirkan performa tinggi sekaligus stabil dalam berbagai skenario penggunaan. Sebaliknya, Dimensity 9500 menggunakan konfigurasi CPU 1+3+4, terdiri atas satu Cortex C1-Ultra sebagai prime core, tiga Cortex C1-Premium untuk kebutuhan performa, dan empat Cortex C1-Pro yang berfokus pada efisiensi daya. Berkat clock speed lebih tinggi, chipset MediaTek ini mampu mencapai performa puncak yang lebih agresif, sebagaimana tercermin dalam hasil benchmark.

Pada sektor grafis, Snapdragon 8 Gen 5 mengandalkan GPU Adreno 829 yang memanfaatkan arsitektur Qualcomm Sliced dan dukungan penuh Snapdragon Elite Gaming. Kombinasi tersebut memungkinkan pengalaman bermain game yang mulus, latensi rendah, dan frame rate lebih stabil. Di sisi lain, Dimensity 9500 dibekali GPU Mali-G1 Ultra MP12 yang dipadukan MediaTek HyperEngine Gaming Technology. GPU ini mendukung ray tracing mobile hingga 120 fps, sehingga lebih unggul untuk kebutuhan grafis berat dan gaming kelas atas.

Kedua chipset juga dilengkapi unit pemrosesan AI yang mumpuni. Snapdragon 8 Gen 5 menggunakan Hexagon NPU, sementara Dimensity 9500 mengandalkan MediaTek NPU 990, yang sama-sama mendukung kemampuan AI multimodal dan agentic AI. Teknologi AI tersebut berperan penting dalam mengoptimalkan kualitas kamera, meningkatkan pengalaman gaming, dan menjaga performa konektivitas tetap efisien dan responsif.

3. Kedua chipset juga sudah mendukung konektivitas lengkap

MediaTek Dimensity 9500 (vivo.com)

Dalam sektor kamera, Snapdragon 8 Gen 5 dibekali Spectra triple AI-ISP 20-bit yang telah lama dikenal andal. ISP ini unggul dalam pengolahan HDR, computational photography, dan pemrosesan gambar secara real-time. Ditambah ekosistem kamera Qualcomm yang sudah matang, hasil foto cenderung lebih konsisten di berbagai kondisi pencahayaan. Faktor inilah yang menjadi salah satu keunggulan chipset Snapdragon di kelas flagship.

Sementara itu, Dimensity 9500 mengandalkan Imagiq 1190 ISP dengan beragam fitur peningkatan kualitas foto dan video. Namun, kualitas akhir tetap sangat bergantung pada optimasi yang dilakukan masing-masing produsen smartphone. Dari sisi konektivitas, kedua chipset sama-sama mendukung 5G, Bluetooth 6.0, dan kecepatan transfer data yang tinggi. Meski begitu, Qualcomm sedikit lebih unggul di sejumlah pasar berkat teknologi modem yang lebih matang dan dukungan operator yang lebih luas.

4. Mana yang lebih layak dipilih?

Dimensity 9500 (mediatek.com)

Jika merujuk pada performa mentah dan hasil benchmark, Dimensity 9500 tampil lebih unggul. Penggunaan arsitektur CPU generasi terbaru, clock speed yang lebih tinggi, dan kemampuan GPU yang lebih bertenaga membuatnya ideal untuk kebutuhan berat seperti gaming intensif dan komputasi kelas atas. Keunggulan tersebut juga berpotensi diiringi efisiensi daya yang lebih baik saat menangani beban kerja tinggi. Bagi pengguna yang memprioritaskan performa maksimal, Dimensity 9500 jelas menjadi pilihan yang menggoda.

Meski demikian, Snapdragon 8 Gen 5 tetap menawarkan daya saing kuat. Chipset ini mengusung pendekatan yang lebih seimbang antara performa, konektivitas, dan kapabilitas kamera yang sudah matang. Selain itu, smartphone yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 5 umumnya dibanderol dengan harga lebih kompetitif dibandingkan perangkat berbasis Dimensity 9500. Pada akhirnya, keputusan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pengguna. Kalau kamu sendiri, lebih mengutamakan performa atau penilaian secara keseluruhan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team