chipset Snapdragon 8 Gen 5 (qualcomm.com)
Dimensity 9500 tampil lebih unggul dibanding Snapdragon 8 Gen 5 dalam pengujian Geekbench v6. Chipset flagship MediaTek ini mencatat skor single-core sekitar 21 persen lebih tinggi dan keunggulan 8 persen pada skor multi-core. Hasil tersebut menunjukkan potensi performa puncak yang lebih baik pada perangkat berbasis Dimensity 9500, baik untuk tugas yang mengandalkan satu inti prosesor maupun pemrosesan multi-core.
Tren serupa juga terlihat pada pengujian AnTuTu v11. Dimensity 9500 mencatat skor keseluruhan sekitar 22 persen lebih tinggi dibanding Snapdragon 8 Gen 5. Keunggulan ini terutama didorong oleh sektor GPU, yang mencatat lonjakan performa hingga 40 persen. Selain itu, skor memori Dimensity 9500 tercatat lebih dari dua kali lipat, sementara skor user experience (UX) hanya unggul tipis atas chipset Snapdragon.
Secara keseluruhan, hasil benchmark mengindikasikan bahwa Dimensity 9500 memiliki keunggulan performa yang cukup signifikan dibanding Snapdragon 8 Gen 5. Meski demikian, angka-angka tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kualitas sebuah chipset secara menyeluruh. Aspek lain seperti konektivitas, kemampuan AI on-device, pemrosesan kamera melalui ISP, dan optimasi perangkat juga memainkan peran penting dalam pengalaman penggunaan nyata.
Sebagai catatan, pengujian benchmark ini dilakukan menggunakan OnePlus 15R yang dibekali chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan Vivo X300 Pro yang menggunakan Dimensity 9500. Perbandingan hasil uji Geekbench v6 dan AnTuTu v11 dari kedua chipset tersebut disajikan lebih rinci melalui tabel berikut:
Uji Benchmark Geekbench v6 dan AnTuTu v11
Parameter uji benchmark (Geekbench 6 dan AnTuTu v11) | Snapdragon 8 Gen 5 (poin) | Dimensity 9500 (poin) |
Single core | 2.837 | 3.452 |
Multi core | 9.352 | 10.128 |
Skor AnTuTu | 2.961.236 | 3.622.840 |
CPU | 914.878 | 942.069 |
GPU | 974.402 | 1.364.441 |
Memori | 382.729 | 602.541 |
UX | 689.228 | 713.788 |
Pengujian dilakukan pada OnePlus 15R dan vivo X300 Pro via Gizmochina