Tablet Murah yang Kualitasnya Gak Kaleng-kaleng, Infinix XPAD 20

- Desain kokoh dan elegan dengan bodi plastik, casing folio praktis, dan speaker berkualitas.
- Kamera belakang 8MP yang mampu mengambil foto dokumen jelas, serta layar LCD FHD+ berukuran 11 inci dengan kecepatan refresh 90Hz.
- Ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G88 untuk kinerja sehari-hari, penyimpanan luas hingga 256GB, konektivitas 4G, AI Screen Recognition, dan baterai berkapasitas 7.000mAh.
Sebelumnya orang-orang mungkin berpikir bahwa tablet murah identik dengan kinerja yang lambat, desain yang ringkih dan spesifikasi layar yang tidak layak. Tapi tidak dengan Infinix XPAD 20.
IDN Times telah menggunakan tablet dengan harga 2 jutaan ini untuk masalah pekerjaan dan penggunaan sehari-hari. Adapun hasilnya gadget ini cukup bisa diandalkan buat kamu yang menginginkan tablet dengan bujet minimal.
1. Desain kokoh dan elegan
Infinix XPAD 20 memberikan kesan pertama yang cukup kuat. Tablet ini memiliki desain yang cukup elegan dan modern, dengan bodi plastik yang dilengkapi tepi datar yang populer dan sudut-sudut yang rapi.
Modul kamera berbentuk pil dengan lensa tunggal di bagian belakang hampir tidak menonjol, menjaga estetika tampilan yang bersih dan minimalis. Dengan ketebalan hanya 7,9 mm dan berat 498 gram, tablet ini juga sangat tipis dan ringan untuk kelasnya.
Tidak hanya perangkat, kami juga mendapatkan casing folio yang tutupnya dapat dilipat dengan mudah menjadi penyangga untuk menahan Infinix XPAD 20 dalam mode lanskap. Baik melakukan streaming entertainment atau mengikuti panggilan video, alat ini adalah tambahan yang praktis.
Selain itu, casing ini memberikan lapisan perlindungan yang cukup, terutama di sudut-sudut yang diperkuat, sambil tetap membiarkan speaker yang terpasang di sisi tablet tetap terbuka untuk output audio optimal.
Infinix XPAD 20 dilengkapi dengan sepasang speaker, yang ditempatkan di kedua sisi. Kualitas suara umumnya cukup baik, meskipun meningkatkan volume terlalu tinggi dapat menyebabkan distorsi yang cukup terasa, mengaburkan profil suara.
Tablet ini sebenarnya dilengkapi dengan port jack 3.5mm, yang terletak tepat di samping port pengisian USB-C. Artinya, pengguna dapat menghubungkan headphone, earphone, atau speaker eksternal secara langsung, menjadikannya pusat yang serbaguna untuk semua kebutuhan audio mobile.
2. Kamera belakang 8MP

Saat berbicara tentang mengambil foto, XPAD 20 dilengkapi dengan kamera belakang 8MP. Meski tidak akan menggantikan kamera ponsel, kamera ini mampu mengambil foto dokumen yang jelas dalam kondisi pencahayaan yang baik.
Di bagian depan, terdapat sensor 5MP untuk panggilan video. Perlu diingat bahwa pengguna memerlukan pencahayaan yang cukup, idealnya cahaya alami di luar ruangan untuk mendapatkan kualitas gambar yang baik.
3. Spesifikasi layar cukup mumpuni

Infinix XPAD 20 dilengkapi dengan layar LCD FHD+ berukuran 11 inci yang luas, dikelilingi oleh bezel simetris yang berkontribusi pada rasio layar-ke-bodi. Untuk tablet di kisaran harga ini, kecepatan refresh 90Hz merupakan kejutan yang wajib disambut dengan baik, menawarkan pengalaman yang jauh lebih halus.
Tentu saja, pengguna dapat dengan mudah menurunkan kecepatan refresh menjadi 60Hz untuk menghemat baterai saat diperlukan. Sementara itu, rentang warna NTSC 72% pada layar menjanjikan warna yang cerah dan realistis.
Ketajaman panel layar juga menjadi keunggulan, memungkinkan user membaca e-book, buku kerja digital atau materi PDF dalam waktu lama tanpa kelelahan mata. Spesifikasi ini menjadi poin plus karena dapat menyediakan visual yang jelas bagi penggunanya.
Sebagai tambahan, layar ini dapat mencapai kecerahan puncak 440 nits—lebih cerah daripada banyak tablet di segmen ini. Itu tentu saja cukup untuk penggunaan indoor yang nyaman, bahkan di ruangan yang terang benderang. Panel ini juga dilengkapi dengan mode Eye Comfort yang bersertifikat TÜV Rheinland, menjadi solusi ideal untuk penggunaan malam hari, secara efektif mengurangi cahaya biru dan meminimalkan kelelahan mata.
4. Cocok kinerja sehari-hari

Di balik layarnya, Infinix XPAD 20 ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G88. Prosesor 12nm tersebut menempatkan tablet ini di segmen entry-level, dengan fokus pada kinerja sehari-hari yang efisien dan daya tahan baterai yang mengesankan.
Untuk tugas berat, tablet mengandalkan dua inti Cortex-A75 dengan kecepatan hingga 2.0GHz, didukung oleh enam inti Cortex-A55 pada 1.8GHz untuk tugas yang kurang intensif. Tugas grafis ditangani oleh GPU Mali-G52 dual-core dalam skenario grafis yang intensif, terutama saat menjalankan aplikasi yang membutuhkan sumber daya tinggi.
Model ini tidak dirancang untuk menjalankan pengaturan tertinggi dalam game modern. Namun, meskipun posisinya sebagai perangkat ramah anggaran, XPAD 20 terbukti cukup mumpuni, terutama untuk skenario penggunaan sehari-hari. Perangkat ini dengan mudah menangani tugas-tugas sehari-hari seperti streaming video, mengunduh file saat bepergian, atau menggulir feed media sosial tanpa masalah.
5. Penyimpanan dan konektivitas
Perlu ditekankan bahwa Infinix XPAD 20 dilengkapi dengan paket penyimpanan yang luas sebesar 256GB. Lebih dari itu, pengguna dapat memperluas kapasitas penyimpanan tersebut melalui kartu microSD hingga 1TB.
Bukaan tray kartu terletak di sisi perangkat dengan ketersediaan kartu nano SIM dan kartu microSD. Infinix XPAD 20 menggunakan chipset dengan dukungan 4G, yang juga kompatibel dengan 3G dan 2G. Reviewer mengalami penerimaan sinyal yang stabil di area pengujian.
Inti dari hal ini adalah tablet tidak perlu terhubung ke hotspot Wi-Fi smartphone karena kamu dapat menggunakan slot SIM bawaan untuk mendapatkan cakupan seluler 4G di hampir seluruh wilayah. Seandainya dalam keadaan darurat, perangkat bahkan dapat berfungsi ganda sebagai hotspot portabel untuk ponsel atau laptop.
6. Tablet yang didukung AI

Masalah akal imitasi atau Artificial Intelligence (AI), perusahaan yang berbasis di China ini mengintegrasikannya dengan DeepSeek-R1, yang mencakup asisten suara Folax milik internal, AI Screen Recognition dan AI Translate.
Jadi, apa sebenarnya Folax? Folax adalah asisten produktivitas yang tak terlihat. Alat ini dibuat untuk rutinitas harian yang lebih lancar dengan kontrol suara tanpa sentuhan atau hanya dengan menekan tombol daya secara lama. Kamu bisa dengan cepat meminta Folax untuk informasi selama sesi belajar tanpa perlu meninggalkan aplikasi yang sedang digunakan.
Tentu saja, Folax tidak hanya terbatas pada perintah suara. Pengguna juga dapat menggunakannya untuk mendeskripsikan gambar di galeri atau aplikasi kamera, bahkan memintanya untuk menghasilkan gambar.
Dia bisa mendigitalkan sesuatu seperti memindai teks dari gambar dan langsung menyalinnya ke dokumen. Folax juga bisa diminta untuk menterjemahkan dengan mengarahkan kamera ke teks—fitur terjemahan gambar akan menangani sisanya secara instan.
Bila hanya perlu menerjemahkan bagian tertentu dari dokumen, user dapat memilih dan menerjemahkan bagian tersebut secara presisi sambil menjaga tata letak asli tetap utuh.
Untuk obrolan real-time, ada fitur terjemahan dalam aplikasi yang berfungsi di aplikasi populer seperti Instagram dan WhatsApp. Sedangkan percakapan langsung, mode Live Translation menawarkan terjemahan dua arah, sempurna untuk segala hal mulai dari obrolan sehari-hari hingga diskusi bisnis.
7. Ekosistem yang terhubung
Jika memiliki perangkat Infinix lainnya, kamu pasti akan menyukai fitur Instant Transfer. Fitur praktis ini memungkinkan user berbagi file dengan mudah antara perangkat Infinix yang kompatibel tanpa perlu menggunakan kabel, aplikasi pihak ketiga, atau bahkan data seluler.
Pengguna dapat dengan cepat mengirim foto, video, tugas sekolah, dan berbagai jenis file antara ponsel dan Infinix XPAD 20.
Update terbaru akan membawa Cross-Device Screen Mirroring dan Cross-Device Clipboard & App Switching. Ini berarti user akan mendapatkan aplikasi layar yang bisa terbagi dan flood window di tablet, membuka lebih banyak kesempatan untuk multitasking.
Pembaruan ini juga memungkinkan pengguna menelusuri dokumen di satu sisi layar sambil mencatat di sisi lain, atau menonton video edukatif melalui flood window. Untuk alur kerja yang benar-benar lancar, kita juga dapat menyeret dan melepas file antar aplikasi, menyalin pertanyaan, tautan penelitian atau catatan belajar dari ponsel kemudian menempelkannya langsung ke dokumen di XPAD 20.
Pengguna bahkan dapat mulai menulis pesan atau hal lainnya di ponsel dan melanjutkan secara mulus di tablet untuk pengetikan yang lebih nyaman dan pengeditan yang lebih mudah, menyalin gambar antara perangkat saat melakukan percakapan dengan teman. Semua ini bertujuan untuk membuat kehidupan digital lebih lancar dan terhubung.
8. Kinerja baterai yang memukau

Infinix XPAD 20 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 7.000mAh. Meskipun angka tersebut mungkin tidak terdengar besar mengingat layarnya yang luas dan ukurannya yang besar, kami menemukan bahwa baterai ini secara konsisten memberikan kinerja yang mengesankan dalam satu kali pengisian.
Ketahanan baterai yang mengejutkan ini sebagian besar disebabkan oleh spesifikasi internal tablet yang efisien tanpa mengonsumsi daya berlebihan. Pilihan chipset yang dikombinasikan dengan dimensi tablet, juga bekerja dengan sangat baik dalam mengelola suhu. Dalam pengujian, dia tidak pernah mengalami penurunan kinerja di bawah 87 persen dari kinerja maksimumnya.
Kala penggunaan yang normal, gadget bahkan bisa bertahan dua hari penggunaan dalam sekali pengisian daya. Infinix XPAD 20 mengandalkan pengisian daya kabel 10 watt yang berada di dalam kotak. Tapi menurut kami ini bukan kecepatan pengisian daya tercepat yang ada, dan kami tentu berharap lebih. Meski begitu, penting juga untuk diingat bahwa ini adalah tablet entry-level dan kecepatan pengisian daya mencerminkan posisi tersebut. Dalam pengujian, mengisi daya perangkat dari baterai kosong hingga penuh memakan waktu hampir 4 jam.
9. Kesimpulan Infinix XPAD 20

Setelah menguji Infinix XPAD 20 secara menyeluruh, kesimpulannya adalah meskipun harganya sangat terjangkau, tablet ini melampaui ekspektasi. Ia menawarkan desain yang elegan, layar 90Hz yang luas dan nyaman di mata, serta konektivitas seluler 4G yang sangat berguna, menjadikannya perangkat yang benar-benar bisa dibawa ke mana saja.
Ditambah dengan serangkaian fitur AI yang benar-benar berguna seperti Folax dan aplikasi Hi Translate, serta daya tahan baterai yang konsisten melebihi ekspektasi, XPAD 20 menawarkan paket yang menarik.
Tapi yang perlu diperhatikan, ini bukan perangkat gaming yang tangguh untuk game grafis berat, dan pengisian dayanya tidak secepat kilat. Jangan juga digunakan untuk aplikasi berat. Kemudian, pengguna juga untuk tidak menaruh harapan yang tinggi terhadap keyboard-nya, karena lebih lambat dan koneksi bluetooth yang kerap terputus.
Tetapi untuk harganya, XPAD 20 menawarkan pengalaman yang seimbang dan mumpuni. Bagi pelajar, pekerja kantoran, atau siapa pun yang mencari tablet Android yang terjangkau, serbaguna, dan benar-benar tahan lama serta tetap terhubung dan produktif, Infinix XPAD 20 tentu layak dipertimbangkan.
Tablet ini punya pilihan warna Stellar Grey, Frest Green, Dreamy Purple serta Rising Red. Harganya mulai dari Rp1.999.000. Kami juga menyarankan untuk sedikit menambah anggaran, memilih model yang kapasitasnya lebih luas 8+555GB/256GB seharga Rp2.499.000.
RAM tambahan tersebut akan sangat berguna untuk memastikan perangkat tetap relevan di masa depan, memberikan pengalaman yang lebih lancar dengan fitur multitasking—semua itu dengan tambahan biaya yang tidak terlalu besar.


















