Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu EIS di Kamera HP? Begini Penjelasan dan Cara Kerjanya

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Max Karpyza)
Intinya sih...
  • EIS di kamera HP adalah sistem stabilisasi yang memotong gambar dan menampilkan bagian tengah untuk menjaga kestabilan saat terjadi gerakan.
  • Cara kerja EIS cukup kompleks, melibatkan sensor kamera, gyroscope, dan software untuk menganalisis gambar serta melakukan penghalusan.
  • EIS berbeda dengan OIS karena tidak membutuhkan pemotongan pada gambar, cocok untuk perangkat ringkas, dan bisa ditemukan di berbagai perangkat selain HP.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Aspek penting di kamera HP adalah sistem stabilisasi. Tanpa sistem stabilisasi yang baik, kamera akan goyang dan hasil rekaman video kurang maksimal. Ada satu sistem stabilisasi video yang kerap ditemukan di HP, yaitu Electronic image stabilization (EIS). Sistem tersebut menggunakan bantuan sensor gyroscope dan mencoba menstabilkan video lewat rekayasa software.

Untuk itu, kehadiran EIS di HP sangat penting, khususnya bagi HP yang berfokus pada fotografi. Sebagai pengguna, kamu juga harus memahami apa itu EIS, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa EIS penting bagi HP. Yuk, simak seluk peluk terkait EIS di bawah ini!

1. Apa itu EIS di kamera HP?

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Taan Huyn)

Laman resmi HUAWEI menerangkan kalau EIS merupakan sistem stabilisasi yang menstabilkan foto atau video dengan cara memotong gambar. Secara umum, EIS akan memotong gambar dan hanya menampilkan bagian tengah dari gambar tersebut. Saat terjadi gerakan, EIS akan menyesuaikan pemotongan tersebut agar gambar menjadi stabil. EIS bekerja dengan mengandalkan processing software. Jadi, OS yang optimal sangat penting untuk menjamin kestabilan dari foto dan video.

2. Cara kerja EIS di kamera HP

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Akshar Dave🌻)

EIS memiliki cara kerja yang cukup kompleks karena memanfaatkan banyak aspek di kamera dan perangkat. Dilansir Insta360, tahap pertama adalah dengan mendeteksi gerakan lewat sensor kamera. Dalam proses ini, sensor gyroscope juga akan memonitor gerakan dan orientasi dari perangkat. Setelah itu, software EIS akan menganalisis gambar yang ditangkap oleh sensor.

Hasil analisis gambar dan deteksi gerakan oleh gyroscope kemudian akan diolah per frame. Langkah terakhir adalah melakukan penghalusan menggunakan algoritma yang sudah ada di sistem EIS dan software HP itu sendiri. Semua proses tersebut terjadi secara real time dalam waktu yang sangat singkat sehingga tak akan disadari oleh pengguna.

3. Perbedaan EIS dengan OIS

ilustrasi HP
iilustrasi HP (unsplash.com/Randy Tarampi)

Selain EIS, terdapat satu sistem stabilisasi lain yang tak kalah populer, yaitu Optical Image Stabilization (OIS). Dilansir Android Authority, OIS merupakan sistem stabilisasi berbasis hardware yang memanfaatkan micro-electromechanical system (MEMS) dan gyroscope. Hardware OIS berlokasi di sensor kamera. Saat HP berguncang, OIS akan bergerak sehingga sensor tetap berada di posisinya dan gambar tak bergoyang.

Karena merupakan sistem berbasis hardware, OIS tidak melakukan pemotongan pada gambar. Stabilisasinya juga lebih optimal dan kamu tak akan mendapat jelly effect pada video. Video terlihat lebih natural, kualitasnya terjamin, dan OIS bisa bekerja optomal di berbagai kondisi. Di HP, OIS dan EIS juga bisa bekerja sama demi menghasilkan hasil foto dan video terbaik.

4. EIS tak hanya ada di HP

ilustrasi HP
iilustrasi HP (unsplash.com/Andrey Matveev)

EIS bukanlah sistem stabilisasi yang ekslusif untuk perangkat smartphone atau HP. Berbagai sumber menjelaskan kalau EIS juga bisa ditemukan di perangkat lain seperti kamera profesional hingga action cam seperti GoPro. EIS menjadi populer di berbagai perangkat karena bisa menjadi solusi cerdas bagi perekaman video. EIS tak membutuhkan hardware yang mahal, kompleks, dan tidak memakan tempat. Hal tersebut membuat EIS cocok untuk perangkat yang ringkas. Stabilisasi EIS juga optimal sehingga ideal digunakan di berbagai situasi dan kondisi.

5. HP yang menggunakan EIS

ilustrasi HP
iilustrasi HP (unsplash.com/Josh Power)

Terdapat banyak perangkat yang menggunakan EIS, mulai HP mid-range, flagship, bahkan HP gaming . Dilansir Epey, beberapa di antaranya adalah Samsung Galaxy A54, realme GT 6T, Xiaomi Black Shark 4, Samsung Galaxy A33, realme 6 Pro, OPPO Reno 6, Redmi Note 9T, realme X2 Pro, hingga Xiaomi Mi 9 Lite. Berkat kehadiran EIS, perekaman video di semua HP tersebut bisa menjadi stabil sehingga cocok buat vlogging atau membuat konten.

Perekaman video jadi makin stabil, foto selalu tajam, blur di foto bisa diminimalisir adalah sederet yang dipengaruhi oleh EIS di kamera smartphone. Pemahaman ini jadi cukup penting agar kamu bisa memaksimalkan kemampuan kamera HP.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

BioskopKeren Penuh Malware, Ini 5 Situs Nonton Film Terbaru Aman

07 Feb 2026, 21:04 WIBTech