Apa Itu EIS di Kamera HP? Begini Penjelasan dan Cara Kerjanya

- EIS di kamera HP adalah sistem stabilisasi yang memotong gambar dan menampilkan bagian tengah untuk menjaga kestabilan saat terjadi gerakan.
- Cara kerja EIS cukup kompleks, melibatkan sensor kamera, gyroscope, dan software untuk menganalisis gambar serta melakukan penghalusan.
- EIS berbeda dengan OIS karena tidak membutuhkan pemotongan pada gambar, cocok untuk perangkat ringkas, dan bisa ditemukan di berbagai perangkat selain HP.
Aspek penting di kamera HP adalah sistem stabilisasi. Tanpa sistem stabilisasi yang baik, kamera akan goyang dan hasil rekaman video kurang maksimal. Ada satu sistem stabilisasi video yang kerap ditemukan di HP, yaitu Electronic image stabilization (EIS). Sistem tersebut menggunakan bantuan sensor gyroscope dan mencoba menstabilkan video lewat rekayasa software.
Untuk itu, kehadiran EIS di HP sangat penting, khususnya bagi HP yang berfokus pada fotografi. Sebagai pengguna, kamu juga harus memahami apa itu EIS, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa EIS penting bagi HP. Yuk, simak seluk peluk terkait EIS di bawah ini!
1. Apa itu EIS di kamera HP?

Laman resmi HUAWEI menerangkan kalau EIS merupakan sistem stabilisasi yang menstabilkan foto atau video dengan cara memotong gambar. Secara umum, EIS akan memotong gambar dan hanya menampilkan bagian tengah dari gambar tersebut. Saat terjadi gerakan, EIS akan menyesuaikan pemotongan tersebut agar gambar menjadi stabil. EIS bekerja dengan mengandalkan processing software. Jadi, OS yang optimal sangat penting untuk menjamin kestabilan dari foto dan video.
2. Cara kerja EIS di kamera HP

EIS memiliki cara kerja yang cukup kompleks karena memanfaatkan banyak aspek di kamera dan perangkat. Dilansir Insta360, tahap pertama adalah dengan mendeteksi gerakan lewat sensor kamera. Dalam proses ini, sensor gyroscope juga akan memonitor gerakan dan orientasi dari perangkat. Setelah itu, software EIS akan menganalisis gambar yang ditangkap oleh sensor.
Hasil analisis gambar dan deteksi gerakan oleh gyroscope kemudian akan diolah per frame. Langkah terakhir adalah melakukan penghalusan menggunakan algoritma yang sudah ada di sistem EIS dan software HP itu sendiri. Semua proses tersebut terjadi secara real time dalam waktu yang sangat singkat sehingga tak akan disadari oleh pengguna.
3. Perbedaan EIS dengan OIS

Selain EIS, terdapat satu sistem stabilisasi lain yang tak kalah populer, yaitu Optical Image Stabilization (OIS). Dilansir Android Authority, OIS merupakan sistem stabilisasi berbasis hardware yang memanfaatkan micro-electromechanical system (MEMS) dan gyroscope. Hardware OIS berlokasi di sensor kamera. Saat HP berguncang, OIS akan bergerak sehingga sensor tetap berada di posisinya dan gambar tak bergoyang.
Karena merupakan sistem berbasis hardware, OIS tidak melakukan pemotongan pada gambar. Stabilisasinya juga lebih optimal dan kamu tak akan mendapat jelly effect pada video. Video terlihat lebih natural, kualitasnya terjamin, dan OIS bisa bekerja optomal di berbagai kondisi. Di HP, OIS dan EIS juga bisa bekerja sama demi menghasilkan hasil foto dan video terbaik.
4. EIS tak hanya ada di HP

EIS bukanlah sistem stabilisasi yang ekslusif untuk perangkat smartphone atau HP. Berbagai sumber menjelaskan kalau EIS juga bisa ditemukan di perangkat lain seperti kamera profesional hingga action cam seperti GoPro. EIS menjadi populer di berbagai perangkat karena bisa menjadi solusi cerdas bagi perekaman video. EIS tak membutuhkan hardware yang mahal, kompleks, dan tidak memakan tempat. Hal tersebut membuat EIS cocok untuk perangkat yang ringkas. Stabilisasi EIS juga optimal sehingga ideal digunakan di berbagai situasi dan kondisi.
5. HP yang menggunakan EIS

Terdapat banyak perangkat yang menggunakan EIS, mulai HP mid-range, flagship, bahkan HP gaming . Dilansir Epey, beberapa di antaranya adalah Samsung Galaxy A54, realme GT 6T, Xiaomi Black Shark 4, Samsung Galaxy A33, realme 6 Pro, OPPO Reno 6, Redmi Note 9T, realme X2 Pro, hingga Xiaomi Mi 9 Lite. Berkat kehadiran EIS, perekaman video di semua HP tersebut bisa menjadi stabil sehingga cocok buat vlogging atau membuat konten.
Perekaman video jadi makin stabil, foto selalu tajam, blur di foto bisa diminimalisir adalah sederet yang dipengaruhi oleh EIS di kamera smartphone. Pemahaman ini jadi cukup penting agar kamu bisa memaksimalkan kemampuan kamera HP.


















