TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Unik dan Nagih, 7 Game Gokil Ini Bisa Dimainkan Via Suara

Keren banget, rugi kalau belum nyobain!

ilustrasi game yang bisa dimainkan via suara (darkstation.com)

Industri video game selalu berusaha untuk menghadirkan cara baru dan menyenangkan untuk memainkan game itu sendiri. Alih-alih bergantung pada kecekatan dan reflek jari via kontroler, beberapa game justru menjajal mekanisme kontrol baru, salah satunya via suara.

Mekanisme kontrol via suara umumnya hadir dalam dua jenis – mengenali langsung suara yang diucapkan pemain dan menafsirkan pola bicara pemain ke dalam kata atau frasa tertentu untuk mengontrol sejumlah elemen dalam game. Hasilnya? pengalaman bermain yang unik dan berbeda dari biasanya. Berikut beberapa game unik yang bisa dimainkan via suara.

1. In Verbis Virtus

ilustrasi In Verbis Vertus (youtube.com/Indomitus Game)

In Verbis Virtus jadi game aksi petualangan yang cocok untuk mereka yang menyukai Harry Potter. Dalam dunia sihir yang ada pada game ini, pemain harus menggunakan suara mereka untuk merapal mantra, menyelesaikan teka-teki dan menyelamatkan dari para monster mengerikan dalam dungeon.

In Verbis Virtus merupakan game indie rilisan tahun 2015 yang sepenuhnya dibangun menggunakan Unity dan punya perspektif kamera orang pertama layaknya seri game Elder Scrolls. Karakter dari game ini nampak seperti yang ada pada World of Warcraft namun dengan sentuhan fantasi gelap ala-ala dunia dan karakter karangan H.P Lovecraft.

2. Tom Clancy’s EndWar

ilustrasi Tom Clancy's EndWar (store.steampowered.com)

Tom Clancy’s EndWar merupakan game RTS atau Real-Time Strategy yang pertama kali dirilis pada tahun 2008 untuk Nintendo DS, PlayStation 3, PSP dan Xbox 360, sebelum akhirnya juga tuju PC pada tahun 2009. Pada game ini, pemain dapat menggunakan suara mereka untuk memerintahkan pasukan dan mengontrol unit yang ada zona pertempuran, sesuatu yang begitu revolusioner kala itu.

Selain sebagai kontrol, pemain juga bisa melakukan chat via suara pada mode multiplayer co-op yang dimainkan secara online. Sayangnya, mode yang begitu dicintai itu resmi dihapus dari EndWar pada tahun 2018 silam.

Baca Juga: 7 Game dengan Sekuel Terbanyak, sampai Tembus Ratusan!

3. Binary Domain

ilustrasi Binary Domain (store.steampowered.com)

Salah satu game yang cukup baru di daftar ini adalah Binary Domain – game third-person shooter yang dirilis di PlayStation 3, Xbox 360 dan juga PC pada tahun 2012. Terinspirasi dari game seperti SOCOM, pemain dapat menggunakan suara mereka untuk mengucapkan kata simpel untuk memerintahkan rekan mereka, seperti “cover me” atau “fire”.

Sayangnya meski jadi salah satu game terbaru di daftar ini, Binary Domain tidak begitu sukses. Beberapa reviewer mengritik game ini karena sistem pengenalan suaranya yang kacau dan kerap kali menyalahartikan atau bahkan tidak mendengar perintah pemain.

4. Odama

ilustrasi Odama (youtube.com/Free Emulator)

Odama merupakan game unik dari tahun 2006 yang mengombinasikan elemen taktis dengan pinball. Ini juga jadi salah satu game GameCube terakhir yang diterbitkan oleh Nintendo, selain The Legend Of Zelda: Twilight Princess yang dirilis tak lama setelahnya.

Dengan mekanisme gameplay yang cukup aneh, Oda berlatar di Jepang era Feodal di mana pemain perlu menggunakan suara mereka untuk memerintahkan pasukan untuk menghindar dari Odama – sebuah bola pinball raksasa yang menghancurkan segala sesuatu yang ada di jalurnya. Game ini cukup populer pada masanya, meski terbilang berat untuk dimainkan di GameCube.

5. Lifeline

ilustrasi Lifeline (gamefabrique.com)

Dirilis oleh Sony dan Konami untuk PlayStation 2 pada tahun 2003 di Jepang, Lifeline akhirnya dirilis untuk pasar internasional pada Maret tahun 2004. Dalam game aksi RPG dengan latar luar angkasa ini, pemain menggunakan suara mereka untuk memerintahkan karakter utama melalui fitur pengenalan suara.

Sama seperti Binary Domain, Lifeline kurang begitu baik dari segi ulasan maupun pendapatan, mayoritas karena sistem pengenalan suara yang dimilikinya kurang begitu baik. Meskipun begitu, bagi beberapa pemain, Lifeline jadi game menarik yang jauh melampaui berbagai game lain pada masanya.

6. Phasmophobia

ilustrasi Phasmophobia (pcgamesn.com)

Game horor berburu hantu – Phasmophobia merupakan contoh luar biasa dari bagaimana game horor modern perlu menggunakan sistem pengenalan suara sebagai salah satu nilai jual utama. Selain dapat mendeteksi suara pemain via mikrofon yang mana berarti pemain harus juga tidak bersuara ketika aksi perburuan hantu dimulai, terdapat beberapa pertanyaan yang perlu diucapkan secara lantang untuk bisa menemukan bukti keberadaan hantu yang sedang diburu. Beberapa jenis hantu seperti Yokai, uniknya bahkan bisa menjadi sangat marah ketika pemain banyak berbicara atau berisik.

Baca Juga: Baru Rilis, 7 Game Terkeren di PlayStation Showcase 2021

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya