Bagaimana Sistem Rating Usia di Game Steam Berlaku?

- Steam menerapkan sistem rating usia fleksibel dengan menggabungkan survei konten pengembang, ulasan internal, dan regulasi wilayah tanpa bergantung pada satu lembaga resmi.
- Pengembang wajib mengisi Content Survey di Steamworks untuk menentukan label konten, sementara Valve dapat menghasilkan self-rating otomatis bagi game yang belum memiliki rating resmi.
- Rating dari lembaga seperti ESRB atau PEGI tetap bisa ditampilkan, namun regulasi nasional seperti IGRS di Indonesia dapat memengaruhi ketersediaan game di wilayah tertentu.
Steam dikenal sebagai platform distribusi game digital terbesar di dunia dengan katalog yang sangat luas. Berbeda dengan konsol yang biasanya mewajibkan rating usia resmi sebelum rilis, sistem di Steam lebih fleksibel dan menggabungkan beberapa pendekatan. Situasi saat ini membuat banyak orang bertanya bagaimana sebenarnya rating usia pada game di Steam ditentukan?
Sebagian game menampilkan rating dari lembaga seperti ESRB atau PEGI, sementara yang lain hanya memiliki label konten dari Steam sendiri. Variasi ini terjadi karena Steam tidak sepenuhnya bergantung pada satu lembaga klasifikasi usia tertentu. Mekanisme yang digunakan adalah kuesioner pengembang, ulasan internal, dan regulasi wilayah tertentu. Berdasarkan referensi dari situs resmi Steamworks, berikut adalah penjelasan sistem pemberian rating usia pada game di platform milik Valve tersebut.
1. Pengembang mengisi konten survey sebelum rilis

Sebelum game dipublikasikan, pengembang game wajib mengisi Content Survey di Steamworks. Kuesioner ini menanyakan berbagai elemen seperti kekerasan, bahasa kasar, nuditas, dan fitur interaktif. Jawaban tersebut digunakan untuk membantu Steam meninjau game serta memberi informasi kepada pemain tentang kontennya.
Setelah survei selesai, Steam membandingkan jawaban dengan build game dan halaman toko. Proses ini membantu menentukan label konten yang ditampilkan kepada pengguna. Dalam beberapa kasus, hasil kuesioner juga dapat menghasilkan rating untuk berbagai wilayah secara otomatis.
2. Steam memiliki sistem self-rating internal

Steam memiliki sistem self-rating berbasis kuesioner yang dapat menghasilkan rating usia tanpa lembaga eksternal. Pengembang hanya perlu mengisi data konten, lalu Valve menghitung klasifikasi yang sesuai. Rating yang dihasilkan kemudian ditampilkan langsung di halaman game jika tersedia. Proses tersebut sebenarnya memudahkan pengembang indie yang tidak memiliki anggaran untuk rating resmi. Cara ini membuat banyak game di Steam memiliki rating tanpa harus melalui lembaga pihak ketiga.
3. Bisa menggunakan rating pihak ketiga

Meskipun Steam memiliki sistem internal, rating dari lembaga seperti ESRB atau PEGI tetap dapat ditampilkan. Pengembang dapat memasukkan rating tersebut secara manual ke halaman store. Jika diaktifkan, Steam juga dapat menampilkan age-gate berdasarkan rating regional tersebut. Pada wilayah tertentu seperti Amerika Utara, beberapa game memang menampilkan rating ESRB di halaman store. Namun, keberadaannya tidak selalu konsisten karena tidak semua pengembang mengurus rating resmi.
4. Deskripsi konten jadi penentu penting

Steam juga menggunakan sistem deskriptor konten yang diisi pengembang. Label seperti kekerasan, darah, bahasa kasar, atau nuditas ditampilkan di halaman game. Sistem ini membantu pemain memahami konten meski tidak ada rating usia resmi. Selain dari pengembang, Steam menggabungkan data dari tag komunitas dan ulasan pengguna. Metode berlapis ini membuat klasifikasi lebih fleksibel dibanding sistem rating tradisional.
5. Regulasi nasional bisa mengubah sistem rating

Beberapa negara mewajibkan rating usia agar game bisa dijual di wilayahnya. Di Indonesia, Indonesia Game Rating System (IGRS) menjadi lembaga resmi yang kini tengah ramai dibicarakan warganet. Sistem seperti ini juga diterapkan di wilayah lain yang memiliki regulasi ketat. Jika game tidak memiliki rating, Steam dapat menyembunyikannya dari pengguna di negara tersebut. Hal ini mendorong pengembang untuk melengkapi kuesioner dan memastikan game tetap tersedia.
Dari penjelasan yang bersumber dari laman Steamworks tersebut, kita bisa menyimpulkan kalau Steam tidak memberikan rating usia pada game secara sepihak. Steam menggunakan dua cara dalam memberikan label age rating, yaitu bersumber dari lembaga seperti ESRB, dan self-rating yang diisi oleh pengembang sendiri.



![[QUIZ] Reaksi Kamu Saat Ponsel Low Battery Ungkap Cara Kamu Mengelola Stres](https://image.idntimes.com/post/20250321/close-up-hands-charging-mobile-phone-53876-13956-7dc273c135a9419c4df8c9f0f777a2c3-3f9b0390fbe77d9b80abfaa0b634aa01.jpg)














