Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
hero yang populer di M7
hero yang populer di M7 (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Intinya sih...

  • Chou hanya cocok untuk pemain berpengalaman karena membutuhkan timing dan positioning yang tepat.

  • Yve efektif di M7 berkat skill Real World Manipulation, namun sulit dimainkan di ranked karena rentan terkena pick-off.

  • Zhuxin membutuhkan tim solid untuk bersinar di ranked, sementara Uranus jarang dipilih karena sulit menggendong tim.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

M7 World Championship (M7) merupakan kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat internasional. Ia menjadi bagian dari M World Championship atau yang lebih dikenal sebagai M-Series. M7 telah menampilkan berbagai hero yang efektif dan sesuai dengan strategi tim profesional.

Menariknya, tidak semua hero Mobile Legends yang bersinar di M7 menunjukkan performa serupa di ranked. Beberapa di antaranya justru jarang digunakan karena perbedaan gameplay antara pro scene dan player biasa. Berikut lima hero yang tampil gemilang selama M7, padahal sulit bersinar di ranked!

1. Chou bukanlah hero yang cocok untuk para pemula

Chou (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Chou merupakan hero fighter yang dapat dimainkan sebagai EXP laner maupun roamer. Meski begitu, fleksibilitasnya tidak otomatis membuatnya laris manis di ranked. Hero yang dijuluki Kung Fu Boy ini hanya mencatat persentase pick (pick rate) sebesar 0,93 persen karena membutuhkan timing dan positioning yang tepat agar bisa berkontribusi dalam team fight.

Sebaliknya, di level kompetitif, Chou menjadi senjata andalan untuk mengunci hero core lawan lewat skill ultimate-nya, The Way of Dragon. Sepanjang M7, ia tercatat dimainkan sebanyak 58 kali. Selangor Red Giants (SRG) dan Aurora Gaming menjadi dua tim yang paling sering memanfaatkan Chou untuk memenangkan pertandingan.

2. Ranked bukan medan yang ideal bagi Yve untuk unjuk gigi

Yve (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

M7 memang menjadi panggung ideal bagi Yve untuk memamerkan taringnya. Berkat skill Real World Manipulation, ia dapat menahan pergerakan lawan dari jarak aman. Dari total 51 kali pick, Alter Ego (AE) menjadi salah satu tim yang sukses memaksimalkan kemampuan Yve dalam zoning dan mengontrol area untuk mengamankan objektif.

Keunggulan ini justru menjadi pisau bermata dua. Saat mengaktifkan ultimate, Yve harus diam di tempat sehingga menjadi mangsa empuk bagi hero assassin pick-off seperti Saber dan Aamon yang bisa mengeliminasinya dalam sekali kombo. Alhasil, ia hanya mencatat pick rate sebesar 0,21 persen karena sulit dimainkan di ranked yang penuh kejutan.

3. Zhuxin membutuhkan tim yang solid agar bisa bersinar

Zhuxin (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Seperti Yve, Zhuxin juga termasuk hero mage yang sulit tampil maksimal di ranked. Persentase pick-nya cuma 0,28 persen karena hero ini sangat bergantung pada komunikasi tim. Di ranked yang jarang bertemu tim kompak, potensi Zhuxin pun jadi terbuang percuma.

Jangan salah, Zhuxin justru menjadi mage yang laris di M7. Selain tercatat di-pick sebanyak 48 kali, dirinya menjadi hero kedua yang sering kena ban dengan persentase 63,5 persen. Di tangan Hijumee dari AE dan Bober dari Virtus.pro, kombinasi Lantern Flare dan Crimson Beacon efektif memberikan poking yang mampu membatasi ruang gerak lawan.

4. Uranus jarang dipilih di ranked karena sulit menggendong tim

Uranus (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Selain dimainkan sebagai EXP laner, Coach Xepher dari AE sukses menyulap Uranus menjadi jungler. Ia dapat berperan sebagai pelindung hero core sekaligus membuat war di area objektif menjadi lebih lama. Sepanjang M7, Uranus dimainkan sebanyak 39 kali, termasuk saat AE berhasil memulangkan Team Liquid Philipines (TLPH) di babak Knockout Stage.

Namun, performa impresifnya di pro scene tidak berbanding lurus dengan popularitasnya di ranked. Ia hanya menorehkan pick rate sebesar 0,47 persen. Walau tidak memerlukan mekanik tinggi, Uranus kurang diminati player public karena sulit solo carry dan serangannya relatif mudah dihindari.

5. Esmeralda minim peminat karena butuh timing yang tepat untuk masuk war

Esmeralda (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Esmeralda adalah hero tank/mage yang sering terabaikan di ranked. Hal ini karena ia tergolong rentan terkena serangan crowd control (CC) dan stun jika asal masuk team fight. Di tangan player amatir, Esmeralda pun sulit bersinar dengan persentase pick hanya 0,75 persen.

M7 memperlihatkan kekuatan Esmeralda yang sebenarnya saat dimainkan oleh pro player. Dengan 38 kali pick, dirinya memiliki daya tahan (durability) tinggi yang membuatnya tangguh dalam war jangka panjang. Bersama SRG dan ONIC, Esmeralda tampil solid sebagai EXP laner maupun gold laner.

Meski sepi peminat di ranked, deretan hero Mobile Legends ini bisa bersinar di M7 selama dimainkan di tangan yang tepat. Yuk, bawa mereka ke mode ranked dan buktikan bahwa mereka pantas bersinar!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team