Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hero yang Paling Banyak Kena Ban di M7 World Championship

Sora
Sora (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)
Intinya sih...
  • Grock menjadi hero yang paling sering di-ban, mencapai 66,42 persen dari keseluruhan M7.
  • Zhuxin masih menjadi mage dengan persentase ban tertinggi sejak awal dirilis, di-ban sebanyak 87 kali atau 63,50 persen dari keseluruhan pertandingan.
  • Kalea di-ban 87 kali, potensi single target CC terbaik dengan skill Tsunami Slam dan Tidal Strike memberikan efek airborne serta stun yang lama.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) paling prestisius, M7 World Championship 2025, baru saja usai. Turnamen kelas dunia tersebut dimenangkan oleh Aurora PH (RORA) setelah mengalahkan perwakilan Indonesia, Alter Ego (AE) secara telak pada grand final Minggu (25/1/2026) kemarin. Selain faktor kemampuan individu, perencanaan, kerja sama, pemilihan hero juga sangat berpengaruh dalam menentukan kemenangan.

Adapun, beberapa hero yang dianggap terlalu kuat dalam META (Most Effective Tactic Available) selalu menjadi langganan ban. Namun, ketika dilepas, hero-nya selalu mendominasi dan jadi mesin penggerak utama dalam pertandingan. Nah, penasaran apa saja hero yang paling banyak kena ban di M7 World Championship? Lihat daftar enam teratasnya di bawah ini!

1. Grock menjadi hero yang paling sering di-ban, mencapai 66,42 persen dari keseluruhan M7

Grock
Grock (dok. Moonton/Mobile Legends)

Grock menjadi hero paling haram digunakan di M7. Tank sekeras baja satu ini memang bisa diandalkan dalam segala situasi. Skill, Earthen Rampart, sangat berguna untuk mematikan langkah hero dash dan mengisolasi lawan saat team fight. Setelah revamp, skill ultimate, Tectonic Charge, juga menghasilkan damage masif.

Karena potensinya sebagai hero momen yang bisa mengubah arah pertandingan dengan sekali inisiasi, Grock menjadi hero dengan ban terbanyak. Adapun, ia di-ban sebanyak 91 kali dengan persentase ban mencapi 66,42 persen. Light dari Aurora PH adalah salah satu pengguna Grock yang paling ditakuti di M7.

2. Zhuxin masih menjadi mage dengan persentase ban tertinggi

Zhuxin
Zhuxin (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

sejak awal dirilis Zhuxin masih konsisten dalam META. Bagaimana tidak, skill, Lantern Flare, miliknya punya efek airborne yang bisa di spam berkali-kali. Alhasil, ia adalah salah satu pilihan terbaik untuk zoning dan merusak formasi lawan dalam team fight.

Dengan skill yang parah banget crowd control-nya, Zhuxin memang terlalu berisiko untuk dilepas begitu saja. Berdasarkan data, ia di-ban sebanyak 87 kali atau 63,50 persen dari keseluruhan pertandingan. Sanz dari ONIC Esports (ONIC) merupakan salah satu pemain yang nyaris tidak dikasih kesempatan untuk memilih Zhuxin, lho.

3. Kalea di-ban 87 kali, potensi single target CC terbaik

Kalea
Kalea (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Kalau soal single target CC, Kalea adalah pilihan terbaik. Skill, Tsunami Slam dan Tidal Strike memberikan efek airborne serta stun yang lama. Hero ini cocok sekali untuk pick-off atau memulai inisiasi. Sama seperti Zhuxin, Kalea di-ban dalam 87 pertandingan.

Kalea adalah salah satu hero andalan roamer dari dua tim perwakilan Indonesia, yakni Alter Ego (AE), Alekk dan ONIC, Kiboy. Omong-omong, dalam laga ONIC vs Team Liquid PH (TLPH), Kalea di-ban oleh TLPH nyaris semua ronde. Memang, persentase kemenangan Kiboy mencapai 75 persen dengan Kalea.

4. Fanny masih menjadi hero langganan ban dengan total 81 kali di-ban

Fanny
Fanny (dok. Moonton/Mobile Legends)

Sejak awal dirilis bertahun-tahun lalu, Fanny memang dianggap sebagai hero high risk, high return. Ia sangat susah dimainkan, tetapi punya potensi sebagai hero terbaik di MLBB. Fanny memiliki mobilitas dan kelincahan luar biasa. Ia bisa masuk dan menghilang dalam team fight dalam sekejap.

Di tangan jungler sekelas M7, kontrol susah Fanny bukan jadi masalah. Hero ini biasanya memang langganan ban. Ia di-ban dalam 81 pertandingan atau 59,12 persen pertandingan dari keseluruhan turnamen. Adapun, saat lolos ia bisa menjadi bencana. Misalnya, dalam laga ONIC vs Yangon Galacticons (YG), ONIC berhasil ditumbangkan karena kesulitan mengatasi Fanny milik Hannn yang lincah.

5. Yve persentase bannya mencapai 54.01 berkat damage masifnya

Yve
Yve (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Kalau soal zoning dan CC, Yve juga salah satu yang cukup diperhitungkan. Selain burst damage, Yve punya skill slow yang menyebalkan. Pada patch terbaru, Yve menjadi damage dealer yang ampuh menggerogoti darah lawan. Alhasil, ia menjadi mage kedua dengan ban tertinggi, persentasenya mencapai 54,01 persen.

Meski di-ban dalam 74 pertandingan, Yve masih sempat ditampilkan beberapa kali dan selalu menjadi hero krusial. Ia memiliki persentase kemenangan sebesar 58,82 persen. Hijumee dari AE menjadi pemain yang paling sering menggunakan Yve di M7. Ia tercatat menggunakan Yve dalam 10 pertandingan dengan 6 kemenangan.

6. Sora masih baru dirilis, tapi sudah di-ban dalam 74 pertandingan

Sora
Sora (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Baru saja dirilis pada patch terbaru, Sora masih terbilang overpowered. Ia memiliki dua set skill dengan efek CC dan burst damage yang gila-gilaan. Karena baru dirilis, performa Sora sangat bergantung pada adaptasi pemain. Namun, tetap saja ia masih ditakuti. Sora tercatat di-ban dalam 74 pertandingan.

Sora menjadi andalan EXP Laner kondang, seperti Sanford dari Team Liquid PH (TLPH) dan Kramm dari Selangor Red Giants (SRG). Sementara, Nino dari AE juga cukup mencuri perhatian dengan performa Sora yang luar biasa. Sanford menjadi yang paling baik dengan persentase kemenangan 83,33 persen dalam 6 pertandingan.

Karena terbukti perform bagus di skena esports, keenam hero yang paling banyak kena ban di M7 World Championship bisa menjadi inspirasi kamu untuk digunakan saat push rank. Mesk begitu, kemampuan masih jadi prioritas utama, ya! Jangan sampai kamu maksa menggunakan hero di atas sebelum benar-benar menguasainya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More

Cara Pakai Workout Buddy pada Apple Watch dan iOS 26

27 Jan 2026, 16:58 WIBTech