Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Monitor Cenderung Lebih Mahal dari TV?

ilusttasi monitor
ilusttasi monitor (unsplash.com/kitai)
Intinya sih...
  • Panel monitor menuntut akurasi warna lebih tinggi, dengan standar delta E yang rendah dan proses kalibrasi yang menambah biaya produksi.
  • Refresh rate dan respons time jauh lebih cepat pada monitor gaming, memerlukan panel berkualitas tinggi yang memengaruhi harga karena membutuhkan komponen khusus.
  • Konektivitas monitor lebih beragam dengan port display port dan USB C untuk berbagai perangkat profesional, menambah nilai fungsional sekaligus biaya komponen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Harga monitor PC cenderung lebih tinggi daripada TV meskipun ukuran layarnya biasanya lebih kecil. Situasi ini membuat orang bertanya: kenapa perangkat yang tampak mirip justru memiliki perbedaan harga yang mencolok. Padahal, TV punya fungsi lebih banyak dari monitor, terlebih jika sudah masuk kategori televisi pintar. Ini tidak hanya berkaitan dengan ukuran, tetapi juga fitur teknis yang tersembunyi di balik panel.

Monitor PC modern dirancang untuk kebutuhan komputasi yang menuntut presisi tinggi. Pengguna membutuhkan tampilan yang akurat saat bermain game, mengedit foto, atau bekerja pada aplikasi profesional. Kualitas akurasi inilah yang membuat monitor memiliki standar produksi yang berbeda dari TV. Selain itu, ada beberapa alasan logis kenapa monitor PC cendeung lebih mahal. Mari kita telusuri!

1. Panel monitor menuntut akurasi warna lebih tinggi

ilustrasi monitor PC
ilustrasi monitor PC (unsplash.com/alienwaregaming)

Monitor profesional menggunakan kalibrasi warna lebih ketat agar tampilan tetap akurat untuk pekerjaan kreatif. Standar delta E yang rendah membuat warna tampil konsisten di berbagai perangkat. Proses kalibrasi ini menambah biaya produksi sehingga harga monitor meningkat.

TV cenderung menyesuaikan warna agar tampak lebih mencolok untuk kebutuhan hiburan. Fokusnya bukan kepada akurasi, melainkan kepada visual yang memanjakan mata. Proses penyetelan warna yang tidak terlalu ketat membuat biaya produksi TV lebih rendah.

2. Refresh rate dan respons time jauh lebih cepat

ilustrasi monitor PC
ilustrasi monitor PC (unsplash.com/alienwaregaming)

Monitor gaming dirancang untuk menampilkan gerakan cepat tanpa blur. Refresh rate tinggi serta respons time rendah memerlukan panel berkualitas tinggi. Teknologi ini memengaruhi harga karena membutuhkan komponen khusus.

TV umumnya hanya membutuhkan refresh rate standar untuk konten film. Pergerakan pada film tidak secepat game sehingga panel tidak memerlukan waktu respons ekstrem. Biaya produksi bisa ditekan karena kebutuhan teknisnya tidak serumit monitor.

3. Konektivitas monitor lebih beragam

potret monitor PC
potret monitor PC (unsplash.com/sami9860i)

Monitor menyediakan port yang kompatibel untuk penggunaan komputer modern. Keberadaan display port dan USB C membuat monitor bisa digunakan untuk berbagai perangkat profesional. Teknologi tersebut menambah nilai fungsional sekaligus biaya komponen.

TV lebih fokus pada konektivitas hiburan rumahan. Port HDMI dan audio sudah cukup untuk kebutuhan pengguna umum. Keterbatasan port membuat biaya produksi tetap rendah.

4. Monitor dirancang untuk penggunaan intens

ilustrasi monitor PC
ilustrasi monitor PC (unsplash.com/boiq_an)

Monitor PC biasanya digunakan selama berjam-jam tiap hari. Produsen harus memastikan ketahanan panel pada tingkat kecerahan dan durasi penggunaan tinggi. Kualitas material yang lebih kuat turut berdampak kepada harga.

Di sisi lain, TV mendapatkan pola penggunaan yang lebih ringan. Perangkat ini sering digunakan pada durasi yang tidak seintens monitor. Standar ketahanan panel pun tidak disamakan sehingga biaya produksinya lebih rendah.

5. Teknologi monitor berfokus kepada kepresisian

ilustrasi PC gaming
ilustrasi PC gaming (unsplash.com/rsullkya)

Monitor harus memastikan teks tampak tajam dan detail dapat terbaca jelas. Produsen biasanya memakai kepadatan piksel lebih tinggi agar tampilan terasa nyaman untuk bekerja. Spesifikasi ini membutuhkan panel yang lebih mahal.

TV tidak memerlukan kepadatan piksel sebesar monitor karena penonton melihatnya dari jarak jauh. Detail tidak menjadi prioritas dalam perancangan TV. Faktor ini membuat panel TV bisa dibuat lebih murah dan lebih besar.

Monitor PC memiliki harga lebih tinggi karena standar teknologinya menargetkan kebutuhan profesional dan penggunaan intens. TV tetap lebih murah karena berfokus kepada hiburan rumah tanpa perlu akurasi dan ketahanan ekstrem. Sebagai info tambahan, monitor sebenarnya dapat dijadikan TV. Caranya adalah dengan menambahkan STB TV digital, antena, kemudian memasang speaker eksternal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Tech

See More

7 Cara Menurunkan Suhu GPU Tanpa Ganti Thermal Paste

30 Nov 2025, 18:05 WIBTech