Bagi gamer yang tumbuh bersama Harvest Moon: Back to Nature, Friends of Mineral Town, atau A Wonderful Life, seri Story of Seasons mungkin terasa sangat familiar. Ada ladang yang harus diurus, hewan ternak yang perlu dirawat, penduduk desa yang bisa diajak berteman, dan kehidupan yang berjalan mengikuti pergantian musim. Namun, ketika dimainkan lebih jauh, Story of Seasons memperlihatkan sejumlah perubahan dibanding game Harvest Moon klasik. Harvest Moon klasik yang dimaksud adalah seri lama yang dulu masih dikembangkan oleh Marvelous.
Perubahan itu hadir sebagai bagian dari perkembangan formula simulasi kehidupan pedesaan. Fondasi lamanya masih dipertahankan, bahkan saat ini Marvelous berfokus dalam pembuatan ulang seri lama. Meski begitu, beberapa sistem dibuat lebih luas dengan teknologi terbaru. Berikut lima perbedaan Story of Seasons dengan Harvest Moon klasik.
