10 Pertanyaan Seputar Apakah Semakin Tinggi FPS Semakin Bagus

- FPS adalah jumlah frame per detik yang memengaruhi kelancaran visual game. Semakin tinggi FPS, semakin mulus animasi, tetapi tidak selalu diperlukan untuk semua genre permainan.
- Standar FPS untuk gaming umumnya 60 FPS, cukup untuk mayoritas gamer. FPS lebih tinggi bermanfaat untuk kompetisi, tapi perlu monitor dan perangkat yang mendukung agar terasa maksimal.
- FPS tinggi meningkatkan responsivitas dan kenyamanan, tetapi membuat perangkat lebih panas dan boros daya. Pengaturan seimbang membantu menjaga performa gaming tetap optimal tanpa membebani hardware.
Pernah kamu penasaran, apakah semakin tinggi FPS semakin bagus saat bermain game? FPS memang menjadi tolok ukur penting dalam kualitas grafis dan kelancaran permainan game.
FPS adalah jumlah bingkai gambar yang ditampilkan layar setiap detiknya. Semakin tinggi FPS, maka gerakan visual biasanya terlihat lebih halus.
Namun, faktor ini tidak bisa dinilai dari angka semata karena ada aspek lain yang ikut menentukan kenyamanan bermain. Nah, berikut penjelasan yang membahas sepuluh pertanyaan populer seputar FPS. Baca selengkapnya!
1. Apa itu FPS dalam game?

FPS dalam game adalah singkatan dari frame per second, yang berarti jumlah bingkai gambar yang muncul di layar setiap detiknya. Konsep ini penting karena gambar yang kita lihat di monitor sebenarnya adalah rangkaian gambar diam yang ditampilkan sangat cepat hingga terlihat seperti gerakan nyata. Semakin tinggi angka FPS, semakin mulus transisi antar gambar, sehingga permainan terasa lebih responsif.
Melansir NVIDIA, FPS tinggi memungkinkan gamer menangkap detail gerakan lawan lebih jelas. Hal ini bisa jadi penentu kemenangan di game kompetitif. Misalnya, perbedaan antara 30 FPS dan 60 FPS dapat memengaruhi kelancaran animasi karakter, respons kontrol, hingga akurasi bidikan dalam first person shooter.
Standar umum FPS biasanya terbagi dalam beberapa kategori. 30 FPS dianggap cukup untuk game kasual. 60 FPS menjadi standar ideal untuk mayoritas gamer. Sementara 120 FPS ke atas sering diburu oleh gamer kompetitif atau pengguna monitor high refresh rate.
2. Apakah semakin tinggi FPS semakin bagus untuk gaming?
Banyak orang beranggapan bahwa semakin tinggi FPS selalu berarti lebih baik, tetapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Memang benar, apakah semakin tinggi FPS semakin bagus sering dikaitkan dengan gameplay lebih halus dan pengalaman visual lebih nyata. Namun, ada titik di mana peningkatan FPS tidak lagi terasa signifikan bagi mata manusia.
Mata manusia rata-rata mampu merasakan perbedaan FPS secara jelas hingga kisaran 60–120 FPS. Setelah melewati angka tersebut, sebagian besar orang sulit membedakan secara visual, meski gamer profesional mungkin tetap merasakan peningkatan respons input.
Dengan kata lain 60 FPS sudah cukup optimal untuk kebanyakan gamer. Sedangkan, FPS di atas 120 lebih ditujukan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan presisi ekstra.
Melansir PC Gamer, efisiensi GPU dan kemampuan perangkat keras juga berperan penting. Memaksakan FPS sangat tinggi bisa membuat perangkat bekerja lebih berat, menghasilkan panas berlebih, dan meningkatkan konsumsi daya.
Jadi, semakin tinggi FPS memang bisa memberikan pengalaman lebih halus. Namun, hal itu tidak selalu relevan bagi semua orang.
3. Apa yang terjadi jika FPS tinggi?
Ketika FPS tinggi, game akan berjalan lebih mulus, responsif, dan detail animasi terlihat lebih jelas. Hal ini membuat pengalaman bermain terasa lebih realistis dan menyenangkan.
FPS tinggi juga mengurangi efek motion blur atau gambar kabur ketika kamera bergerak cepat. Pemain game bisa bereaksi lebih akurat terhadap perubahan situasi dalam game.
FPS yang tinggi memberikan keuntungan kompetitif dalam e-sports, terutama pada genre first person shooter atau battle royale. Misalnya, dengan 144 FPS, pemain dapat melihat musuh lebih cepat dibanding mereka yang bermain di 60 FPS.
Namun, dinukil forum MMORPG, FPS tinggi dapat berdampak pada konsumsi daya dan performa perangkat. GPU akan bekerja lebih keras untuk menghasilkan lebih banyak bingkai per detik, yang berpotensi membuat laptop gaming cepat panas dan baterai lebih cepat habis.
Oleh karena itu, FPS tinggi memang menguntungkan. Akan tetapi hal tersebut harus diimbangi dengan pengaturan grafis, pendinginan perangkat, serta efisiensi energi agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
4. Apa bedanya 30 FPS dan 60 FPS?
Perbedaan paling terasa antara 30 FPS dan 60 FPS ada pada kelancaran visual saat bermain game. Pada 30 FPS, animasi terlihat lebih patah dan transisi antar gambar tidak semulus 60 FPS.
Hal ini dapat memengaruhi kenyamanan, terutama pada game yang membutuhkan reaksi cepat seperti shooter atau racing. Sementara di 60 FPS, gerakan karakter, kamera, dan efek visual tampak lebih realistis serta memberikan pengalaman yang lebih imersif.
Banyak konsol game generasi sebelumnya menjadikan 30 FPS sebagai standar karena keterbatasan perangkat keras. Namun, seiring perkembangan teknologi GPU dan monitor, 60 FPS kini dianggap sebagai standar minimum oleh mayoritas gamer PC.
Perbedaan ini juga berpengaruh pada input lag. Di 30 FPS, delay antara perintah tombol dan respons di layar lebih terasa dibandingkan di 60 FPS.
Jadi, 30 FPS masih cukup untuk game santai atau kasual, tetapi 60 FPS memberikan kenyamanan lebih baik. Inilah alasan mengapa perbedaan FPS rendah dan FPS tinggi sering menjadi bahan perdebatan, terutama di kalangan gamer yang mengutamakan performa.
5. Berapa FPS standar untuk gaming?

FPS standar untuk gaming umumnya berada di kisaran 60 FPS. Angka ini dianggap seimbang antara kualitas grafis, responsivitas, dan beban kerja perangkat keras. Dengan 60 FPS, mayoritas game bisa berjalan mulus tanpa membuat GPU atau CPU bekerja terlalu berat.
Manusia dapat menangkap perbedaan gerakan yang cukup jelas hingga kisaran 60 FPS. Itulah mengapa banyak gamer menganggap angka ini sebagai sweet spot.
Selain itu, perkembangan teknologi GPU modern bahkan memungkinkan gamer untuk menikmati 120 FPS atau lebih, terutama jika menggunakan monitor high refresh rate. Namun, peningkatan ini lebih terasa pada kompetisi atau permainan yang mengandalkan refleks cepat.
Meski begitu, FPS standar tetap bergantung pada platform. Konsol sering kali menetapkan 30 FPS atau 60 FPS sesuai kemampuan, sementara PC gaming lebih fleksibel. Jadi, FPS adalah indikator kualitas, tetapi standar terbaik tetap menyesuaikan dengan kebutuhan dan perangkat yang kamu gunakan.
6. Apakah FPS tinggi bisa bikin game lebih cepat?
Jika FPS tinggi berarti lebih banyak gambar per detik, apakah game otomatis berjalan lebih cepat? Jawabannya adalah tidak. FPS tinggi hanya membuat animasi lebih halus dan input terasa lebih responsif, tetapi kecepatan jalannya game tetap sama.
FPS tinggi meningkatkan pengalaman visual, bukan mempercepat jalannya waktu dalam game. Misalnya, sebuah karakter yang butuh 10 detik untuk berlari dari titik A ke B tetap memakan waktu yang sama, baik dimainkan di 30 FPS maupun 120 FPS. Bedanya, di FPS tinggi, pergerakan animasi akan tampak lebih detail dan transisi lebih mulus.
Namun, FPS tinggi bisa memberi keuntungan dalam reaksi pemain. Input perintah seperti menembak atau menghindar terasa lebih cepat diproses karena jeda antar frame lebih singkat. Jadi, meski game tidak benar-benar lebih cepat, pengalaman bermain memang terasa lebih gesit dan responsif di FPS tinggi.
7. Apakah monitor berpengaruh pada FPS?
Monitor tidak secara langsung menghasilkan FPS, karena FPS dihasilkan oleh GPU dan CPU. Namun, monitor berperan penting dalam menampilkan hasil FPS tersebut. Jika perangkat mampu menghasilkan 120 FPS tetapi monitor hanya mendukung 60 Hz, maka kamu hanya bisa melihat maksimal 60 FPS di layar.
Monitor dengan refresh rate tinggi seperti 120 Hz atau 144 Hz memungkinkan tampilan FPS tinggi benar-benar terlihat. Tanpa monitor yang mendukung, peningkatan FPS dari GPU akan sia-sia karena tidak ditampilkan sesuai kemampuan sebenarnya. Itulah sebabnya gamer kompetitif biasanya memilih monitor high refresh rate untuk mengimbangi performa perangkat keras.
Menukil PC Gamer, kombinasi GPU efisien dan monitor modern menjadi kunci untuk merasakan perbedaan FPS tinggi. Dengan monitor biasa 60 Hz, FPS di atas 60 tidak akan terasa maksimal. Monitor memang tidak menentukan FPS, tetapi sangat berpengaruh pada bagaimana FPS tersebut ditampilkan dan dirasakan oleh mata manusia.
8. Apakah semua game butuh FPS tinggi?
Tidak semua game membutuhkan FPS tinggi untuk bisa dinikmati. Genre game sangat memengaruhi kebutuhan FPS.
Untuk game kasual atau berbasis cerita, 30 FPS sering kali sudah cukup karena fokus utamanya ada pada alur dan visual, bukan respons cepat. Namun, pada game kompetitif seperti first person shooter atau battle royale, FPS tinggi sangat berpengaruh pada kelancaran gerakan dan kecepatan reaksi.
Genre seperti RPG atau adventure masih bisa berjalan nyaman di 30–60 FPS, sementara game kompetitif membutuhkan minimal 60 FPS atau lebih agar pemain tidak dirugikan. Sementara itu, FPS tinggi akan lebih terasa manfaatnya ketika ada banyak gerakan cepat di layar, seperti dalam balapan atau pertarungan intens.
Jadi, tidak semua game menuntut FPS tinggi. Penting bagi kamu untuk menyesuaikan kebutuhan FPS dengan jenis game yang dimainkan, agar perangkat tidak bekerja terlalu berat tanpa alasan yang jelas.
9. Apakah meningkatkan FPS selalu butuh upgrade hardware?

Meningkatkan FPS tidak selalu berarti kamu harus upgrade hardware. Ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan performa. Misalnya, menurunkan kualitas grafis, menutup aplikasi latar belakang, atau memperbarui driver GPU. Cara ini bisa membuat FPS naik tanpa perlu mengganti perangkat.
Efisiensi perangkat lunak seperti driver optimization dan fitur game mode pada sistem operasi juga bisa meningkatkan FPS secara signifikan. Penggunaan resolusi lebih rendah atau menonaktifkan efek berat seperti anti-aliasing dan ray tracing dapat membantu perangkat menghasilkan frame lebih banyak.
Namun, jika perangkat sudah terlalu tua atau GPU tidak mampu menjalankan game terbaru, upgrade hardware memang menjadi solusi terbaik. Meningkatkan FPS tidak selalu butuh upgrade, tapi optimasi software dan pengaturan grafis bisa jadi langkah pertama sebelum memutuskan beli perangkat baru.
10. Apakah FPS tinggi bisa bikin HP atau laptop cepat panas?
Ya, FPS tinggi bisa membuat HP atau laptop lebih cepat panas. Alasannya sederhana karena semakin tinggi FPS, semakin berat GPU dan CPU bekerja untuk menghasilkan lebih banyak frame per detik. Kerja ekstra ini meningkatkan konsumsi daya sekaligus suhu perangkat.
Perangkat dengan pendingin terbatas akan lebih cepat panas jika dipaksa menjalankan game di FPS tinggi. Hal ini bisa memicu thermal throttling, yaitu kondisi di mana perangkat menurunkan performanya agar tidak rusak karena panas berlebih. Akibatnya, meski FPS awalnya tinggi, lama-lama bisa turun drastis.
Produsen laptop gaming modern mulai fokus pada efisiensi GPU agar perangkat bisa tetap stabil di FPS tinggi tanpa cepat panas. Namun, tetap penting untuk menyesuaikan FPS dengan kemampuan pendinginan perangkat. Jadi, FPS tinggi memang menyenangkan, tapi perlu dikontrol agar HP atau laptop tidak mudah panas dan tetap awet digunakan.
Kesimpulan
Singkatnya, apakah semakin tinggi FPS semakin bagus? Jawabannya relatif. FPS tinggi memang bikin game lebih halus dan responsif, tapi tidak selalu wajib untuk semua genre game. Yang terpenting adalah menyesuaikan kebutuhan, perangkat, dan kenyamanan pribadi.
Kalau kamu ingin tahu lebih banyak soal game dan teknologi terbaru, jangan lewatkan artikel menarik lainnya di IDN Times.
FAQ lainnya seputar apakah semakin tinggi FPS semakin bagus
Apakah FPS tinggi memengaruhi kualitas grafis?
Tidak langsung. FPS tinggi hanya membuat animasi lebih mulus. Kualitas grafis tetap ditentukan oleh pengaturan visual dan kemampuan GPU.Apakah FPS tinggi lebih penting daripada refresh rate monitor?
Keduanya saling melengkapi. FPS tinggi akan optimal jika monitor memiliki refresh rate yang sesuai. Misalnya, 120 FPS baru terasa penuh di monitor 120 Hz ke atas.Apakah FPS bisa turun meski spesifikasi laptop tinggi?
Ya. FPS bisa turun karena software tidak optimal, driver belum diperbarui, atau adanya thermal throttling. Jadi, bukan hanya spesifikasi yang berpengaruh.Apakah FPS rendah bisa bikin mata cepat lelah?
Benar. FPS rendah sering menimbulkan efek patah dan motion blur, yang dapat membuat mata cepat lelah dan kurang nyaman saat bermain lama.Apakah FPS tinggi selalu menguras baterai HP?
Cenderung iya, karena GPU bekerja lebih keras untuk menghasilkan frame. Oleh karena itu, perlu menyesuaikan FPS dengan kapasitas baterai dan sistem pendingin perangkat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan telah melewati proses editing oleh tim content IDN Times.