Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Rekomendasi Cozy Game yang Bisa Memelihara Monster

cuplikan Moonstone Island
cuplikan Moonstone Island (dok. Studio Supersoft/Moonstone Island)
Intinya sih...
  • Cozy monster-taming game menawarkan pendekatan santai dengan fokus merawat dan membangun hubungan, bukan pertarungan agresif.
  • Lima game ini memadukan memelihara monster dengan aktivitas cozy, seperti berkebun, eksplorasi, dan membangun komunitas.
  • Genre ini cocok bagi pemain yang mencari pengalaman bermain hangat, pelan, dan menenangkan tanpa tekanan kompetitif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Monster-taming game sering diasosiasikan dengan pertarungan tanpa ampun. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, muncul gelombang game yang mengambil arah berbeda. Mereka terasa lebih santai, hangat, dan peduli pada hubungan pemain dengan dunia beserta makhluk-makhluknya. Inilah yang sering disebut cozy monster-taming game. Di sini, kamu bisa merawat, berteman, dan hidup berdampingan dengan monster, alih-alih sekadar mengalahkan mereka.

Kelima game dalam daftar ini, misalnya, menawarkan pengalaman yang menenangkan dengan pendekatan yang unik, mulai dari bercocok tanam hingga beternak makhluk lucu di dunia penuh warna. Deretan game ini cocok untuk pemain yang ingin menikmati ritme pelan lewat eksplorasi ringan dan nyaman setelah hari yang panjang. Ada game apa saja?

1. Chronomon (2024) mengikuti petualangan pemain di dunia pixel art tempat manusia dan monster hidup berdampingan

ilustrasi Chronomon
ilustrasi Chronomon (dok. Stone Golem Studios/Chronomon)

Chronomon lahir dari tangan Stone Golem Studios, sebuah studio indie. Game ini terinspirasi Pokémon klasik dan farming sim modern. Game ini pertama kali dirilis dalam versi early access pada 2024 untuk PC dengan pengembangan aktif berdasarkan masukan komunitas. Ceritanya mengikuti petualangan pemain di dunia pixel art tempat manusia dan monster hidup berdampingan. Adapun, game ini fokus pada keseimbangan alam dan kehidupan desa.

Pemain umumnya memuji Chronomon karena berhasil memadukan sistem monster-taming dengan aktivitas cozy. Pemain bisa berkebun, memancing, dan mengeksplorasi. Meski masih dalam tahap pengembangan, Chronomon bisa disebut sebagai Pokémon versi cozy yang potensinya menjanjikan.

2. Moonstone Island (2023) menjadi kombinasi eksplorasi, deckbuilding ringan, dan mengumpulkan Spirit

ilustrasi Moonstone Island
ilustrasi Moonstone Island (dok. Studio Supersoft/Moonstone Island)

Moonstone Island dikembangkan Studio Supersoft dan dipublikasikan Raw Fury pada 2023. Game ini berlatar di gugusan pulau terapung yang penuh Spirit, monster dalam game yang bisa menemani petualangan. Di sini, pemain berperan sebagai alkemis muda yang merantau untuk belajar dan bertahan hidup. Ceritanya ringan, tetapi bikin penasaran, sehingga mendorong pemain untuk menjelajah dan membangun kehidupan baru.

Ulasan pemain dan media umumnya sangat positif, terutama pada kombinasi eksplorasi, deckbuilding ringan, dan pengumpulan Spiritnya. Banyak yang menyukai kebebasan memilih pulau, membangun rumah, dan membentuk ikatan dengan Spirit. Moonstone Island menyeimbangkan sistem role-playing game (RPG) dengan suasana cozy yang konsisten.

3. Ooblets (2022) menggunakan dance battle berbasis kartu yang terasa lucu

Ooblets
Ooblets (dok. Ooblets/Glumberland)

Ooblets muncul berkat Glumberland, studio indie yang dikenal dengan gaya visual cerah dan humor ringan. Game ini pertama kali meluncur dalam early access pada 2020 dan resmi dirilis penuh pada 2022. Ceritanya sendiri berpusat di Badgetown, tempat pemain membantu membangun kembali komunitas sambil mengoleksi makhluk bernama Ooblets.

Alih-alih pertarungan, Ooblets menggunakan dance battle berbasis kartu yang terasa lucu dan tidak menegangkan. Pemain dan media pun memuji identitas unik game ini. Desain karakter hingga dialognya terbilang jenaka. Ooblets sering direkomendasikan sebagai salah satu cozy game terbaik bagi pemain yang ingin merasakan fitur monster-taming tanpa tekanan.

4. Paleo Pines (2023) menghadirkan suasana hangat dengan desain visual pastel dan musik yang menenangkan

ilustrasi Paleo Pines
ilustrasi Paleo Pines (dok. Italic Pig/Paleo Pines)

Paleo Pines berasal dari ide Italic Pig. Ia dirilis secara resmi pada 2023. Game ini menghadirkan dunia pulau yang dihuni dinosaurus jinak. Pemain berperan sebagai petani yang membangun kehidupan baru bersama makhluk prasejarah. Ceritanya sederhana karena berfokus kepada persahabatan dan pemulihan pulau yang terlupakan.

Banyak pemain menyukai pendekatan Paleo Pines yang lembut terhadap dinosaurus, menjauh dari tema kekerasan atau survival ekstrem. Sejumlah media menilai game ini berhasil menghadirkan suasana hangat dengan desain visual pastel dan musik yang menenangkan. Ulasan umumnya menekankan bahwa Paleo Pines lebih tentang merawat daripada menaklukkan sehingga menjadikannya pilihan cozy game yang menonjol.

5. Slime Rancher 2 (2022) membawa pemain ke Rainbow Island yang penuh slime warna-warni

ilustrasi Slime Rancher 2
ilustrasi Slime Rancher 2 (dok. Monomi Park/Slime Rancher 2)

Slime Rancher 2 dikembangkan dan dipublikasikan Monomi Park. Ia melanjutkan kesuksesan game pertamanya. Game yang dirilis dalam versi early access pada 2022 ini membawa pemain ke Rainbow Island yang penuh slime warna-warni. Ceritanya minimal, tetapi petualangan muncul dari eksplorasi dan eksperimen merawat slime baru.

Pemain dan media memuji peningkatan visual serta atmosfer yang lebih hidup dibanding pendahulunya. Sistem beternak slime tetap sederhana, tetapi adiktif, dengan fokus kepada memantik rasa ingin tahu dan menemukan hal baru. Slime Rancher 2 sering dianggap sebagai contoh bagaimana game bisa terasa santai tanpa kehilangan kedalaman mekanismenya.

Cozy monster-taming game menawarkan pelarian yang lembut dari dunia game yang serbacepat dan kompetitif. Alih-alih mengejar kemenangan, deretan game di atas mengajak pemain untuk membangun rutinitas, menjalin hubungan, dan menikmati proses. Ada kepuasan tersendiri saat dunia virtual terasa seperti rumah, bukan arena.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Tech

See More

7 Contoh AI yang Kita Gunakan Tanpa Sadar Setiap Hari

11 Jan 2026, 06:15 WIBTech