Kenapa HP Bisa Mati Total? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

- HP bisa mati total karena kerusakan hardware seperti baterai rusak, suhu berlebih, atau masuknya air dan debu yang merusak komponen internal.
- Masalah software juga dapat memicu mati total, misalnya akibat gagal update, bug sistem, malware, atau modifikasi sistem yang tidak tepat.
- Pencegahan dilakukan dengan menjaga penggunaan agar tidak berlebihan, melakukan perbaikan sesuai penyebabnya, dan biaya servis bervariasi tergantung tingkat kerusakan.
Salah satu masalah HP yang paling berbahaya adalah mati total (matot). HP yang mengalami mati total tak akan bisa dinyalakan, mau bagaimanapun kamu mencobanya. Jika ingin HP selamat, kamu harus memperbaiki atau mengganti komponennya. Namun, mengapa HP bisa mati total?
Alasannya ada banyak, mulai dari kerusakan hardware, software, hingga pola penggunaan yang terlalu kasar. Artinya, mati total bisa dipicu oleh faktor internal hingga eksternal. Mau tahu gimana perbaikan, cara mencegah, dan berapa biaya servis HP mati total? Berikut pembahasan lengkapnya.
1. HP mati total karena kerusakan hardware

Laman BIGRIT menjelaskan bahwa masalah hardware menjadi salah satu alasan kenapa HP mati total. Masalah hardware yang dimaksud mencakup banyak aspek, mulai dari baterai hingga adanya benda asing yang masuk ke HP. Kerusakan baterai seperti pembengkakan, suhu yang naik drastis, dan kapasitas yang menurun dengan cepat bisa menyebabkan mati total. Benda asing seperti air dan debu yang masuk ke dalam HP juga bisa merusak hardware. Kedua kerusakan tersebut awalnya hanya terjadi dalam skala kecil. Namun, kerusakannya bisa merembet ke komponen lain.
2. Mati total diakibatkan kerusakan software

Dilansir Craving Tech, mati total juga bisa terjadi akibat masalah software atau sistem. Masalah software sendiri dipicu oleh beberapa faktor, yaitu kegagalan update software, penggunaan software custom, bug sistem, hingga malfungsi software. Invasi malware atau virus juga berpotensi memicu mati total. Untuk mencegah semua hal tersebut, kamu harus cermat saat menggunakan HP. Jangan mengeklik link mencurigakan di internet, jangan utak-atik sistem HP jika tidak memahaminya, dan hindari melakukan modifikasi sistem yang berlebihan.
3. Mati total karena penggunaan terlalu kasar

Penggunaan berat seperti gaming juga berisiko menimbulkan mati total. Dilansir The Mobile Company, gaming bisa memicu masalah pada hardware seperti overheating (panas berlebih) hingga pembengkakan baterai. Penggunaan HP di luar ruangan dalam waktu yang lama juga bisa memicu hal tersebut. Selain itu, melakukan streaming terlalu lama juga memiliki risiko mati total yang cukup tinggi. Untuk itu, jika HP sudah terasa terlalu panas atau lag, sebaiknya kamu segera mengistirahatkannya. Jangan dipakai, taruh di tempat dingin, dan tunggu sampai semua fungsi HP kembali normal.
4. Cara mencegah mati total

Mati total bukan berarti HP tak bisa menyala kembali untuk selamanya. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika HP mengalami mati total, seperti menghapus data lewat mode recovery, melakukan factory reset, dan melakukan flash ulang. Namun, semua hal tersebut biasanya hanya berhasil untuk soft brick atau mati total ringan yang diakibatkan oleh masalah software. Jika terjadi masalah hardware, kamu harus membawa HP ke tempat servis. Nantinya, HP akan dibongkar, diperbaiki, bahkan komponen yang rusak bisa diganti.
5. Biaya perbaikan HP mati total

Dilansir berbagai sumber, biaya servis HP mati total cukup bervariasi tergantung pada masalahnya. Biaya mati total akibat kerusakan IC power akan merogoh kocek sekitar Rp100 ribu–Rp300 ribu. Di sisi lain, servis mati total akibat masalah software hanya dikenakan biaya sekitar Rp100 ribu–Rp200 ribuan. Perbaikan mati total yang mengharuskan pergantian hardware atau komponen jauh lebih mahal, bahkan biaya mencapai Rp1 jutaan. Namun, rincian harga tersebut juga bisa berbeda tergantung jenis HP hingga lokasi servis.
Kamu harus menghindari mati total dengan berbagai cara. Setelah diservis, juga tak ada jaminan kalau HP akan aman dari mati total hingga bertahun-tahun. HP bisa mati total pada berbagai jenis, baik itu entry-level, mid-range, HP gaming, flagship killer, hingga flagship yang harganya mencapai puluhan juta.













![[QUIZ] Dari Tab Browser Laptopmu, Ini Karakter Upin & Ipin yang Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20241027/firmbee-com-ememmpuojlw-unsplash-c5a9a0496c8116322f66abd71b467e0e.jpg)




