Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Komponen Laptop yang Sering Bermasalah

5 Komponen Laptop yang Sering Bermasalah
ilustrasi laptop (unsplash.com/Ed Hardie)
Intinya Sih
  • Artikel membahas lima komponen laptop yang paling sering bermasalah, yaitu prosesor, layar, penyimpanan, baterai, dan keyboard beserta gejala serta cara pencegahannya.
  • Masalah umum meliputi overheat pada prosesor, green line atau dead pixel di layar, kerusakan penyimpanan yang menyebabkan data hilang, baterai membengkak, hingga keyboard tidak responsif.
  • Pencegahan dilakukan dengan perawatan rutin seperti membersihkan perangkat, memperbarui driver dan BIOS, menggunakan cooling pad, serta mengganti komponen rusak bila diperlukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Laptop sudah menjadi bagian dari kehidupan industri masyarakat modern. Perangkat tersebut mampu membantu manusia dalam melakukan banyak hal, mulai dari membuat laporan, mengirim file, hingga mendapatkan hiburan gratis. Namun, laptop juga rawan terhadap masalah, khususnya pada beberapa komponen.

Masalahnya pada komponen laptop cukup beragam, mulai dari masalah ringan, menengah, hingga berat. Apa saja ciri-ciri komponen laptop yang sering bermasalah, bagaimana mencegahnya, apa penyebabnya, dan bagaimana cara memperbaikinya? Temukan jawabannya di bawah ini, yuk!

1. Prosesor bisa mengalami overheat

ilustrasi komponen laptop
ilustrasi komponen laptop (unsplash.com/Malachi Brooks)

Dilansir Acer, overheat (panas berlebih) bisa membuat kinerja laptop melambat, laptop tiba-tiba mati, dan suhu permukaan menjadi sangat tinggi. Salah satu faktor utama overheat adalah pemakaian berat yang membuat prosesor harus bekerja ekstra sehingga menghasilkan panas. Pencegahan prosesor overheat cukup mudah, yaitu jangan menaruh laptop di permukaan tidak rata, bersihkan kipas dan sirkulasi udara, lakukan repasta, gunakan cooling pad, serta hindari menggunakan aplikasi berat dalam waktu yang lama.

2. Layar bisa mengalami green line hingga dead pixel

ilustrasi laptop
ilustrasi laptop (unsplash.com/Georgiy Lyamin)

Layar merupakan komponen yang selalu berhadapan secara langsung dengan pengguna. Karena itu, kerusakan layar menjadi perkara yang sangat merepotkan. Laman Dell menjelaskan kalau beberapa kerusakan layar yang sering terjadi adalah dead pixel, black screen, white screen, flickering, dim display, gambar jadi blur, garis vertikal atau horizontal, dan kerusakan driver layar. Selain itu, green line juga kerap terjadi, khususnya pada layar OLED. Cara mengatasi semua masalah tersebut bisa dengan menyambung konektor yang longgar hingga mengganti layar.

3. Penyimpanan bisa rusak dan bikin data hilang

ilustrasi laptop
ilustrasi laptop (unsplash.com/Clint Patterson)

Penyimpanan (HDD,SSD, atau eMMC) bertugas menyimpan berbagai data di laptop, entah itu file video, foto, aplikasi, hingga sistem operasi (OS). Jika rusak, semua file akan hilang dan laptop tak bisa menyala. Dilansir LaptopOutlet, masalah penyimpanan yang umum terjadi mencakup waktu booting yang menjadi lebih lama, aplikasi lag, laptop sering mengalami gagal update, kerap muncul notifikasi sistem eror, file corrupt, dan penyimpanan tak bisa terdeteksi oleh BIOS. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari jeroan laptop yang kotor, konektor putus, atau penyimpanan sudah usang.

4. Baterai membengkak bikin daya tahan laptop berkurang

ilustrasi baterai laptop
ilustrasi baterai laptop (unsplash.com/Mika Baumeister)

Tanpa baterai, laptop tak akan bisa menyala dan harus dicolok ke sumber listrik secara konstan. Kerusakan baterai juga bisa menjalar ke komponen lain yang mana sangat berbahaya. Dilansir drphonefix, masalah baterai mencakup pembengkakan, laptop tiba-tiba mati sendiri, penurunan daya tahan dengan drastis, overheat (panas berlebih), dan terjadi masalah pengecasan. Masalah baterai ringan bisa diatasi dengan update BIOS, update driver, atau membersihkan baterai. Namun, masalah yang berat mengharuskan kamu untuk mengganti baterai.

5. Keyboard sering kurang responsif dan tak bisa ditekan

ilustrasi keyboard laptop
ilustrasi keyboard laptop (unsplash.com/Hal Gatewood)

Kerusakan keyboard dapat dipicu oleh masalah hardware atau software. Masalah software bisa dengan mudah diatasi dengan update software atau menginstal driver. Namun, masalah hardware lebih rumit karena kamu harus mengencangkan konektor hingga mengganti keyboard. Laman Laptop Keys menerangkan kalau masalah pada keyboard yang sering terjadi ada tiga, yaitu keyboard kurang responsif, keypad yang mengetik sendiri, dan adanya kerusakan layout. Kamu bisa mengecek kerusakan dengan bantuan aplikasi pihak ketiga atau mengetik

Itulah pembahasan terkait beberapa komponen laptop yang sering bermasalah. Semoga pembahasan tersebut bisa berguna bagi kamu, khususnya dalam hal mengidentifikasi dan memperbaiki masalah laptop. Namun, ada satu hal yang harus dilakukan oleh semua pengguna agar laptop tak bermasalah, yaitu selalu merawat, menjaga, dan menghindari penggunaan yang berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More