Review Early Access PUBG: BLINDSPOT, Taktikal Top-Down yang Menjanjikan

- PUBG: BLINDSPOT adalah game tactical shooter 5v5 dengan sudut pandang top-down, fokus pada pertandingan singkat, kerja sama tim, dan kontrol area yang presisi.
- Desain karakter PUBG: BLINDSPOT terasa familiar dengan karakter dari game taktis lain seperti Rainbow Six Siege dan Valorant, namun memiliki identitas sendiri.
- PUBG: BLINDSPOT menyediakan mode Team Deathmatch, Unranked, dan Ranked dengan performa server yang stabil di Asia serta keterlibatan aktif developer dalam pengembangan permainan.
PUBG: BLINDSPOT akhirnya resmi meluncur ke fase early access pada 5 Februari 2026. Sebagai spin-off dari PUBG: Battlegrounds, game ini langsung mencuri perhatian karena berani meninggalkan formula battle royale dan beralih ke format 5v5 tactical shooter dengan sudut pandang top-down. Pendekatan ini membuat BLINDSPOT tampil sebagai eksperimen yang cukup berani dari KRAFTON dan PUBG Corporation.
Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang mulai memainkan PUBG: BLINDSPOT sejak satu hari setelah perilisan dan terus memainkannya secara konsisten selama lebih dari lima hari. Seluruh impresi dalam artikel ini berasal dari versi early access yang saat ini tersedia gratis di Steam, dengan fokus pada kondisi permainan, sistem yang sudah ada, serta arah pengembangannya ke depan.
1. PUBG: BLINDSPOT dan pendekatan gameplay yang berbeda

PUBG: BLINDSPOT merupakan game tactical shooter 5v5 dengan sudut pandang top-down, dikembangkan oleh ARC Team bersama PUBG Corporation dan diterbitkan oleh KRAFTON, Inc. Tidak seperti PUBG: Battlegrounds yang menekankan skala besar dan survival jangka panjang, BLINDSPOT berfokus pada pertandingan singkat berbasis ronde, kerja sama tim, serta kontrol area yang presisi.
Setiap pemain memilih Agent dengan peran, senjata, dan gadget yang sudah ditentukan. Sistem penglihatan menjadi elemen kunci karena pemain hanya bisa melihat musuh dalam cone of vision miliknya, sementara informasi tersebut bisa dibagikan ke seluruh tim. Mekanik ini membuat komunikasi, positioning, dan rotasi tim menjadi faktor yang sangat menentukan jalannya pertandingan.
2. Desain Agent dan inspirasi yang terasa familiar

Dari sisi desain karakter, PUBG: BLINDSPOT menghadirkan roster Agent yang secara visual dan mekanik terasa familiar bagi pemain game taktis lain. Beberapa Agent mengingatkan penulis pada karakter dari Rainbow Six Siege maupun Valorant, meskipun tidak sepenuhnya identik dan tetap memiliki identitas sendiri.
Sebagai contoh, Apex secara visual mengingatkan pada Phoenix dari Valorant. Wilson memiliki pendekatan mekanik yang serupa dengan Blitz dari Rainbow Six Siege. Dropout membawa nuansa gas beracun yang mengingatkan pada Smoke dan Viper, sementara Fanatic berperan sebagai support dengan fungsi yang mendekati Doc dan Rook. Karnival memiliki gaya bermain agresif ala Sledge, sedangkan Zen secara visual mengingatkan pada Nøkk. Kesamaan ini terasa lebih sebagai inspirasi ekosistem Agent, bukan peniruan langsung.
3. Struktur mode permainan dan alur pertandingan

Saat ini, PUBG: BLINDSPOT menyediakan tiga mode utama yang bisa dimainkan secara online, yaitu Team Deathmatch, Unranked, dan Ranked. Mode kompetitif atau ranked sudah tersedia dan ditambahkan dalam versi early access per 12 Februari 2026. Meski demikian, penulis jarang menemukan bot karena hampir setiap pertandingan diisi oleh pemain atau player sungguhan.
Mode Team Deathmatch berlangsung selama lima menit per match dengan sistem respawn tanpa batas. Tim yang lebih dulu mencapai 30 kill, atau memiliki kill terbanyak saat waktu habis, akan menjadi pemenang. Pemain juga dapat mengganti Agent setiap kali mati, sehingga mode ini terasa fleksibel dan cocok untuk eksperimen gaya bermain.
Sementara itu, mode Unranked atau Ranked mengusung format attack and defense yang sangat mirip dengan Rainbow Six Siege. Setiap ronde berlangsung selama dua menit 20 detik, dengan sistem best of seven atau tim pertama yang memenangkan empat ronde. Kondisi kemenangan meliputi menanam atau menonaktifkan Decryptor, menghabisi tim lawan, atau bertahan hingga waktu habis.
4. Performa server dan pengalaman bermain di Asia

Untuk pemain Indonesia, PUBG: BLINDSPOT saat ini terhubung ke server China dan Asia. Dalam pengalaman bermain penulis, koneksi terasa stabil tanpa gangguan lag yang berarti. Sebagian besar pemain yang ditemui berasal dari China dan Korea, namun hal tersebut tidak berdampak signifikan pada kualitas pertandingan.
Waktu pencarian match juga tergolong cepat untuk ukuran game early access. Rata-rata waktu tunggu berada di kisaran satu menit, bahkan dalam beberapa kesempatan hanya membutuhkan hitungan detik. Dengan basis pemain yang masih berkembang, kondisi ini menunjukkan bahwa matchmaking sudah berjalan cukup sehat.
5. Kesan awal, komunitas, dan arah pengembangan

Salah satu aspek yang paling menonjol dari PUBG: BLINDSPOT adalah komunitas dan keterlibatan developer. Server Discord resmi tergolong aktif dan pihak developer menyediakan ruang khusus bagi pemain untuk menyampaikan saran serta masukan. Selama bermain, penulis juga tidak menemukan bug yang mengganggu jalannya permainan.
Keterbatasan tetap ada, terutama karena statusnya masih early access. Sistem pertemanan masih terbatas dan pilihan senjata per Agent belum variatif. Namun, developer telah mengonfirmasi bahwa ke depannya akan hadir Agent baru dengan senjata eksklusif, peta tambahan, serta peningkatan kualitas secara menyeluruh.
6. Perspektif developer dan data pemain

Dalam halaman Steam, developer menjelaskan bahwa early access dipilih untuk menerapkan konsep open development, di mana feedback komunitas akan langsung memengaruhi sistem, keseimbangan, dan arah permainan. PUBG: BLINDSPOT direncanakan berada di fase early access selama kurang lebih 12 bulan sebelum menuju rilis penuh.
Berdasarkan data SteamDB per 14 Februari 2026, PUBG: BLINDSPOT mencatat 66,65 persen ulasan positif dari lebih dari 2.000 pengguna. Angka pemain aktif harian konsisten berada di atas 1.000 pemain, dengan puncak tertinggi mencapai 3.251 pemain sepanjang waktu. Pada hari peluncuran, jumlah pemain sempat menyentuh hampir 3.000 orang secara bersamaan.
Sebagai game early access, PUBG: BLINDSPOT sudah menghadirkan fondasi gameplay yang solid dengan identitas taktis yang jelas dan eksekusi yang rapi. Dengan dukungan komunitas yang aktif dan komitmen pengembang terhadap pengembangan jangka panjang, BLINDSPOT menunjukkan potensi sebagai salah satu tactical shooter top-down yang patut dipantau perkembangannya ke depan.


















