RRQ Huda Sabet Gelar Juara IFEL National Championship 2025

Turnamen IFEL National Championship 2025 berhasil digelar dengan megah selama dua hari penuh, tepatnya pada 23–24 Agustus 2025, di mana para pemain eFootball terbaik se-Indonesia berkumpul untuk merebut gelar juara nasional paling prestisius. Ajang ini berlangsung dengan ketat sejak babak awal, menampilkan atmosfer menegangkan karena nama-nama besar seperti RRQ Huda, Yoga A, Dennis B, dan lainnya bersaing secara intens demi mengukir prestasi dan tentunya demi trofi yang membanggakan. Gelar ini tidak hanya menyimbolkan dominasi di ranah eFootball, tetapi juga menjadi titik balik bagi Huda untuk membuktikan bahwa konsistensi dan strategi matang bisa membawanya jauh melampaui ekspektasi publik.
Pada akhirnya, RRQ Huda sabet gelar juara IFEL National Championship 2025. Penampilannya yang stabil dan tak terkalahkan sejak group stage hingga babak grand final membuat sorotan publik tertuju padanya, mempertegas bahwa ia adalah salah satu pemain paling bersinar di skena eFootball nasional tahun ini. Di tengah antusiasme tinggi para penggemar dan komunitas esports, Huda membuktikan bahwa dirinya bukan hanya sekadar talent muda, tetapi juga kandidat kuat untuk mewakili Indonesia di ajang internasional tingkat dunia.
1. Perjalanan penuh drama dari group stage hingga grand final

Pada fase group stage yang berlangsung begitu kompetitif, Huda melewati tujuh pertandingan dengan catatan yang mencerminkan kegigihan dan adaptasi strategi yang cermat. Ia berhasil merebut kemenangan meyakinkan atas Abdul H (3-0), Redha M (2-1), Yoga A (4-1), dan Alvin P (2-1), ini menunjukkan kekuatan ofensif dan kemampuan tetap tenang di bawah tekanan. Namun, catatan tersebut juga mencakup momen kurang memuaskan yakni dua kekalahan dari Dennis B (1-3) dan Asgard A (0-2), serta satu hasil imbang 0-0 melawan Andi R. Kendati demikian, total lima kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan tetap memadai untuk meloloskan Huda ke babak knockout, dengan mental dan momentum yang tetap kuat.
Memasuki knockout stage, performa Huda justru semakin solid dan mengesankan secara konsisten mengalahkan lawan-lawannya. Ia menumbangkan Dennis B di upper bracket semifinal dengan skor tegas 2-0, lalu mengulangi dominasi serupa dalam menghadapi Yoga A di final upper bracket, juga menang 2-0. Babak grand final berlangsung lebih dramatis, saat Huda kembali bertemu Yoga A yang tampil lebih agresif dan menekan tetapi dengan pendekatan permainan yang sabar dan penuh perhitungan, Huda berhasil meraih kemenangan penting 2-1 untuk menutup turnamen dengan status champion undefeated. Ini semakin membuktikan bahwa bukan hanya keahlian teknis yang membuatnya bersinar, tetapi juga ketenangan mental di momen-momen penting.
2. Rekam jejak prestasi melesat di tingkat nasional dan internasional

Gelar juara IFEL National Championship 2025 menambah deretan prestasi Huda yang sebelumnya sudah mengilap di level nasional. Sebelum bergabung dengan RRQ untuk gelaran ini, Huda sempat meraih trofi juara Liga 2 IFEL pada 2023 bersama Nusantara United Esports, sebuah pencapaian awal yang menegaskan bakatnya di dunia kompetitif. Gelar kali ini makin memperkukuh posisinya sebagai salah satu wajah paling menonjol dalam skena esports Indonesia saat ini, dengan gaya bermain yang matang serta mental yang mulai teruji di panggung besar.
Tidak hanya di tingkat domestik, Huda juga makin memperkuat reputasinya di kancah internasional. Pada Mei 2025, ia mencatat sejarah ketika menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berlaga di Stadion San Siro, Italia, dalam eFootball Championship 2025 AC Milan Club dan keluar sebagai juara, menambah kredibilitasnya secara global. Kemudian di ASEAN Youth Esports Championship (AYESC) 2025 di Malaysia, Huda menggondol dua medali emas, yakni dari kategori putra dan ganda campuran (bersama Putri Pramesti), membuktikan bahwa talenta Indonesia bisa bersinar di wilayah Asia Tenggara. Koleksi prestasi ini menjadikan Huda bukan hanya juara nasional, tetapi juga salah satu andalan Indonesia di panggung internasional.
3. Target selanjutnya yaitu FIFAe World Cup 2025 di Riyadh

Setelah mengunci gelar juara nasional, Huda langsung mengalihkan fokus ke ajang yang lebih bergengsi: kualifikasi menuju FIFAe World Cup 2025 yang akan dihelat di Riyadh, Arab Saudi, pada Desember mendatang. Turnamen ini merupakan puncak kompetisi eFootball global, di mana para juara regional dari berbagai wilayah dunia bersaing untuk merebut mahkota dunia, sebuah kesempatan langka dan penuh tantangan. Bagi Huda, ini bukan hanya tentang menambah trofi, tapi juga tentang memperkuat reputasi dan membawa bendera Merah Putih ke panggung dunia.
Menariknya, Indonesia kini berstatus sebagai juara bertahan FIFAe World Cup setelah tim nasionalnya sukses pada tahun sebelumnya. Hal ini menambah sorotan publik serta harapan terhadap para wakilnya, termasuk Huda, untuk mengulangi prestasi gemilang tersebut. Dengan modal mental juara, pengalaman internasional, sekaligus rekam jejak tak terkalahkan di turnamen nasional baru-baru ini Huda punya pondasi kuat untuk menatap kejuaraan dunia. Tantangannya kini adalah menjaga performa, memperkuat teknik, dan memanfaatkan dukungan penuh agar bisa kembali mengharumkan nama bangsa di Riyadh.
Secara keseluruhan, perjalanan RRQ Huda sabet gelar juara IFEL National Championship 2025 adalah kisah luar biasa tentang kemampuan adaptasi, mental baja, dan keinginan kuat untuk menang. Mulai dari fase awal yang penuh ujian hingga gelar juara dengan predikat tak terkalahkan, Huda menunjukkan bahwa kerja keras plus pengalaman internasional bisa menciptakan pemimpin sejati di dunia eFootball. Kini, seluruh mata tertuju padanya saat mempersiapkan langkah selanjutnya di FIFAe World Cup 2025, dan harapan besar disematkan agar ia bisa kembali mengibarkan prestasi Indonesia di panggung dunia.