7 Game Open World yang Layak Dapatkan Sekuel

- Grim Dawn sukses dengan gameplay RPG hack-and-slash isometrik, namun masih belum mendapat game lanjutan.
- LEGO City Undercover tidak laris manis dibanding game LEGO lain, meski dipuji oleh banyak pemain.
- Sleeping Dogs mencoba menjadi game Grand Theft Auto Hong Kong, disukai banyak pemain namun sekuelnya dibatalkan.
Game yang menghadirkan dunia terbuka untuk dijelajahi menjadi semakin umum berkat meningkatkan teknologi, dengan Red Dead Redemption 2 dan Cyberpunk 2077 menjadi salah satu contoh sempurnanya.
Sayangnya, tidak semua game berhasil meledak, sukses dan menerima sekuel, di mana ada cukup banyak yang justru hanya berhenti di satu game saja. Padahal secara kualitas, game-game tersebut layak untuk mendapat game lanjutan. Berikut beberapa di antaranya.
1.Grim Dawn
Memadukan horor gothic dan Lovecraftian, Grim Dawn pada awalnya diniatkan untuk menjadi suksesor game Diablo pasca peluncuran Diablo 3 yang mengecewakan. Crate Entertainment selaku developer menyajikan gameplay RPG hack-and-slash isometrik serupa, namun dengan pendekatan yang lebih terbuka pada dunia dan misinya. Game ini sukses, melahirkan sejumlah DLC namun sayangnya masih kalah pamor dibanding Diablo. Alhasil, game rilisan tahun 2016 ini hingga kini masih belum mendapatkan game lanjutan sama sekali.
2.LEGO City Undercover
Alih-alih sebagai karakter dari franchise seperti Star Wars atau Marvel, LEGO City Undercover memungkinkan pemain untuk menjelajahi kota LEGO disamping menikmati cerita dan karakter original. Sayangnya meski dipuji oleh banyak pemain karena gameplay dan humornya, LEGO City Undercover tidak begitu laris manis di pasaran dibanding game LEGO lain yang mengadaptasi franchise kenamaan. Selain itu, game ini juga sempat eksklusif untuk Nintendo Wii U selama empat tahun sebelum akhirnya menyambangi platform lain di tahun 2017.
3.Vampyr
Sebagai Dr. Jonathan Reid, di Vampyr, pemain bisa menjelajahi kota London di tahun 1918 di tengah-tengah wabah Flu Spanyol untuk membantu pasien dan warga lainnya yang terjangkit. Akan tetapi, Jonathan tidak hanya dokter saja tapi juga vampir dan pemain diberi kebebasan untuk menghisap darah atau justru membantu orang-orang yang mereka temui di jalan. Menghisap darah NPC memberi Jonathan kekuatan, namun sebagai gantinya, menghapus NPC tersebut secara permanen.
4.Sleeping Dogs
Dari segi gameplay, bisa dilihat dengan jelas jika Sleeping Dogs mencoba untuk menjadi game Grand Theft Auto namun dengan Hong Kong sebagai latar kota utama. Meski punya beberapa kemiripan dengan game-game GTA, game ini memperluas tema drama kriminal di dunia terbuka sebeluma GTA 5 dirilis. Bertahun-tahun setelah dirilis, Sleeping Dogs masih disukai oleh banyak pemain dan sekuelnya hingga kini masih sangat dinantikan. Rencana untuk sekuel dengan protagonis dan latar baru sempat dibicarakan, namun Square Enix membatalkannya.
5.The Saboteur
The Saboteur mengajak pemain untuk menjelajagi kota Paris yang dikuasai Nazi sebagai mekanik mobil yang kemudian berubah menjadi pejuang perlawanan. Mengemudi, menjelajah dengan bebas dan bertarung di tahun 1940 an memungkinkan game ini untuk tampil menonjol dibanding kebanyakan game open world pada masanya. Sayangnya, game garapan Pandemic Studios ini kurang begitu dilirik pemain ketika dirilis pada tahun 2009 dan sebagai hasilnya, tidak laris manis di pasaran dan belum mendapat sekuel hingga sekarang.
6.Days Gone
Tidak hanya melewati proses pengembangan yang cukup berantakan, Days Gone juga tidak terjual sesuai yang diharapkan. Dirilis ketika sudah ada banyak game zombie pasca apokaliptik yang mendominasi pasar, Days Gone jadi cepat dilupakan terlepas dari fakta bahwa game ini menawarkan pengalaman bermain yang berbeda. Sempat ada rumor mengenai potensi sekuel untuk game ini namun pada Juli kemarin, Bend Studio selaku developer membantah rumor pengembangan Days Gone 2.
7.Mad Max
Avalanche Studios membuat keputusan yang bijak ketika membuat Mad Max sebagai game yang menghormati film-film di franchise-nya. Game ini mengkombinasikan combat ala game Batman Arkham dengan combat kendaraan di dunia yang didominasi oleh gurun gersang. Setelah game ini, Avalanche kembali berfokus ke seri Just Cause mereka yang kini sudah punya empat game berbeda. Sayangnya, perlakuan serupa tidak didapatkan oleh Mad Max, di mana game open world hingga kini belum memiliki game lanjutan sama sekali.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa game open world yang layak mendapatkan sekuel. Dari 7 game di atas, mana yang menurutmu paling layak dapatkan sekuel?
















![[QUIZ] Kalau Jadi Media Sosial, Platform Apa yang Paling Mewakilimu?](https://image.idntimes.com/post/20250530/1000011624-dd95267a57a2d42ed67b43f6f599b071-1d746e643d97ac6d42dd00f8acdc23a5.jpg)
![[QUIZ] Coba Tes Kepribadian Ini, Kamu Tim Android atau iPhone?](https://image.idntimes.com/post/20240415/kuis-tim-iphone-atau-tim-android-d76ab058e33f53a6ca1fe45da2088331.jpg)