Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

vivo X300 Ultra Debut di MWC 2026, Semua Lensa Bisa 4K 10-bit Log

vivo X300 Ultra Debut di MWC 2026, Semua Lensa Bisa 4K 10-bit Log
vivo X300 Ultra yang dipamerkan di MWC 2026 (youtube.com/The Verge)
Intinya Sih
  • vivo X300 Ultra resmi debut di MWC 2026 Barcelona sebagai varian Ultra pertama yang dirilis global, termasuk akan hadir di Indonesia setelah mengantongi sertifikasi Postel Komdigi.
  • Smartphone ini menonjol lewat kemampuan perekaman 4K 120fps 10-bit Log di semua lensa dengan dukungan OIS, Dolby Vision, serta workflow profesional seperti APV 422 dan ACES.
  • Dilengkapi sistem audio empat mikrofon, mode sinematik instan, serta aksesori modular seperti telephoto extender dan camera cage untuk pengalaman produksi konten lebih fleksibel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

vivo memamerkan kemampuan kamera andalannya lewat vivo X300 Ultra dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol. Momen vivo X300 Ultra debut di MWC 2026 menjadi sinyal bahwa smartphone tersebut akan menjadi varian Ultra pertama yang dipasarkan secara global. Kabar ini cukup menarik mengingat sebelumnya varian Ultra lebih eksklusif di pasar domestik Cina.

Tak hanya itu, perangkat ini juga dipastikan meluncur di Indonesia setelah tercatat mengantongi sertifikasi dari Postel Komdigi per 25 Februari 2026. Sertifikasi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa peluncuran resminya di Tanah Air tinggal menunggu waktu. Pengguna di Indonesia bisa bersiap-siap untuk merasakan langsung teknologi yang dibawa vivo X300 Ultra ini.

Walau spesifikasi lengkapnya belum dibuka sepenuhnya, vivo sudah mengungkap sejumlah fitur kunci. Salah satu yang paling disorot ialah kemampuan merekam 4K 10-bit Log di seluruh lensa, baik wide, ultrawide, maupun telephoto. Lantas, sejauh apa kemampuan yang ditawarkan X300 Ultra? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. vivo X300 Ultra mendukung perekaman 4K 120fps Log

tampak belakang vivo X300 Ultra dilengkapi Camera Cage
tampak belakang vivo X300 Ultra dilengkapi Camera Cage (youtube.com/The Verge)

Menjelang pembukaan ajang Mobile World Congress 2026, Han Boxiao selaku manajer produk Vivo membagikan tampilan perdana Vivo X300 Ultra melalui platform Weibo pada 3 Maret 2026. Dalam postingan itu, Han mengonfirmasi bahwa X300 Ultra mengusung konsep “No Secondary Camera” Zeiss Master Lens Trinity. Konsep ini menegaskan bahwa seluruh kamera belakangnya diposisikan setara dengan kamera utama, bukan sekadar lensa pendamping.

Secara teknis, pendekatan ini memastikan seluruh rentang focal length mendukung perekaman beresolusi 4K dan frame rate berformat 120 fps 10-bit Log. Tak hanya resolusi dan bit depth tinggi, Optical Image Stabilization (OIS) hadir di setiap lensa. Hal tersebut penting untuk menjaga stabilitas dan kualitas visual saat pengguna berpindah sudut pengambilan gambar.

Selain Log, X300 Ultra juga mendukung perekaman 4K 120 fps Dolby Vision di seluruh focal length. Konsistensi ini menjadi pembeda dibandingkan dengan banyak smartphone lain yang biasanya membatasi fitur video premium pada kamera utama. Pendekatan tersebut menghapus kekhawatiran soal perbedaan kualitas antara kamera wide dan tele. Kreator pun bisa berpindah framing tanpa kompromi pada warna maupun detail.

2. Kebutuhan LUT, APV 422, hingga ACES semakin dimanjakan untuk keperluan tahap pascaproduksi

vivo X200 Ultra
vivo X200 Ultra (vivo.com.cn)

Keunggulan vivo X300 Ultra berlanjut ke tahap pascaproduksi. Perangkat ini mendukung APV 422 professional video encoding yang diklaim mampu menghasilkan kualitas mendekati kamera dedicated. Format tersebut dirancang untuk menjaga detail warna sekaligus memberi fleksibilitas lebih luas saat proses color grading. Hasil rekaman tetap kaya informasi meski melalui editing intensif.

Pengguna dapat menerapkan 3D LUT maupun custom LUT langsung saat perekaman log berlangsung. Fitur ini memungkinkan pratinjau tone warna secara real-time di lokasi shooting sehingga keputusan kreatif bisa diambil lebih cepat. vivo X300 Ultra juga kompatibel terhadap workflow ACES (Academy Color Encoding System), standar yang umum dipakai dalam produksi film profesional. Dukungan ini mempermudah integrasi footage smartphone ke pipeline sinema tanpa konversi rumit.

3. Dilengkapi sistem audio empat mikrofon dan mode sinematik instan

tampilan vivo X300 Ultra yang dibekali photography grip
tampilan vivo X300 Ultra yang dibekali photography grip (youtube.com/The Verge)

Tak hanya visual, vivo turut memperkuat sektor audio. X300 Ultra dibekali sistem empat mikrofon dan enam preset adegan (scene) yang dirancang untuk menonjolkan suara utama sekaligus meredam kebisingan sekitar. Pendekatan ini relevan bagi kreator yang merekam wawancara, vlog, atau dokumenter tanpa perangkat audio eksternal. Pengolahan suara berbasis skenario membuat hasil rekaman terdengar lebih bersih.

Untuk penggunaan praktis, vivo menyediakan dua preset warna sinematik, yakni Film Style dan Film Look. Mode ini memungkinkan pengguna memperoleh tampilan dramatis dan matang hanya lewat satu sentuhan. Tanpa perlu color grading manual, video terlihat lebih artistik dan siap dibagikan. Fitur tersebut menjembatani kebutuhan kreator profesional dan pengguna kasual dalam satu perangkat.

4. vivo juga memperkenalkan aksesori berupa telephoto extender dan rig kamera modular

aksesori ZEISS Telephoto Extender Gen2 Ultra yang menghadirkan focal length hingga 400m
aksesori ZEISS Telephoto Extender Gen2 Ultra yang menghadirkan focal length hingga 400mm (youtube.com/The Verge)

vivo juga memperkenalkan aksesori pendukung berupa ZEISS Telephoto Extender Gen2 Ultra. Mengutip GSMArena (4/3/2026), aksesori ini menghadirkan focal length hingga 400 mm ekuivalen optik, bahkan dapat mencapai 800 mm melalui in-sensor zoom cropping. Perusahaan mengklaim sistem tersebut mampu menghasilkan output 200 MP optik sehingga kualitas tetap terjaga.

Selain itu, tersedia Camera Cage yang mengubah X300 Ultra menjadi rig video portabel. Aksesori ini menyediakan mount untuk lampu tambahan, kipas pendingin multilevel, tripod, hingga tombol shutter fisik. Pendekatan modular ini memperluas fleksibilitas produksi konten di lapangan.

5. Rumor spesifikasi layar dan performa vivo X300 Ultra

Snapdragon 8 Elite Gen 5
Snapdragon 8 Elite Gen 5 (qualcomm.com)

Di luar sektor kamera, X300 Ultra disebut mengusung layar datar 6,82 inci beresolusi 2K dari BOE lengkap dengan teknologi LTPO dan bezel tipis. Panel ini dirancang untuk menampilkan warna akurat sekaligus mendukung refresh rate adaptif. Layar besar dan tajam membuat proses monitoring video dan editing ringan langsung di perangkat terasa lebih nyaman. Desainnya tetap mempertahankan kesan premium khas varian Ultra.

Dari sisi performa, perangkat ini diperkirakan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai berkapasitas sekitar 7.000 mAh. Dukungan pengisian cepat 100 W wired dan 40 W wireless turut disematkan untuk menunjang kebutuhan produksi intensif. vivo juga mengonfirmasi bahwa X300 Ultra akan meluncur di luar Cina menjadikannya model Ultra pertama yang hadir secara global. Kombinasi spesifikasi dan fitur video profesional memosisikan perangkat ini sebagai sistem kreasi film lengkap dalam satu genggaman.

Walau vivo X300 Ultra debut di MWC 2026, harga dan rincian spesifikasi lengkapnya belum diungkap. Menariknya, kehadiran smartphone ini di event tersebut sudah cukup memberikan gambaran karena fokus terbesarnya ada pada kemampuan video yang dirancang untuk kreator konten dan filmmaker mobile. Selain itu, perangkat ini dipastikan meluncur ke pasar global. Hal ini kontras dari varian Ultra sebelumnya yang hanya tersedia di Cina. Kini, publik tinggal menunggu pengumuman resmi terkait jadwal rilis global dan harga yang akan ditawarkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More