Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sony Akan Hentikan Produksi Disc PlayStation, Apa Saja Dampaknya?
PlayStation 5 (unsplash.com/@triyansh)
  • Sony akan menghentikan produksi disc untuk semua game PlayStation baru mulai Januari 2028 dan beralih sepenuhnya ke distribusi digital.

  • Perubahan ini diperkirakan berdampak pada pemain, pasar game bekas, toko ritel, dan kebutuhan penyimpanan konsol.

  • Keputusan tersebut diambil karena mayoritas penjualan game PlayStation kini sudah berasal dari unduhan digital.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sony mengumumkan bahwa seluruh game PlayStation baru tidak lagi diproduksi dalam bentuk disc mulai Januari 2028. Keputusan ini menandai perubahan besar menuju distribusi digital setelah penjualan game digital terus mendominasi dalam beberapa tahun terakhir. Game yang sudah dirilis atau dijadwalkan meluncur sebelum 2028 tetap tersedia dalam versi fisik.

Kebijakan Sony tersebut memunculkan beragam tanggapan dari komunitas pemain. Sebagian menyambut kemudahan membeli dan mengunduh game secara langsung, sementara lainnya mengkhawatirkan hilangnya kepemilikan fisik. Perubahan itu diperkirakan ikut memengaruhi industri ritel, kolektor, hingga kebiasaan para gamer. Berikut beberapa kemungkinan dampak dari kebijakan Sony menghentikan produksi disc bagi industri game.

1. Pemain akan bergantung pada distribusi digital

ilustrasi main PlayStation 5 (pexels.com/@enginakyurt)

Mulai 2028, seluruh game PlayStation baru hanya tersedia melalui PlayStation Store dan penjual digital resmi. Pemain tidak lagi memiliki pilihan membeli versi disc untuk berbagai judul terbaru. Keuntungan utamanya ialah proses pembelian menjadi lebih praktis tanpa perlu menunggu stok fisik. Game dapat diunduh segera setelah transaksi selesai. Pilihan sepenuhnya ke distribusi digital sejalan dengan perubahan pola belanja pemain dalam beberapa tahun terakhir.

2. Pasar game bekas diperkirakan menyusut

PlayStation 5 (unsplash.com/@kseverin)

Game fisik selama ini memiliki nilai jual kembali setelah selesai dimainkan. Kehadiran versi digital membuat proses itu tidak lagi memungkinkan karena lisensi melekat pada akun pengguna. Para kolektor kehilangan kesempatan memperoleh edisi fisik baru yang selama ini menjadi incaran. Nilai koleksi disc PlayStation generasi sebelumnya justru berpotensi meningkat karena jumlahnya terbatas. Di sisi lain, pemburu game bekas akan kesulitan mendapatkan game dengan harga lebih murah.

3. Kebutuhan penyimpanan akan semakin besar

PlayStation 5 (unsplash.com/@1charlessims)

Seluruh game harus diunduh ke penyimpanan internal konsol. Kapasitas SSD menjadi perhatian utama, terutama bagi pemain yang gemar memasang beberapa game berukuran besar sekaligus. Pilihan menambah SSD eksternal atau mengganti penyimpanan berkapasitas lebih besar kemungkinan menjadi kebutuhan bagi sebagian pengguna. Hal itu menambah biaya di luar pembelian game karena tidak ada lagi disc fisik.

4. Toko game fisik ikut terkena dampak

PlayStation 5 (unsplash.com/@kseverin)

Selama bertahun-tahun, toko ritel memperoleh pemasukan dari penjualan disc PlayStation. Setelah distribusi beralih sepenuhnya ke digital, sumber pendapatan tersebut diperkirakan menurun. Pelaku usaha kemungkinan akan mengalihkan fokus ke penjualan aksesori, perangkat keras, kartu hadiah digital, atau produk koleksi. Model bisnis ritel game pun diperkirakan ikut berubah mengikuti arah industri.

5. Kepemilikan game menjadi perdebatan baru

ilustrasi main PS5 (unsplash.com/@jeshoots)

Versi digital menawarkan kemudahan akses melalui akun pengguna. Meski begitu, sebagian pemain menilai kepemilikan fisik tetap memberi rasa aman karena tidak bergantung pada layanan daring. Perdebatan mengenai hak kepemilikan, pelestarian (preservasi) game, dan masa depan media fisik diperkirakan terus berlangsung setelah kebijakan Sony diumumkan. Industri video game pun memasuki babak baru yang semakin berorientasi pada layanan digital.

Menariknya, Sony mengungkapkan sekitar 80 persen penjualan game penuh pada tahun fiskal 2025 sudah berasal dari unduhan digital sehingga keputusan menghentikan produksi disc dinilai mengikuti kebiasaan mayoritas konsumennya. Di sisi lain, industri game masih menantikan apakah langkah Sony ini akan diikuti oleh Xbox atau tidak.

FAQ Seputar Sony Akan Hentikan Produksi Disc PlayStation

Apakah kaset (disc) PS4 dan PS5 lama saya masih bisa diputar setelah tahun 2028?

Ya, masih bisa. Kebijakan ini hanya berlaku untuk produksi game baru yang dirilis mulai Januari 2028. Konsol PS5 yang memiliki slot kaset (disc drive) akan tetap bisa membaca dan memutar seluruh piringan fisik game PS4 dan PS5 lama yang sudah Anda miliki atau yang Anda beli sebelum tenggat waktu tersebut.

Apakah aturan ini juga berlaku untuk game dari developer pihak ketiga (seperti EA, Ubisoft, atau Capcom)?

Ya, berlaku secara menyeluruh. Keputusan Sony untuk menghentikan produksi disc mencakup seluruh ekosistem PlayStation. Artinya, game dari developer pihak ketiga (third-party) pun tidak akan mendapatkan rilis fisik dalam bentuk piringan cakram di konsol PlayStation setelah Januari 2028.

Apakah toko ritel fisik sama sekali tidak bisa menjual game baru lagi?

Masih bisa, tetapi dalam format yang berbeda. Toko game fisik tetap dapat menjual game baru dalam bentuk kotak fisik yang berisi kode unduhan (download code) di dalamnya, bukan lagi piringan kaset. Metode ini serupa dengan yang mulai diterapkan pada beberapa game besar seperti Grand Theft Auto 6.

Apakah harga game digital akan menjadi lebih murah karena biaya produksi cakram hilang?

Kemungkinan besar tidak. Hilangnya biaya cetak fisik dan pengapalan tidak menjamin penurunan harga game digital. Harga dasar game AAA diperkirakan akan tetap mengikuti standar industri digital (yang saat ini menuju kisaran $80 atau sekitar Rp1,2 jutaan), karena kontrol harga sepenuhnya berada di tangan penerbit game dan PlayStation Store tanpa adanya kompetisi harga dari toko fisik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article