Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Timnas eFootball Indonesia Gagal Melaju ke Semifinal Asian Games 2026
Timnas eFootball Indonesia (instagram.com/pbesi_official)
  • Timnas eFootball Indonesia, diwakili Rizky Faidan dan Radinka Wiratama, terhenti di perempat final Asian Games 2026 setelah kalah agregat 1-0 dari Uzbekistan.
  • Indonesia mencapai delapan besar usai menang atas Mongolia, India, dan Hong Kong di fase grup; hasil ini melampaui penampilan eksibisi Asian Games 2018 yang berakhir di fase grup.
  • Meski eFootball gagal menyumbang medali, Indonesia masih memiliki tujuh cabang esports tersisa; sementara kontingen berada di peringkat 23 dengan satu perak dan 12 perunggu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

eFootball kembali menjadi salah satu cabang olahraga pada kompetisi olahraga bergengsi, Asian Games 2026. Game tersebut sudah masuk kompetisi sejak Asian Games 2018. Namun, baru resmi dipertandingkan sebagai ajang perebutan medali pada Asian Games 2026 ini. Adapun, Indonesia mengirimkan perwakilannya, Rizky Faidan untuk versi PC, dan Radinka Wiratama di kategori Mobile.

Kedua atlet berbakat tersebut berhasil masuk ke delapan besar. Mereka berhasil meraih kemenangan meyakinkan melawan Mongolia, India, dan Hong Kong dalam Fase Grup. Sayangnya, mereka belum bisa lanjut ke semifinal karena tumbang melawan Uzbekistan.

1. Timnas Indonesia gugur dalam pertandingan sengit melawan Uzbekistan di perempat final, kalah agregat 1-0!

Timnas Indonesia di eFootball 2026 (dok. Konami/eFootball 20226)

Setelah berjuang semaksimal mungkin, Timnas Indonesia harus mengakui kekalahan dalam laga melawan Timnas Uzbekistan yang diwakili oleh Abubakir Iminjonov (kategori PC) dan Farrukh Mirkhamitov (kategori Mobile) pada Rabu (23/8/2026) kemarin. Di kategori eFootball PC, Abubakir Iminjonov berhasil menahan imbang Rizky Faidan dengan skor 1-1. Namun, Indonesia kalah di kategori Mobile. Radinka Wiratama berhasil ditumbangkan oleh Farrukh Mirkhamitov dengan skor tipis, 2-3.

Berdasarkan hasil tersebut, Timnas Indonesia dinyatakan kalah dengan skor agregat 1-0 dari Uzbekistan. Alhasil, mereka harus tereliminasi pada babak perempat final eFootball Asian Games 2026 sekaligus memupuskan harapan Timnas Indonesia untuk meraih medali emas untuk kategori eFootball. Namun, sebenarnya timnas kita memperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan hasil pertandingan eksibisi eFootball pada Asian Games 2018. Pada saat itu, Timnas Indonesia hanya dapat bertahan hingga Fase Grup setelah kalah 2-0 dari Vietnam.

2. Rekam jejak timnas Indonesia di kompetisi eFootball internasional tidak bisa dianggap remeh

Indonesia berhasil juara AFC eAsian Cup 2023 (liquipedia.net)

Kekalahan di Asian Games 2026 ini bukan berarti timnas kita lemah. Bahkan, sebenarnya Timnas eFootball Indonesia termasuk tim kuat di kancah internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka berhasil meraih banyak penghargaan. Salah satunya adalah menjuarai AFC eAsian Cup. Penasaran prestasi apa yang dipersembahkan oleh Timnas eFootball Indonesia? Berikut daftarnya:

  • Juara 1 AFC eAsian Cup 2023 di Doha, Qatar (Rizky Faidan, Elga Cahya Putra, dan Akbar Paudie).

  • Juara 1 Piala Dunia eFootball / FIFAe World Cup 2024 di Riyadh, Arab Saudi (Rizky Faidan, Elga Cahya Putra, dan Akbar Paudie).

  • Juara 1 FIFAe Continental Championship 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia (Elga Cahya Putra dan Akbar Paudie).

Tiga kompetisi utama tersebut sudah membuktikan bahwa Timnas eFootball Indonesia memang sangat kuat. Rizky Faidan sendiri juga sudah punya jam terbang tinggi. Kekalahan di Asian Games 2026 pastinya akan dibalas pada periode berikutnya.

3. Masih tersisa 7 cabang esports lagi yang bisa diperjuangkan Timnas Indonesia

ilustrasi esports di Asian Games 2026 (aichi-nagoya2026.org)

Walau gagal mengumpulkan medali di eFootball, para atlet esports Indonesia masih jauh dari kata menyerah. Mereka masih harus memperjuangkan cabang esports lainnya yang masih tersisa. Adapun, berikut daftar dan jadwalnya:

  • Pokémon UNITE (27 September 2026)

  • Honor of Kings (HoK) (28–29 September 2026)

  • PUBG Mobile (28–29 September 2026)

  • Identity V (30 September – 2 Oktober 2026)

  • Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) (1 Oktober 2026)

Semoga perwakilan Indonesia dapat bermain maksimal dan memenangkan medali emas untuk dalam lima game di atas. Indonesia sendiri kini berada di posisi 23 klasemen sementara Asian Games 2026 dengan memeroleh 1 medali perak dan 12 medali perunggu. Apakah cabang esports akan memberikan medali emas pertama untuk Indonesia? Terus tonton dan berikan dukunganmu, ya! Adapun Asian Games 2026 dapat kamu saksikan di stasiun TV, TVRI Sports atau melalui layanan streaming, Vidio dan MAXStream.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article