Samsung Jadi Penguasa Pasar Chip DRAM Q3 2026, Cuan Abis!

- Samsung memimpin pasar DRAM global pada Q3 2026 dengan pangsa 38%, naik dari 33% setahun sebelumnya, didorong larisnya memori HBM4.
- SK Hynix berada di urutan kedua dengan 29% pangsa pasar dan Micron 21%; sementara CXMT turun menjadi 9% dari 10% pada kuartal sebelumnya.
- Pendapatan DRAM Q3 2026 naik 369% menjadi US$200 miliar akibat permintaan data center AI dan harga tinggi, yang berpotensi menaikkan harga RAM serta perangkat konsumen.
Di tengah krisis produsen RAM justru sedang banjir uang. Sebab, mereka kebanjiran pesanan karena banyak perusahaan AI yang memesan chipset DRAM atau RAM berkecepatan tinggi untuk membuat berbagai produk AI. Salah satu produsen RAM yang paling sukses di 2026 adalah Samsung.
Pada Q3 2026 (kuartal ketiga 2026) bahkan Samsung menduduki posisi pertama sebagai produsen RAM dengan pangsa pasar terbanyak. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut berhasil menumbangkan pesaingnya seperti SK Hynix hingga micron yang sejak dulu sudah terkenal sebagai salah produsen RAM terbaik. Lantas, berapa pangsa pasar Samsung pada Q3 2026 dan apa efeknya bagi konsumen? Simak penjelasannya di bawah ini!
1. Samsung punya pangsa pasar sebesar 38 persen

DRAM Samsung (semiconductor.samsung.com) Berdasarkan data dari laman Counterpoint, Samsung memimpin pasar DRAM pada Q3 2026 dengan pangsa pasar sebesar 38 persen, jauh mengungguli produsen lain. Angka tersebut mengalami kenaikan dari Q3 2025 dengan pangsa pasar 33 persen. Meski begitu, pada Q3 2025 Samsung juga tetap memimpin. Counterpoint juga menyampaikan bahwa salah satu produk paling laris dari Samsung adalah memori HBM4.
Produk tersebut mendapat sambutan baik dari konsumen dan kemungkinan Samsung bisa menduduki posisi pertama dalam penjualan HBM tahun depan. Harga memori seperti RAM juga diprediksi tetap kuat atau tetap tinggi hingga tahun depan. Jika prediksi tersebut benar Samsung akan mendapat cuan yang sangat besar. Terlebih lagi jika penjualan mereka stabil atau meroket, maka pendapatan Samsung bisa terus naik.
2. Posisi kedua dan ketiga diikuti oleh SK Hynix serta micron

DRAM SK Hynix (news.skhynix.com) Jika di posisi pertama ada Samsung, posisi kedua ditempati oleh SK Hynix. Dilansir Korea JoongAng Daily, pada Q3 2026 SK Hynix memiliki pangsa pasar sebesar 29 persen, naik 3 persen dari kuartal sebelumnya. Pendapatan SK Hynix juga naik hingga 40 persen, membuat perusahaan tersebut bisa bangkit dari kerugian yang sempat terjadi di awal tahun. SK Hynix sendiri merajai penjualan HBM3E, beda dengan Samsung yang sukses di HBM4.
Di posisi kedua ada micron yang memiliki pangsa pasar 21 persen. Kemudian, posisi keempat ditempati oleh CXMT dengan pangsa pasar 9 persen. micron sendiri mengalami demand atau permintaan yang cukup tinggi pada Q3 2026 meski pertumbuhannya lebih lambat dari Samsung. Di sisi lain, pangsa pasar CXMT justru menurun dari 10 persen pada Q2 menjadi 9 persen pada Q3. CXMT juga diprediksi sedang mengalami tekanan dan ada kemungkinan pangsa pasarnya bisa menurun pada Q4 2026.
3. Pengaruh penjualan chip DRAM bagi pasar global

DRAM Samsung (semiconductor.samsung.com) Penjualan chip DRAM tak hanya menguntungkan bagi perusahaan atau produsen, tapi juga berpengaruh pada pasar global secara luas. Laman Biggo menerangkan bahwa di Q3 2026 pendapatan dari penjualan DRAM naik hingga 369 persen. Jika dihitung nominalnya mencapai 200 miliar dolar Amerika Serikat (setara dengan Rp3,62 kuadriliun). Hal tersebut dipengaruhi oleh dua hal utama, yaitu meningkatnya permintaan dari data center AI dan naiknya harga secara gila-gilaan. Bit shipments juga naik sekitar 4 persen dan harga rata-rata DRAM per gigabit ada di angka 1,9 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp34 ribuan).
4. Apa pengaruh penjualan DRAM terhadap konsumen umum?

DRAM Samsung (semiconductor.samsung.com) Persentase atau kenaikan hingga miliaran dolar kelihatannya tidak memiliki dampak bagi konsumen awam seperti gamer dan pengguna HP. Namun, hal tersebut sama sekali tidak benar, lho! Jika penjualan DRAM terus naik produsen akan menganaktirikan memori untuk konsumen. Memori seperti DDR atau LPDDR akan dianggap tidak menguntungkan dan produksinya semakin dibatasi.
Efeknya adalah kenanikan harga, entah itu kenaikan harga RAM konsumen (seperti DDR5) hingga kenaikan harga perangkat seperti HP, tablet, dan laptop. Laman BISI juga menyampaikan bahwa spesifikasi perangkat bisa dipangkas karena harga RAM yang naik. Salah satunya adalah HP di mana di banyak perangkat yang mulai pakai RAM 4-6 GB. Padahal di tahun-tahun sebelumnya RAM 8 dan 12 GB sudah jadi standar baru.
Posisi Samsung sebagai "Raja RAM dunia" semakin kuat di Q3 2026, bahkan bisa terus kokoh hingga kuartal selanjutnya. Bagi Samsung hal tersebut merupakan kabar yang baik, tapi efeknya bisa melebar ke banyak aspek, khususnya di konsumen umum. Konsumen hanya bisa beradaptasi dengan kondisi baru di 2026 dan berharap bahwa kenaikan harga RAM bisa segera teratasi.





















