5 Tips Solo Rank Mobile Legends agar Gak Ketemu Dark System

- Hindari bermain di jam rawan yang penuh player dark system
- Prioritaskan hero power daripada hero META agar tidak berakhir jadi dark system
- Susunan hero yang tepat jadi kunci sukses seorang solo player
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) merupakan game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang sangat populer di Indonesia. Salah satu faktor yang membuat popularitasnya tak pernah pudar ialah ekosistem kompetitif yang terasa kuat, terutama saat player terjun ke mode ranked. Dalam mode ini, setiap kemenangan dan kekalahan akan memengaruhi jumlah bintang serta tier-mu.
Hampir semua player MLBB tentu ingin menaikkan tier hingga Mythic Immortal. Namun, proses ini kerap dihadapkan pada berbagai permasalahan, mulai dari bertemu player dark system hingga rekan setim yang bersikap kasar (toxic). Alhasil, perjalanan push rank-mu terasa semakin berat.
Meski begitu, Mythic Immortal bukan hanya target bagi player yang sering bermain bersama (mabar), tetapi juga bagi solo player. Lantas, bagaimana tips solo rank Mobile Legends agar gak ketemu dark system? Cari tahu tipsnya di bawah ini!
1. Hindari bermain di jam rawan yang penuh player dark system
Waktu bermain menjadi salah satu faktor krusial saat melakukan solo rank di MLBB. Jumlah player yang aktif pada jam tertentu sangat memengaruhi kualitas matchmaking. Kamu bisa saja mendapatkan tim yang kompak, tetapi di sisi lain justru berisiko dipasangkan dengan player dark system.
Masing-masing player memiliki pendapat berbeda soal waktu solo rank terbaik. Meski begitu, banyak yang sepakat kalau bermain pada jam rawan, seperti pagi hari dan tengah malam, mempunyai risiko lebih tinggi bertemu player dark system. Pada waktu tersebut, jumlah player jago cenderung menurun sehingga kamu berpotensi dipasangkan dengan tim yang justru menghambat perjalananmu menuju Mythic Immortal.
2. Prioritaskan hero power daripada hero META agar tidak berakhir jadi dark system

Most Effective Tactics Available (META) sering dijadikan patokan oleh player MLBB untuk menentukan hero dan strategi paling efektif demi meraih kemenangan. Sayangnya, di tier bawah, tidak sedikit player yang sekadar mengikuti META tanpa benar-benar memahami kekuatan dan potensi hero yang dimainkan. Contohnya, seorang jungler yang memaksakan diri bermain Hayabusa meski belum menguasainya yang akhirnya malah membebani tim.
Bagi solo player, memilih hero META tidak selalu menjamin kemenangan. Jika kamu belum terbiasa memainkannya, menggunakan hero andalan (hero power) justru lebih aman dan efektif. Meski secara teori peluang menangnya bisa lebih kecil, setidaknya kamu tetap bisa memberikan kontribusi maksimal dibanding memaksakan bermain hero META yang belum kamu kuasai.
3. Susunan hero yang tepat jadi kunci sukses seorang solo player

Draft pick adalah fase penting dalam MLBB yang menentukan hero mana yang akan di-pick atau di-ban oleh setiap tim. Komposisi tim yang ideal biasanya mengombinasikan dua elemen utama, yaitu hero sustain seperti tank dan fighter tebal serta damage dealer yang umumnya diisi marksman dan assassin. Kesalahan yang sering terjadi dan fatal selama solo rank adalah mengabaikan draft pick dan komposisi tim, misalnya roamer yang memilih support saat tim kekurangan hero tebal yang bisa menjadi inisiator team fight.
Karena itu, solo player perlu memahami komposisi dan draft pick yang efektif. Jika tim sudah diisi jungler assassin dan EXP laner damage, maka roamer sebaiknya memilih Belerick, Atlas, Tigreal, atau hero tank lainnya. Pemahaman terhadap counter hero juga menjadi nilai tambah agar timmu bisa meredam kekuatan musuh sejak early game.
4. Kuasai role krusial untuk memperkecil risiko bertemu player yang asal pick

MLBB terbagi menjadi lima role utama, yaitu EXP laner, mid laner, jungler, gold laner, dan roamer. Masing-masing role memiliki jobdesk yang berbeda pula, seperti jungler yang berfokus pada pengamanan objektif, sedangkan gold laner yang biasanya diisi marksman menjadi sumber damage utama pada fase mid hingga late game. Bahkan, satu hero bisa mengisi lebih dari satu role, di antaranya Khaleed dan Edith yang dapat dimainkan sebagai EXP laner maupun roamer.
Untuk meminimalisir risiko bertemu player dark system yang gemar melakukan pick asal-asalan, sebaiknya kamu juga menguasai role-role krusial dalam MLBB. Walau setiap player punya pandangan berbeda soal role paling berpengaruh, mayoritas setuju kalau jungler, roamer, dan gold laner memiliki peran besar dalam menentukan hasil pertandingan. Dengan menguasai satu atau lebih role ini, peluangmu meraih winstreak pun akan semakin besar.
5. Solo rank menantang player untuk menguasai makro dan mikro

Usut punya usut, masih banyak player MLBB yang lebih mementingkan kill, death, assist (KDA) dibandingkan objektif. Situasi ini sering terjadi saat tim sedang snowball sehingga player terlena mengejar kill tanpa memaksimalkan momentum untuk menghancurkan turret atau mengamankan lord. Padahal, tanpa penyelesaian objektif yang tepat, keunggulan tersebut bisa berakhir sia-sia dan bahkan membuka kemungkinan tim lawan untuk comeback.
Kemampuan makro dan mikro seorang solo player benar-benar diuji di sini. Kamu harus tahu kapan waktu yang tepat untuk memulai war atau membobol turret. Semua keputusan ini akan lebih efektif jika tim memaksimalkan komunikasi melalui fitur signal maupun koordinasi sederhana lainnya.
Bertemu player dark system memang tak bisa dihindari. Meski begitu, ada beberapa tips solo rank Mobile Legends agar gak ketemu dark system sekaligus meningkatkan peluang winstreak. Terakhir, pastikan kondisi fisik dan mentalmu selalu prima sebelum terjun ke pertandingan sengit di Land of Dawn.


















