- Desain Berbasis Percakapan
AI Canva 2.0 Diumumkan, Apa Saja Pembaruan yang Dibawa Canva?

- Canva meluncurkan AI Canva 2.0 dengan arsitektur baru yang mengubah proses desain menjadi lebih intuitif melalui perintah bahasa alami, orkestrasi agen AI, dan kecerdasan berbasis objek.
- Fitur unggulan seperti Memori Lestari, Konektor lintas aplikasi, Penjadwalan otomatis, serta Riset Web membuat Canva berfungsi sebagai pusat alur kerja terpadu untuk berbagai kebutuhan profesional.
- Didukung Frontier AI Lab dan model proprietary seperti Proteus, Lucid Origin, serta I2V, Canva 2.0 menghadirkan performa hingga tujuh kali lebih cepat dan efisiensi biaya signifikan dibanding alternatif sejenis.
Canva memperkenalkan AI Canva 2.0, digadang-gadang menjadi alat yang menandai era baru kreasi yang didukung akal imitasi (artificial intelligence/AI) seiring dengan transformasi platform menjadi sistem untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Lebih dari satu dekade yang lalu, Canva menghadirkan era baru dalam dunia desain, dengan mengubah perangkat lunak desktop yang kompleks dan mahal menjadi platform berbasis browser yang sederhana, andal, dan saling terintegrasi. Canva menggantikan halaman kosong yang tampak menyulitkan dengan jutaan template dan pengeditan manual per piksel dengan kreasi seret dan taruh yang intuitif. Hal ini menjadikan Canva sebagai platform yang paling banyak digunakan di dunia dengan lebih dari seperempat miliar pengguna setiap bulan.
Fitur-fitur baru
AI Canva 2.0 menghadirkan lapisan arsitektur baru yang canggih, yang mendefinisikan ulang seluruh proses desain, menjadikan ide lebih mudah diwujudkan dari sebelumnya. Hal ini menandai perubahan terbesar mereka sejak mengalihkan desain dari perangkat lunak desktop yang kompleks ke browser.
Berikut fitur barunya:
ALat ini mampu mengeksekusi ide dari perintah bahasa alami atau dikte. Kreasi tidak lagi terbatas pada halaman kosong atau template yang ideal. Cukup jelaskan ide, tujuan, atau struktur secara umum, dan AI Canva akan menghasilkan desain yang sepenuhnya dapat diedit dan dilengkapi struktur, merek, serta layout dari awal.
- Orkestrasi Agen
AI akan mampu bekerja sama dengan pengguna. Cukup jelaskan tujuan, bagikan sketsa awal, atau berikan ringkasan dan AI Canva akan mengeksekusi ide tersebut dalam satu percakapan. Di balik layar, lapisan orkestrasi baru mengintegrasikan seluruh rangkaian alat Canva untuk mengubah ide menjadi hasil yang utuh.
Sistem ini mampu memahami maksud user memilih alat yang tepat dan mengkoordinasikannya untuk mengkreasikan semua yang diperlukan dalam format apa pun. Tuliskan perintah seperti, “buat rencana kampanye multiplatform untuk peluncuran produk musim panas terbaru kami” , di mana kemudian alat ini akan menghasilkan semuanya,
- Kecerdasan berbasis objek
Alat ini memungkinkan pengeditan akurat tanpa harus memulai ulang dari awal. Minta AI Canva untuk mengubah sesuatu, dan alat ini hanya akan mengedit elemen tersebut. Ganti gambar, sesuaikan judul, atau perbaiki font tanpa mengubah elemen lain. Berkat dukungan Model Desain dasar dari Canva, semua hasil kreasi AI Canva 2.0 akan tetap terstruktur dan dapat sepenuhnya diedit, seolah-olah hasilnya dibuat di editor dari nol. Tim dapat langsung berkontribusi untuk bekerja sama, memberikan komentar, dan melakukan iterasi seiring transformasi hasil kerja.
- Memori Lestari
Dengan memori persisten, AI Canva memahami cara pengguna bekerja sehingga mampu menjaga konsistensi merek di setiap proyek, menerapkan gaya secara otomatis dan berevolusi seiring waktu. Fungsi ini akan belajar dari hasil kerja pengguna serta beradaptasi dengan preferensi dan tujuan beserta tim, sehingga akan semakin membantu setiap kali digunakan. Personalisasi fungsi ini dengan desain yang ada untuk menghasilkan pustaka memori kustom dan profil “Tentang Saya” yang akan menyesuaikan pengalaman.
Manfaat yang bisa didapatkan pengguna

AI Canva 2.0 tidak hanya berfokus pada pembuatan desain, tetapi juga menjadi pusat alur kerja. Mulai dari desain cepat hingga kampanye lengkap, alat ini menghadirkan semuanya dalam satu tempat dengan memadukan berbagai alat, alur kerja, dan hasil akhir untuk mengoptimalkan pekerjaan sehari-hari.
- Konektor: Semua Pekerjaan di Satu Tempat.
Dengan AI Canva, pengguna tidak perlu menggunakan berbagai aplikasi secara terpisah karena semuanya akan digabungkan di satu tempat. Dengan begitu, kamu akan punya semua yang dibutuhkan untuk berkreasi di satu platform. Hubungkan alat-alat seperti Slack, Gmail, Google Drive, Kalender, dan nantinya AI Canva bisa menggunakan percakapan, konten, dan jadwal sebagai dasar untuk mengkreasikan apa yang dibutuhkan.
Buat ringkasan rapat dari transkrip Zoom, ubah email pelanggan menjadi promosi penjualan yang dipersonalisasi, atau kreasikan buletin perusahaan berdasarkan aktivitas di Slack. Konektor awal meliputi alat seperti Slack, Notion, Zoom, HubSpot, Gmail, Google Drive, dan Google Kalender, dengan berbagai alat lainnya yang akan tersedia pada masa mendatang.
- Penjadwalan: Bekerja Secara Otomatis.
Tetapkan tugas sekali saja, dan AI Canva akan menjalankannya secara otomatis di latar belakang, bahkan saat offline. Buat serangkaian konten media sosial lengkap setiap hari Jumat, yang disesuaikan untuk setiap platform dan diterjemahkan ke dalam sepuluh bahasa terpopuler di Amerika Serikat. Pengguna juga bisa meminta AI Canva memindai email setiap pagi dan membuat dokumen arahan untuk rapat selanjutnya sesuai dengan kalender. Pekerjaan ini dilakukan di latar belakang dan siap digunakan saat masuk, memangkas waktu kerja berjam-jam menjadi hitungan detik.
- Riset Web: Statistik Bawaan.
Riset web menghadirkan statistik langsung ke pekerjaan. Jalankan riset sesuai kebutuhan atau jadwalkan di latar belakang, dan AI Canva akan mengumpulkan dan menyusun informasi dari seluruh web. Mulai dari proposal bisnis hingga eksplorasi pasar, semuanya akan dihadirkan ke dalam desain sebagai konten yang terstruktur dan dapat diedit, yang siap untuk diperbaiki dan dibagikan.
- Informasi Merek: Menjaga Konsistensi Merek Secara Default.
Informasi Merek memastikan setiap desain selalu diawali dan disesuaikan untuk menjaga konsistensi merek. Cukup hubungkan data atau jelaskan apa yang kamu butuhkan, maka AI Canva akan otomatis menerapkan font, warna, serta gaya ke setiap desain.
Kamu juga dapat langsung memperbarui pekerjaan yang ada dengan meminta AI Canva untuk menerapkan gaya terbaru merek, sehingga perubahan manual yang awalnya perlu waktu berjam-jam kini bisa selesai dalam hitungan detik dengan satu langkah.
- Program Canva 2.0 dengan Impor HTML.
Jelaskan setiap ide interaktif dan AI Canva akan menciptakan pengalaman jadi yang responsif, terstruktur, interaktif, serta dirancang agar bisa berfungsi di setiap perangkat. Kini dengan impor HTML, Canva menghadirkan salah satu format AI yang paling berkembang pesat, tidak perlu lagi membuat ulang kode untuk setiap perubahan.
Pengguna bisa memasukkan file HTML atau pengalaman buatan AI apa pun ke dalam Canva dan mengeditnya dengan editor visual Canva, tanpa perlu membuatnya ulang. Setelah itu, semua prosesnya akan berlangsung di satu tempat. Tambahkan formulir untuk mengumpulkan tanggapan di Canva Sheets, masukkan elemen interaktif dalam presentasi, atau lakukan publikasi ke domain sendiri dengan perlindungan SSO.
- Sheets AI: Spreadsheet Lebih Cerdas Penuh Kemudahan.
Cukup jelaskan apa yang kamu butuhkan, dan Canva AI 2.0 akan membuatkan spreadsheet yang terstruktur rapi, didesain dengan menarik, serta dilengkapi data dan riset yang relevan. Mulai dari pelacak anggaran, lini masa proyek, kalender konten, hingga tabel riset.
- Template Remix: Sumber Inspirasi Tanpa Batas.
Pustaka template Canva sejak dulu sudah sangat beragam, dan kini benar-benar menjadi tanpa batas. Dengan Canva AI 2.0, user dapat menjelajahi sumber inspirasi yang tak ada habisnya, mengolahnya kembali, dan menjadikannya milik pengguna. Mulailah dari apa pun yang menarik perhatian, lalu gunakan Canva AI untuk membentuknya sesuai kebutuhan. Setiap template menjadi titik awal, bukan batasan.
Frontier AI Lab yang semakin maju
Di inti Canva AI 2.0 terdapat laboratorium Frontier AI Lab Canva yang berkembang pesat, di mana lebih dari 100 peneliti dalam Canva Original Research and Exploration (CORE) mengembangkan generasi baru model fondasi multimodal yang dirancang khusus untuk kebutuhan desain.
Investasi ini mendorong percepatan signifikan dalam riset Canva. Generasi pertama model Canva membutuhkan waktu lebih dari dua tahun untuk dikembangkan. Kini, model baru dapat dilatih, dievaluasi, dan diimplementasikan hanya dalam waktu sekitar satu bulan, berkat kemajuan dalam infrastruktur pelatihan, arsitektur model, serta sistem closed-loop reinforcement learning.
Saat ini, upaya riset Canva mencakup seluruh spektrum visual AI–mulai dari gambar, video, dan style transfer, hingga pembuatan dan evaluasi desain terstruktur. Model proprietary Canva dioptimalkan tidak hanya untuk kualitas hasil, tetapi juga kecepatan, kemudahan penyuntingan, serta relevansi dengan alur kerja di dunia nyata.
Model-model Canva kini hingga 7x lebih cepat dan 30x lebih hemat biaya dibandingkan alternatif frontier serupa:
- Canva Proteus, yang mendukung Style Transfer, 2x lebih cepat dan 23x lebih hemat biaya.
- Canva Lucid Origin, yang mendukung pembuatan gambar, 5x lebih cepat dan 30x lebih hemat biaya.
- Canva I2V, yang mendukung transformasi gambar menjadi video, 7x lebih cepat dan 17x lebih hemat biaya.
Untuk mendukung skala inovasi ini, Canva membangun AI stack yang terintegrasi secara vertikal, termasuk pelatihan mandiri (self-hosted training), pipeline reinforcement learning berskala besar, serta infrastruktur inferensi yang dioptimalkan, guna menghadirkan teknologi ini kepada lebih dari seperempat miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

















