TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Ilmuwan Ciptakan Robot dengan Indera Penciuman, Ini Faktanya

Peneliti menggunakan antena belalang

ilustrasi robot (unsplash.com/Possessed Photography)

Mengidentifikasi bau bahan kimia dengan cepat dan akurat sangat penting dalam berbagai bidang. Karena indra penciuman manusia yang terbatas, banyak upaya telah dilakukan untuk mengembangkan perangkat penginderaan elektronik.

Meskipun dunia teknologi telah memiliki kemajuan yang pesat, perangkat tersebut masih belum sebanding dengan kemampuan sensor penciuman biologis (hewan) yang akurat, serbaguna, dan sensitif. 

Kabar baiknya, ilmuwan di Israel sedang mengembangkan robot pertama yang bisa gunakan indra penciuman. 

1. Menggunakan antena belalang sebagai sensor

ilustrasi belalang (Pixabay.com/realworkhard)

Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Biosensor and Bioelectronics pada 1 Februari 2023. Para ilmuwan tersebut menggunakan antena belalang sebagai sensor biologis untuk mencium bau. 

Penemuan ini menggunakan pendekatan baru, yaitu sensor bio-hybrid. Jenis sensor ini menggabungkan sensor biologis dengan komponen elektronik untuk mendapatkan deteksi dan klasifikasi maksimum sekaligus menyampaikan sinyal yang dapat dipahami kepada pengguna akhir.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan 'Harta Karun Terkubur' di gambar Teleskop Webb NASA

2. Didukung dengan elektroantennogram dan artificial intelligence (AI)

ilustrasi artificial Intelligence (pixabay.com/geralt)

Dalam studi ini, para peneliti menciptakan pembeda bau yang memanfaatkan alat penciuman utama belalang gurun, yaitu antenanya. Temuan ini juga didukung dengan teknologi electroantennogram sederhana dan artificial intelligence (AI) untuk analisis sinyal.

Sensor hybrid ini mampu membedakan setidaknya delapan bau murni dan dua campuran bau yang berbeda. Sensor dari robot ini memiliki sensitivitas empat kali lipat lebih tinggi daripada kromatografi gas, sebuah alat dalam analisis kimia. 

Sensor ini juga diklaim mampu dioperasikan oleh individu tanpa kemampuan khusus. Temuan ini diharapkan dapat membuka masa depan untuk perangkat penginderaan robot bio-hibrid yang kuat dan sederhana.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Fosil Mamalia Dalam Perut Dinosaurus 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya