Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Aplikasi Terbaik untuk Tingkatkan Keamanan di HP Android-mu

4 min read
5 Aplikasi Terbaik untuk Tingkatkan Keamanan di HP Android-mu
ilustrasi aplikasi Android (Unsplash/Indra Projects)
  • Android modern sudah punya perlindungan bawaan jika aplikasi diunduh dari Play Store dan sistem rutin diperbarui; ancaman utama justru phishing serta scam internet.

  • Bitwarden membantu membuat, menyimpan, dan menyinkronkan password atau passkey dalam brankas terenkripsi, sedangkan Google Authenticator menyediakan kode 2FA lokal untuk mengurangi risiko SIM swapping.

  • ExpressVPN mengenkripsi koneksi, Fing memantau perangkat dan kerentanan Wi-Fi, sementara Chrome menawarkan Safe Browsing, pemeriksaan keamanan, serta peringatan password bocor atau digunakan ulang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama ini, banyak pengguna mengira antivirus merupakan syarat utama untuk membuat HP lebih aman. Padahal, HP Android modern sudah memiliki perlindungan bawaan yang baik selama kamu hanya mengunduh aplikasi dari Google Play Store dan rutin memperbarui sistem. Ancaman yang lebih nyata justru datang dari phishing dan berbagai tindakan scam di internet. Untuk menghadapinya, ada beberapa aplikasi yang disarankan untuk dipasang di HP Android-mu. Apa saja itu? Berikut daftarnya.

  1. 1. Bitwarden

    New Project.jpg
    Bitwarden (dok. Bitwarden)

    Password masih menjadi titik terlemah dalam keamanan digital, terutama karena manusia cenderung menggunakan password yang sama atau terjebak phishing. Bitwarden membantu mengatasi keduanya. Versi gratisnya sudah menyediakan fitur pembuat password otomatis dan sinkronisasi antar perangkat. Selain itu, kamu juga bisa menyimpan passkey untuk login tanpa password, dan ini menjadi keunggulan utamanya dibanding password manager bawaan di browser seperti Chrome atau Edge. Semua data disimpan dalam brankas terenkripsi dengan sistem zero-knowledge yang artinya, data sudah dienkripsi di perangkatmu sebelum dikirim ke server. Untuk membukanya, dibutuhkan password utama atau passkey.

  2. 2. ExpressVPN

    VPN bekerja dengan mengenkripsi data dari HP, lalu mengirimkannya lewat “terowongan” aman ke server VPN sebelum diteruskan ke situs tujuan. Selama di dalam terowongan, data hampir tak terlihat oleh hacker maupun ISP-mu. Kalaupun berhasil disadap, isinya tak bisa dibaca karena hanya server VPN yang bisa mendekripsinya. Selain keamanan, VPN juga memungkinkanmu mengakses konten yang dibatasi wilayah (geo-blocked). Misalnya, dengan memilih server di Inggris, katalog Netflix atau Prime Video yang muncul akan mengikuti wilayah tersebut. Sayangnya, ExpressVPN tidak menyediakan paket gratis maupun uji coba, sehingga kamu harus langsung berlangganan untuk menggunakannya.

  3. 3. Fing

    New Project (1).jpg
    Fing (dok. Fing)

    Fing merupakan aplikasi pemindai jaringan yang menunjukkan perangkat apa saja yang terhubung ke Wi-Fi-mu. Sejumlah perangkat asing bisa jadi tidak berbahaya, misalnya tetangga yang menumpang Wi-Fi, namun bisa juga berbahaya, seperti hacker yang melancarkan serangan man-in-the-middle (MitM) untuk menyadap komunikasimu. Celahnya biasanya berupa password bawaan yang tak diganti atau router lawas yang belum diperbarui. Fing sendiri bisa digunakan secara gratis, namun fitur pemindaian tanpa batas, pemantauan terus-menerus, notifikasi dan pemeriksaan kesehatan jaringan memerlukan paket berbayar. Selain itu, aplikasi ini juga bisa mengecek kerentanan, termasuk mendeteksi apakah routermu mengaktifkan UpnP dan memindai keberadaan kamera tersembunyi.

  4. 4. Google Chrome

    Chrome memang tidak cocok untuk semua orang, namun untuk urusan keamanan ketika menjelajahi internet, browser ini memiliki nilai lebih. Fitur Safe Browsing dengan mode Enhanced Protection bisa melindungimu secara real-time dari situs, unduhan dan extension berbahaya. Sebagai catatan, fitur ini menggunakan AI sehingga sangat efisien, namun konsekuensinya data browsing-mu dikirim ke Google. Ada pula fitur Safety Check yang memastikan pengaturanmu seaman mungkin dan Chrome juga akan memberi peringatan soal pembaruan yang tertunda serta password yang digunakan ulang atau bocor. Izin situs yang lama tak digunakan pun akan direset secara otomatis. Terakhir, Chrome dilengkapi password manager untuk membuat dan menyimpan password tanpa perlu keluar dari browser.

  5. 5. Google Authenticator

    New Project (2).jpg
    Google Authenticator (dok. Google)

    Anggapan bahwa autentikasi dua langkah (2FA) tidak berguna apabila password sudah kuat adalah mitos. Sebab, menipu seseorang agar menyerahkan kode 2FA jauh lebih sulit. Bahkan, jika tiba-tiba muncul permintaan kode 2FA padahal kamu tidak sedang login ke akun manapun, itu pertanda password-mu sudah bocor dan kamu harus segera menggantinya. Nah, aplikasi seperti Google Authenticator menghasilkan kode 2FA baru setiap 30 detik, bisa disinkronkan dengan akun Google dan bisa dikunci dengan sidik jari. Keunggulan utamanya adalah aplikasi ini menjadi alternatif dari kode lewat SMS, yang rentan terhadap SIM swapping di mana hacker mengelabui operator agar memindahkan nomormu ke SIM milik mereka. Karena kode 2FA dibuat secara lokal di perangkat, serangan semacam itu tidak berlaku.

    Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa aplikasi terbaik untuk tingkatkan keamanan di HP Android-mu. Selain aplikasi-aplikasi di atas, aplikasi Android apa lagi yang menurutmu bisa meningkatkan keamanan?

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More