Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Membuat Prompt ChatGPT yang Efektif dan Benar

Cara Membuat Prompt ChatGPT
ilustrasi pengguna sedang memakai ChatGPT (freepik.com/Frimu Films)
Intinya sih...
  • Cara membuat prompt ChatGPT harus tepat agar hasil sesuai.
  • Pentingnya menentukan tujuan utama, target audiens, dan struktur prompt sebelum melakukan generate.
  • Pahami juga kesalahan umum dalam membuat prompt dan tools tambahan yang dapat membantu.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mau dapat hasil dari ChatGPT lebih relevan dan sesuai ekspektasi? Kuncinya ada pada satu hal, yaitu bagaimana kamu memberi prompt. Banyak yang belum tahu bahwa kualitas jawaban dari ChatGPT sangat bergantung pada kualitas input yang diberikan.

Kali ini, IDN Times akan membahas secara lengkap cara membuat prompt ChatGPT yang efektif dan benar. Mulai dari cara hingga contoh dan kesalahan umum. Simak selengkapnya!

Table of Content

Cara membuat prompt

Cara Membuat Prompt ChatGPT
ilustrasi antarmuka ChatGPT (unsplash.com/Levart_Photographer)

Apabila mengikuti langkah-langkah terstruktur, kamu bisa menghasilkan instruksi yang jelas, tajam, dan respons AI yang sesuai harapan. Berikut ini panduan langkah demi langkah dalam menyusun prompt ChatGPT yang efektif dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.

1. Tentukan tujuan utamamu

Langkah pertama adalah memahami dengan jelas apa yang ingin kamu capai dari ChatGPT. Apakah kamu ingin mendapatkan informasi, ide konten, ringkasan, penulisan ulang, atau analisis?

Jangan langsung mengetik prompt tanpa tahu hasil akhirnya seperti apa. Misalnya, jika ingin ChatGPT menulis artikel, kamu harus jelas sejak awal bahwa tujuannya adalah “menulis artikel untuk audiens Gen Z dengan gaya santai.” Tanpa tujuan yang spesifik, hasil AI akan cenderung umum atau tidak sesuai ekspektasi.

2. Tentukan target audiens

Setiap prompt akan lebih akurat jika kamu menyebutkan untuk siapa konten itu dibuat. Gaya bahasa, kedalaman materi, dan cara penyampaian akan sangat dipengaruhi oleh siapa targetnya: anak-anak, pelajar, mahasiswa, profesional, atau masyarakat umum.

Contohnya, penjelasan untuk anak SMA tentu berbeda dengan penjelasan untuk pakar ekonomi. Jadi, jangan ragu untuk menyertakan audiens secara eksplisit dalam prompt kamu.

3. Gunakan struktur prompt yang jelas

Prompt yang baik memiliki struktur yang rapi. Cara termudah adalah menggunakan format:

[Tugas] + [Konteks] + [Gaya Bahasa] + [Format Output]

Struktur ini membantu ChatGPT memahami tugas secara menyeluruh dan menghasilkan output yang tepat. Kamu juga bisa menambahkan instruksi tambahan seperti panjang tulisan, jumlah poin, atau sumber yang harus digunakan.

Contoh:

“Tulis artikel gaya IDN Times untuk mahasiswa tentang cara mengatur keuangan pribadi, panjang 800 kata, gunakan bahasa ringan dan baku, sertakan 3 tips utama dan contoh kasus nyata.”

4. Tambahkan detail teknis yang relevan

Selain struktur umum, kamu bisa menambahkan detail teknis untuk memperjelas batasan dan arah kerja ChatGPT. Misalnya, panjang jawaban, bahasa yang digunakan, dan bahkan gaya bahasa. Semakin detail informasi teknis dalam prompt, semakin mudah bagi AI untuk menyesuaikan hasilnya.

5. Sertakan format output

Jika kamu punya preferensi terhadap bentuk output, langsung saja cantumkan. Format bisa berupa listicle, poin-poin, paragraf, tabel, dialog, hingga headline berita. Tanpa petunjuk seperti ini, ChatGPT akan menggunakan format default yang mungkin tidak sesuai kebutuhan kamu.

Contoh:

“Tuliskan 5 rekomendasi tempat wisata alam di Jawa Barat dalam format listicle. Sertakan deskripsi, lokasi, dan harga tiket.”

6. Gunakan sudut pandang khusus

Kamu bisa meminta ChatGPT untuk bertindak sebagai seseorang agar hasil lebih akurat sesuai keahlian atau gaya tertentu. Misalnya, “Bertindaklah sebagai pakar gizi,” atau “Bertindaklah sebagai editor konten IDN Times.”

Peran ini membantu AI memilih diksi, gaya bahasa, dan sudut pandang yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu. Teknik role sering digunakan dalam penulisan artikel, copywriting, atau simulasi wawancara.

7. Hindari multi-instruksi dalam satu prompt

Cara Membuat Prompt ChatGPT
ilustrasi ChatGPT (unsplash.com/Emiliano Vittoriosi)

Apabila ingin hasil yang fokus, hindari memberikan banyak perintah dalam satu prompt. Terlalu banyak tugas bisa membuat jawaban jadi kabur atau setengah-setengah.

Lebih baik, pecah tugas menjadi beberapa prompt terpisah. Sebagai gantinya, kirim prompt satu per satu untuk tiap kebutuhan agar hasilnya optimal dan rapi. Contoh yang perlu dihindari:

“Tulis artikel tentang marketing digital, lalu buatkan juga caption Instagram dan beri contoh desain poster.”

8. Gunakan contoh atau referensi

Jika punya gaya tulisan atau format tertentu yang kamu inginkan, sertakan contoh referensi dalam prompt. ChatGPT akan menirukan gaya dan strukturnya selama kamu menyertakan instruksi yang tepat.

Referensi membantu AI menyesuaikan tone dan struktur dengan lebih cepat. Contohnya"

“Tulis seperti gaya artikel IDN Times: paragraf pendek, ringan, dan to the point. Gunakan subjudul dan list jika perlu.”

9. Lakukan revisi prompt

Prompt pertamamu belum tentu bagus. Setelah menerima hasil pertama dari ChatGPT, evaluasi bagian mana yang kurang pas, lalu perbaiki dan ulangi prompt-nya. Justru dari proses revisi itulah kamu bisa belajar pola mana yang paling efektif untuk digunakan.

10. simpan dan dokumentasikan prompt yang sukses

Sudah menemukan prompt yang bekerja dengan sangat baik?Jangan lupa menyimpannya. Buatlah template pribadi berisi kumpulan prompt yang bisa digunakan ulang untuk keperluan tertentu.

Dokumentasi prompt sangat berguna untuk kamu yang sering menggunakan AI. Terutama bagi kamu yang sering menulis artikel, copywriting, riset, atau bahkan pembuatan konten media sosial.

Apa bedanya prompt dan perintah?

Meskipun terdengar mirip, prompt dan perintah memiliki perbedaan mendasar. Perintah cenderung langsung seperti “Tulis puisi” atau “Jelaskan sejarah internet.” Sementara prompt lebih kompleks karena mengandung konteks, tujuan, dan bahkan gaya bahasa.

Contoh perintah:

“Tulis artikel tentang kopi.”

Contoh prompt:

“Tulis artikel gaya santai tapi informatif untuk Gen Z tentang tren kopi susu kekinian di Jakarta, panjang sekitar 600 kata.”

Jadi, prompt ChatGPT artinya pernyataan atau instruksi yang digunakan untuk memancing respons AI di platfrom tersebut. Tujuannya adalah agar ChatGPT bisa memahami harapan pengguna secara lebih presisi, tidak asal menjawab.

Contoh prompt ChatGPT yang bagus

1. Prompt ChatGPT untuk skripsi

“Buatkan latar belakang masalah skripsi tentang pengaruh digitalisasi terhadap UMKM di Indonesia, panjang 2 paragraf, gaya akademik, sertakan data dari BPS.”

2. Prompt ChatGPT untuk menulis artikel

“Tulis artikel gaya IDN Times tentang kebiasaan Gen Z yang unik dalam bekerja remote, panjang 1000 kata, bahasa ringan tapi informatif.”

3. Prompt ChatGPT untuk generate gambar

“Buat prompt Midjourney untuk gambar: 'Gadis cyberpunk di kota futuristik malam hari, penuh neon, ultra-detail, cinematic style, 8K’.”

4. Prompt ChatGPT untuk translate dokumen

“Terjemahkan dokumen akademik ini ke dalam bahasa Inggris dengan gaya formal dan natural, tanpa kehilangan makna asli.”

5. Prompt lainnya:

Buat konten Instagram edukatif

“Tulis caption edukatif tentang personal finance untuk Gen Z, tidak lebih dari 150 kata.”

Riset ide produk

“Buat 10 ide produk digital yang bisa dijual oleh freelancer pemula di tahun 2025.”

Kesalahan umum saat menulis prompt

Cara Membuat Prompt ChatGPT
ilustrasi AI ChatGPT (pexels.com/Matheus Bertelli)

Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi saat membuat prompt ChatGPT. Sebaiknya hindari hal-hal berikut ini.

  • Prompt terlalu umum atau samar, seperti hanya menulis “Jelaskan ini.” Tanpa konteks, hasilnya pasti kabur.
  • Tidak menyebutkan format. Misalnya kamu ingin dalam bentuk daftar, tapi lupa bilang. AI bisa saja menjawab dalam paragraf panjang.
  • Terlalu banyak instruksi dalam satu prompt. Misalnya ingin artikel, tabel, opini, dan kutipan sekaligus. Pecah jadi beberapa prompt lebih baik.
  • Bahasa bercampur. Usahakan konsisten menggunakan satu bahasa agar AI tidak bingung.

Tools tambahan untuk membantu membuat prompt

Supaya membuat prompt ChatGPT lebih mudah, kamu bisa memanfaatkan bantuan tools lain. Beirkut beberapa tools yang bisa bantu kamu bikin prompt lebih bagus:

  • AIPRM for ChatGPT adalah plugin Chrome untuk menyimpan dan berbagi prompt terbaik.
  • PromptHero yaitu kumpulan prompt siap pakai untuk ChatGPT, Midjourney, DALL·E, dan lainnya.
  • FlowGPT adalah platfrom berbasis komunitas berbagi prompt yang bisa kamu modifikasi.
  • PromptPerfect adalah AI-powered tool untuk mengoptimalkan prompt kamu.

Kesimpulan

Jadi, demikian cara membuat prompt ChatGPT. Sekarang kamu jadi tahu, kan?

Prompt yang baik mampu mempercepat pekerjaan hingga membantu menyelesaikan tugas berat seperti skripsi atau perencanaan bisnis. Gunakan prinsip-prinsip prompting, pahami tujuanmu, dan jangan ragu untuk mencoba berbagai format hingga kamu menemukan yang paling cocok.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

FAQ seputar cara membuat prompt ChatGPT

Apakah ChatGPT memiliki generator prompt?

Ya, dengan bantuan plugin seperti AIPRM atau komunitas seperti PromptHero, kamu bisa mendapatkan prompt siap pakai.

Bagaimana cara membuat prompt?

Gunakan struktur [Tugas] + [Konteks] + [Gaya Bahasa] + [Format Output]. Tambahkan detail spesifik untuk hasil yang lebih tepat.

Berapa limit prompt ChatGPT?

Rata-rata prompt dibatasi 4096 token untuk versi gratis. Versi berbayar (GPT-4) bisa mencapai lebih dari 30.000 token.

Apakah prompt bisa digunakan berkali-kali?

Bisa. Bahkan lebih baik jika kamu menyimpannya dalam folder atau tools seperti Notion.

Disclaimer: Artikel ini dibuat oleh AI dan telah melalui proses penyuntingan manual oleh tim content IDN Times untuk memastikan akurasi dan keterbacaan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Yusuf
Ana Widiawati
Muhammad Yusuf
EditorMuhammad Yusuf
Follow Us

Latest in Tech

See More

[QUIZ] Dari Password yang Dipakai, Kami Tebak Seberapa Aman Datamu

05 Feb 2026, 17:15 WIBTech