Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi logo aplikasi Instagram di smartphone
ilustrasi logo aplikasi Instagram di smartphone (unsplash.com/Brett Jordan)

Intinya sih...

  • Menulis caption sesuai dengan search intent

  • Menggunakan Alt Text yang deskriptif

  • Memilih hashtag relevan dengan pencarian

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa bilang unggahan Instagram hanya muncul di feed? Unggahan dan Reels kamu sekarang juga bisa muncul di Google, lho! Meta, perusahaan induk Instagram, secara resmi mengonfirmasi bahwa konten publik dari akun bisnis dan kreator dapat diindeks oleh mesin pencari. Artinya, orang yang belum follow akun kamu tetap bisa menemukan unggahan menarik hanya lewat pencarian Google. Buat kreator dan pemilik akun bisnis, ini jelas jadi kesempatan emas untuk memperluas jangkauan audiens.

Nah, supaya unggahan Instagram kamu makin mudah ditemukan di Google, ada beberapa trik simpel yang bisa diterapkan. Yuk, intip lima cara agar unggahan Instagram bisa muncul di hasil pencarian Google dan menjangkau audiens yang lebih luas berikut!

1. Tulis takarir yang sesuai dengan search intent

ilustrasi membuat caption untuk unggahan feed Instagram (freepik.com/freepik)

Takarir Instagram bukan lagi sekadar pemanis untuk menarik perhatian followers. Kini, takarir juga berperan sebagai sinyal bagi mesin pencari untuk memahami isi sebuah unggahan. Saat kamu menulis takarir dengan kata kunci yang sesuai search intent, Google akan lebih mudah memahami konteks konten yang kamu unggah.

Meski begitu, pemilihan kata kunci tetap harus terasa natural agar tidak terkesan dipaksakan. Gunakan kalimat yang jelas dan relevan dengan topik konten. Kamu juga bisa memanfaatkan kata kunci long-tail seperti “tips olahraga pagi untuk pemula” atau “resep smoothie sehat untuk diet” agar peluang muncul di pencarian Google semakin besar.

2. Gunakan Alt Text yang deskriptif

ilustrasi tampilan feed Instagram (unsplash.com/SumUp)

Alt Text bukan hanya berfungsi untuk aksesibilitas, tetapi juga membantu mesin pencari memahami isi gambar. Di Instagram, kamu bisa menambahkan Alt Text melalui menu Advanced Settings saat mengunggah konten. Pastikan deskripsinya singkat, jelas, dan spesifik, misalnya “sepeda gunung merah melintasi jalan setapak di hutan”.

Hindari deskripsi umum seperti “foto produk” atau “gambar keren” karena sulit dipahami mesin pencari. Sertakan detail, seperti warna, objek, lokasi, atau aktivitas dalam foto agar Google dapat menafsirkan konteks gambar dengan lebih baik. Alt Text yang tepat akan memperkuat SEO unggahan dan meningkatkan peluang konten muncul di hasil pencarian Google.

3. Pilih tagar yang relevan dengan pencarian

ilustrasi hashtag di unggahan foto Instagram (freepik.com/freepik)

Tagar di Instagram berperan penting dalam membantu mesin pencari memahami konteks sebuah unggahan. Melalui hashtag, topik konten bisa diklasifikasikan dengan lebih jelas, baik oleh algoritma Instagram maupun Google. Karena itu, pemilihan tagar yang relevan menjadi salah satu faktor pendukung agar konten kamu lebih mudah ditemukan melalui pencarian Google.

Gunakan kombinasi tagar populer dan spesifik yang sesuai dengan isi konten, seperti #TravelTips, #KulinerJakarta, atau #OlahragaPagi. Lakukan rotasi tagar di setiap unggahan agar tetap relevan dan tidak terkesan spam. Lewat strategi ini, konten kamu punya peluang lebih besar untuk ditemukan oleh audiens yang sedang mencari topik serupa, sekaligus membantu Google memahami tema unggahan dengan lebih baik.

4. Optimalkan profil Instagram kamu

ilustrasi tampilan profil akun Instagram (unsplash.com/Collabstr)

Profil Instagram berperan sebagai identitas online yang memudahkan Google menemukan akunmu. Nama pengguna, nama tampilan, bio, hingga tag lokasi menjadi elemen penting yang memengaruhi visibilitas. Pastikan kamu menyertakan kata kunci yang relevan dengan merek, industri, atau niche, seperti “Kursus Fotografi Jakarta” atau “Resep Makanan Sehat”.

Selain itu, buat bio Instagram yang singkat, jelas, dan informatif agar audiens langsung memahami apa yang kamu tawarkan. Bio yang dioptimalkan membantu Google memahami profil kamu dengan lebih baik. Dampaknya, branding terlihat lebih profesional, kepercayaan pengunjung baru meningkat, dan interaksi dengan konten pun ikut terdorong.

5. Akun Instagram harus bersifat publik

ilustrasi akun Instagram dengan profil publik (pexels.com/Solen Feyissa)

Agar unggahan Instagram bisa muncul di Google, akun harus bersifat publik, berstatus profesional (business atau creator), serta dimiliki oleh pengguna berusia minimal 18 tahun. Hanya foto, Reels, atau video yang bersifat publik yang dapat diindeks oleh Google. Kamu juga bisa mengatur apakah akunmu boleh ditemukan lewat pencarian Google dengan masuk ke menu Settings, pilih Privacy, lalu cari Search Engines, dan aktifkan opsi “Allow public photos and videos to appear in search engine results”.

Sebaliknya, kalau kamu ingin membatasi agar unggahan tidak muncul di mesin pencari, fitur ini bisa dimatikan lewat menu yang sama. Melalui pengaturan ini, kamu tetap bebas menentukan apakah konten Instagram ingin tampil di Google atau cukup di dalam Instagram saja. Dengan begitu, visibilitas unggahan bisa kamu atur sesuai kebutuhan.

Sudah siap bikin unggahan Instagram kamu muncul di Google? Jangan biarkan unggahan tenggelam di feed dengan menerapkan sederet cara di atas agar kontenmu bisa menjangkau audiens yang lebih luas, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team