Ketika pertama kali viral, AI seperti ChatGPT hanya bisa menghasilkan artikel singkat, itu pun dengan bahasa yang terbatas. Beberapa tahun setelahnya, kecerdasan buatan kini sudah bisa menghasilkan novel secara utuh walaupun ditulis secara bertahap. Sekilas, ini bisa membantu para penulis mengerjakan naskah lebih cepat.
Sayangnya, masih banyak penulis yang belum bisa memanfaatkan AI dengan bijak. AI penulisan novel yang saat ini ada sebenarnya hanyalah alat bantu, bukan pengganti. Jika keseluruhan penulisan novel digantikan oleh AI, maka kualitasnya akan jauh dari kata memuaskan. Bahkan, konten yang dihasilkan mungkin akan jadi Ai slop. Lalu, apa saja ciri-ciri novel yang ditulis secara utuh oleh AI tanpa sentuhan kreatif alami manusia?
