juru kamera pertandingan sepak bola (unsplash.com/@medion4you)
Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar menjadi simbol era streaming modern dan siaran 4K. Penonton tidak lagi bergantung pada televisi rumah karena pertandingan dapat ditonton melalui smartphone, tablet, laptop, hingga televisi pintar. Selain kualitas gambar yang semakin tinggi, pengalaman menonton menjadi lebih interaktif lewat media sosial, live stats, multi-angle camera, dan fitur instant replay.
Kemajuan teknologi digital membuat penonton modern bisa mengikuti pertandingan sambil berdiskusi dan mencari informasi tambahan dalam satu perangkat sekaligus. Sejak Piala Dunia 2018, layanan streaming berbayar juga tersedia di Indonesia. Ini menjadikan penyiaran jauh lebih luas dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Setiap perkembangan teknologi siaran Piala Dunia selalu ikut mengubah budaya menonton masyarakat pada berbagai era. Dari tradisi berkumpul mendengarkan radio hingga kebiasaan live tweet sambil menyimak pertandingan di smartphone, evolusi media membuat pengalaman menikmati sepak bola terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Pada Piala Dunia 2026, siaran langsung pertandingan akan semakin canggih berkat hadirnya teknologi kecerdasan buatan.