Setiap kali menggunakan internet, kamu sebenarnya sedang meninggalkan jejak di dunia digital. Mulai dari mengunggah foto, berkomentar di media sosial, berbelanja online, sampai sekadar membuka sebuah situs. Berbagai aktivitas tersebut bisa menghasilkan data yang tersimpan atau dikumpulkan oleh layanan digital.
Masalahnya, potongan informasi yang terlihat sepele belum tentu benar-benar tidak berarti. Jika dikumpulkan dari berbagai sumber, data tersebut dapat membentuk gambaran yang cukup lengkap tentang seseorang, termasuk identitas, lokasi, kebiasaan, hingga informasi pribadi tertentu. Lantas, bagaimana pelaku bisa menghubungkan jejak-jejak digital tersebut dengan identitas asli seseorang?
